Setelah tulah berhenti
Bilangan 26:1-65
Sensus
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Setelah Tulah, Tuhan Berfirman
Tulah yang menimpa Israel karena dosa perzinahan dengan perempuan Moab dan penyembahan Baal-Peor baru saja berhenti. Tuhan berbicara kembali kepada Musa dan Eleazar, menunjukkan bahwa hukuman telah usai dan saatnya memulai babak baru.
Di mana
Dataran Moab
Di dataran Moab, dekat Yerikho
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Penulis
Tradisi Yahudi: Musa; editor kemudian
Kepada
Pembaca
Komunitas iman yang membaca kitab
Arti tiap ayat
Penjelasan Bilangan 26:1-65 Ayat per Ayat
Bilangan 26:1
Ayat ini mencatat bahwa setelah tulah yang menewaskan banyak orang Israel karena dosa mereka dengan perempuan Moab, TUHAN berbicara kepada Musa dan Eleazar, anak Harun, yang kini menjabat sebagai imam besar…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:2
TUHAN memerintahkan Musa dan Eleazar untuk menghitung semua laki-laki Israel yang berumur 20 tahun ke atas, yaitu mereka yang layak berperang. Sensus ini penting untuk mengetahui jumlah pasukan dan untuk pembagian…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:3
Musa dan Imam Eleazar berbicara kepada seluruh umat Israel di dataran Moab, dekat Sungai Yordan di seberang Yerikho. Lokasi ini menandakan bahwa mereka sudah berada di ambang masuk ke Tanah Perjanjian.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:4
Musa menyampaikan perintah Tuhan untuk menghitung orang-orang yang berumur 20 tahun ke atas. Ini adalah generasi baru yang lahir di padang gurun, karena generasi sebelumnya (yang keluar dari Mesir) telah mati kecuali…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:5
Ayat ini mulai mendaftarkan suku Ruben, anak sulung Israel. Disebutkan nama anak-anak Ruben: Henokh, Palu, Hezron, dan Karmi. Silsilah ini menunjukkan kesinambungan keturunan dari zaman Mesir hingga kini.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:6
Ayat ini melanjutkan silsilah suku Ruben dengan menyebut Hezron dan Karmi. Ini menunjukkan ketelitian sensus dan pentingnya setiap keluarga dalam sejarah umat Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:7
Ayat ini mencatat hasil sensus suku Ruben: 43.730 laki-laki berumur 20 tahun ke atas yang sanggup berperang. Ini adalah bagian dari sensus yang diperintahkan Tuhan setelah tulah, untuk menentukan warisan tanah di Kanaan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:8
Ayat ini menyebutkan bahwa anak Palu adalah Eliab. Ini menunjukkan silsilah keluarga Ruben dan menegaskan bahwa sensus ini dilakukan secara teliti dan teratur.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:9
Ayat ini menyebutkan nama anak-anak Eliab, termasuk Datan dan Abiram, yang ikut menentang Musa bersama Korah. Ini mengingatkan kita akan pemberontakan mereka terhadap kepemimpinan Musa dan dampaknya bagi bangsa Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:10
Ayat ini menceritakan bahwa bumi menelan Korah dan para pengikutnya, dan api membakar 250 orang sebagai hukuman atas pemberontakan mereka. Ini menjadi peringatan bagi Israel untuk tidak menantang otoritas Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:11
Ayat ini menekankan bahwa anak-anak Korah tidak mati bersama ayah mereka. Ini menunjukkan kasih karunia Tuhan yang luar biasa; hukuman tidak menimpa orang yang tidak bersalah, dan keturunan Korah tetap hidup.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:12
Ayat ini memulai sensus suku Simeon, menyebutkan keluarga-keluarga utama: Nemuel, Yamin, Yakhin, dan seterusnya. Ini adalah bagian dari pencatatan yang teliti untuk pembagian warisan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:13
Ayat ini mencatat bagian dari sensus suku Simeon, menyebutkan keluarga-keluarga dari suku tersebut. Ini menunjukkan bahwa Allah memperhatikan setiap keluarga dan keturunan, memastikan bahwa mereka terhitung dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:14
Ayat ini mencatat jumlah total suku Simeon setelah sensus, yaitu 22.200 orang. Ini menunjukkan bahwa meskipun suku Simeon lebih kecil dibandingkan suku lain, Allah tetap menghitung dan menyediakan bagi mereka sesuai…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:15
Ayat ini memulai daftar keluarga-keluarga dalam suku Gad, menyebutkan anak-anak Gad seperti Zefon, Hagi, Syuni, dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa Allah memperhatikan garis keturunan dan setiap keluarga memiliki…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:16
Ayat ini melanjutkan daftar keluarga dalam suku Gad, menyebutkan Ozni, Eri, dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa setiap generasi dan keluarga dicatat dengan teliti, menegaskan bahwa Allah peduli pada setiap detail…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:17
Ayat ini menyebutkan Arod dan Areli sebagai bagian dari keluarga suku Gad. Ini melanjutkan sensus yang Allah perintahkan, menunjukkan bahwa setiap orang, baik yang muda maupun tua, dihitung dan memiliki bagian dalam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:18
Ayat ini mencatat jumlah total suku Gad yaitu 40.500 orang. Ini menunjukkan bahwa Allah setia memenuhi janji-Nya untuk memberkati keturunan Israel, dan sensus ini menjadi dasar pembagian tanah pusaka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:19
Ayat ini mencatat bahwa Er dan Onan, anak-anak Yehuda, mati di Kanaan. Ini menunjukkan bahwa tidak semua dari generasi Yehuda masuk ke tanah perjanjian, tetapi kematian mereka menjadi bagian dari sejarah yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:20
Ayat ini menyebutkan keluarga-keluarga dari suku Yehuda: Syela, Peres, dan Zerah. Ini adalah tiga anak Yehuda yang hidup dan menjadi leluhur keluarga-keluarga dalam suku Yehuda, yang kelak menjadi suku yang penting…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:21
Ayat ini mencatat keturunan Peres: Hezron dan Hamul. Ini melanjutkan daftar silsilah suku Yehuda, menunjukkan pentingnya garis keturunan dalam pembagian warisan dan kepemimpinan di Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:22
Ayat ini memberikan total jumlah suku Yehuda: 76.500 orang. Ini adalah jumlah yang sangat besar, menjadikan Yehuda salah satu suku terbesar di antara suku Israel lainnya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:23
Ayat ini mulai mendaftar keluarga suku Isakhar: Tola, Pua, Yasub, dan Simron. Ini adalah anak-anak Isakhar yang menjadi leluhur keluarga-keluarga dalam suku Isakhar.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:24
Ayat ini melanjutkan daftar keluarga Isakhar: Yasub dan Simron. Ini melengkapi silsilah suku Isakhar, yang jumlahnya akan dicatat pada ayat berikutnya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:25
Bilangan 26:25 mencatat jumlah total suku Isakhar: 64.300 orang. Angka ini menunjukkan berkat Tuhan yang melimpah bagi suku ini, yang merupakan bagian dari sensus yang dilakukan di dataran Moab sebelum memasuki tanah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:26
Bilangan 26:26 menyebutkan keluarga-keluarga dari suku Zebulon: Sered, Elon, dan Yahleel, serta jumlah mereka sebanyak 60.500 orang. Ini menegaskan bahwa setiap keluarga dan garis keturunan penting dalam rencana Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:27
Bilangan 26:27 merupakan kesimpulan sensus suku Zebulon, mencatat jumlah mereka 60.500 orang. Ini menekankan ketelitian dan keteraturan Tuhan dalam mengatur umat-Nya, mempersiapkan mereka untuk pembagian tanah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:28
Bilangan 26:28 memperkenalkan keturunan Yusuf, yaitu Manasye dan Efraim. Ayat ini melanjutkan sensus dengan menyebut dua suku yang berasal dari Yusuf, menunjukkan bahwa keturunan Yusuf menerima berkat ganda dan menjadi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:29
Bilangan 26:29 mencatat keturunan Manasye: Makhir, Gilead, dan seterusnya. Makhir menjadi bapak Gilead, dan Gilead menjadi kepala kaum. Ini menunjukkan pentingnya garis keturunan dalam kepemilikan tanah di Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:30
Bilangan 26:30 melanjutkan keturunan Gilead, menyebutkan Iezer, Helek, dan seterusnya. Ayat ini menjadi bagian dari silsilah yang penting untuk pembagian tanah di Kanaan, menegaskan bahwa setiap klan mendapat bagian…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:31
Ayat ini mencatat bahwa Asriel adalah anak Gilead, dan Hefer adalah anak Gilead. Keduanya termasuk dalam daftar keturunan Manasye, yang kelak menerima pembagian tanah pusaka di Kanaan. Daftar ini penting untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:32
Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Gilead: Semida dan Hefer adalah anak-anak Gilead, termasuk dalam keluarga Manasye. Nama-nama ini dicatat sebagai bagian dari silsilah yang penting untuk pembagian tanah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:33
Ayat ini menceritakan bahwa Zelafehad, anak Hefer, tidak memiliki anak laki-laki, hanya lima anak perempuan: Mahla, Noa, Hogla, Milka, dan Tirza. Ini penting karena menjadi dasar bagi hukum warisan yang mengizinkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:34
Ayat ini menyimpulkan bahwa seluruh keluarga Manasye berjumlah 52.700 orang, termasuk keturunan Makhir dan Gilead. Jumlah ini penting untuk pembagian tanah di Kanaan, di mana suku yang lebih besar mendapat bagian lebih…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:35
Ayat ini mencatat keluarga Efraim: Sutelah, Bekher, dan Tahan adalah anak-anak Efraim, dengan keturunan mereka masing-masing. Ini adalah bagian dari silsilah suku Efraim yang kelak menerima tanah pusaka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:36
Ayat ini menyebutkan Eran berasal dari keluarga Sutelah, dan menjadi keluarga Eran sendiri. Ini melengkapi daftar keturunan Efraim, menunjukkan bahwa catatan silsilah ini sangat terperinci untuk pembagian tanah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:37
Ayat ini menutup pencatatan keturunan Efraim, anak Yusuf, dengan jumlah 32.500 orang. Dalam daftar sensus ini, setiap suku dihitung berdasarkan garis keluarga, menunjukkan bahwa Tuhan memelihara catatan yang teliti…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:38
Ayat ini mulai mendaftar suku Benyamin, dengan menyebutkan anak-anaknya: Bela, Asybel, Ahiram. Ini adalah bagian dari sensus yang Allah perintahkan untuk membagi warisan tanah di tanah perjanjian.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:39
Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Benyamin, menyebutkan anak-anak Bela, yaitu Ared dan Naaman. Nama-nama ini menunjukkan kekayaan sejarah keluarga dan kesinambungan umat Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:40
Ayat ini menyebutkan keturunan Bela, yaitu Ared dan Naaman, yang menjadi keluarga dalam suku Benyamin. Daftar ini penting untuk pembagian tanah pusaka bagi umat Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:41
Ayat ini menutup pendaftaran suku Benyamin dengan jumlah 45.600 orang. Ini menunjukkan bahwa Allah memperhatikan jumlah umat-Nya dan mempersiapkan mereka untuk mewarisi tanah yang dijanjikan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:42
Ayat ini mendaftarkan suku Dan, yang memiliki satu anak bernama Suham. Keluarga ini kemudian menjadi keluarga dari suku Dan. Ini adalah bagian dari sensus yang diminta Allah kepada Musa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:43
Bilangan 26:43 mencatat jumlah orang dalam keluarga Suham dari suku Dan, yaitu 64.400 orang. Ini adalah bagian dari sensus yang dilakukan Musa dan Eleazar di dataran Moab untuk menentukan pembagian tanah di Kanaan.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:44
Bilangan 26:44 memperkenalkan keluarga dari suku Asyer, yaitu Yimna, Yiswi, dan Beria. Ini adalah bagian dari sensus yang mencatat keturunan Yakub untuk pembagian warisan di Tanah Perjanjian. Ayat ini menekankan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:45
Bilangan 26:45 melanjutkan silsilah suku Asyer dengan menyebutkan keturunan Beria, yaitu Heber dan Malkiel. Ayat ini menunjukkan bahwa setiap keluarga dicatat secara teliti untuk keperluan pembagian tanah pusaka. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:46
Bilangan 26:46 mencatat bahwa Asyer memiliki anak perempuan bernama Serah. Ini penting karena dalam silsilah biasanya hanya laki-laki yang disebutkan, tetapi Serah disebutkan secara khusus. Hal ini menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:47
Bilangan 26:47 mencatat jumlah total suku Asyer, yaitu 53.400 orang. Setelah sensus, suku ini termasuk yang akan menerima bagian tanah di Kanaan. Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan memberkati suku Asyer dengan keturunan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:48
Bilangan 26:48 memulai daftar silsilah suku Naftali, menyebutkan Yahzeel, Guni, Yezer, dan Syilem. Ayat ini adalah bagian dari sensus yang mencatat keturunan Yakub untuk pembagian warisan. Ini menegaskan pentingnya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:49
Ayat ini melanjutkan sensus suku Naftali. Yezer dan Syilem adalah dua anak Naftali, dan keluarga mereka dicatat sebagai bagian dari suku tersebut. Ini menunjukkan bahwa Allah menghitung dan memperhatikan setiap…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:50
Ayat ini memberikan total jumlah suku Naftali: 45.400 orang. Ini adalah bagian dari sensus yang lebih besar yang dilakukan Musa dan Eleazar untuk mempersiapkan pembagian tanah Kanaan. Jumlah ini menunjukkan bahwa suku…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:51
Ayat ini mencatat total seluruh orang Israel yang terdaftar dalam sensus ini: 601.730 orang. Ini menunjukkan kekuatan militer dan jumlah penduduk yang besar, serta janji Allah untuk membuat Israel menjadi bangsa yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:52
Setelah sensus, TUHAN berbicara kepada Musa dan memberikan petunjuk tentang pembagian tanah. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak ingin umat-Nya kebingungan; Dia memberikan panduan yang jelas untuk masa depan mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:53
Ayat ini memerintahkan agar tanah dibagikan sebagai milik pusaka sesuai dengan nama-nama yang terdaftar. Ini menunjukkan bahwa pembagian tanah bersifat turun-temurun dan adil, didasarkan pada daftar yang sah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:54
Ayat ini menetapkan bahwa pembagian tanah harus berdasarkan jumlah penduduk: suku yang besar mendapat bagian lebih luas, yang kecil mendapat bagian lebih kecil. Ini menunjukkan prinsip keadilan dan perhatian Allah pada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:55
Pembagian tanah pusaka dilakukan dengan membuang undi. Ini berarti pembagian tersebut diserahkan kepada kehendak Tuhan, bukan keputusan manusia. Setiap suku menerima bagian sesuai dengan nasib yang ditentukan oleh…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:56
Pembagian tanah pusaka dilakukan dengan undian, tanpa memandang besar kecilnya suatu suku. Tuhan menegaskan keadilan-Nya: setiap suku mendapat bagian sesuai dengan jumlah mereka, bukan berdasarkan kekuatan atau…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:57
Ayat ini mulai menghitung suku Lewi, yang tidak mendapat tanah pusaka seperti suku-suku lain. Mereka mengemban tugas khusus untuk melayani Tuhan. Suku Lewi didata berdasarkan keluarga mereka, menunjukkan bahwa mereka…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:58
Ayat ini melanjutkan daftar keluarga Lewi, termasuk Keluarga Libni, Hebron, Mahli, Musi, dan Korah. Ketika menyebut Keluarga Korah, kita ingat bahwa Korah pernah memberontak, tetapi anak-anaknya tidak ikut mati. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:59
Ayat ini menceritakan bahwa Yokhebed, yang lahir di Mesir, menjadi istri Amram dan melahirkan Harun, Musa, dan Miryam. Ini menegaskan bahwa rencana Tuhan memakai orang-orang biasa dalam situasi yang sulit. Yokhebed…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:60
Ayat ini mencatat anak-anak Harun: Nadab, Abihu, Eleazar, dan Itamar. Namun, Nadab dan Abihu mati karena membawa api yang asing ke hadapan Tuhan, seperti yang dicatat dalam kitab Imamat. Ini menjadi peringatan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:61
Ayat ini mengingatkan bahwa Nadab dan Abihu, anak-anak Harun, mati karena mempersembahkan api yang asing atau tidak kudus di hadapan TUHAN. Ini adalah hukuman atas ketidaktaatan mereka dalam ibadah, menunjukkan betapa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:62
Ayat ini menegaskan bahwa orang Lewi tidak dihitung dalam sensus militer karena tugas mereka adalah pelayanan rohani, bukan perang. Mereka tetap terdaftar secara terpisah, dan jumlah mereka adalah 23.000 laki-laki…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:63
Ayat ini mencatat bahwa sensus dilakukan oleh Musa dan Imam Eleazar di dataran Moab, dekat sungai Yordan, di seberang Yerikho. Ini adalah sensus terakhir sebelum memasuki Tanah Perjanjian, menandakan akhir dari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:64
Ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada satu pun dari orang-orang yang dihitung dalam sensus sebelumnya di Sinai yang masih hidup, kecuali Kaleb dan Yosua. Ini menegaskan penggenapan firman Tuhan bahwa generasi yang tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 26:65
Ayat ini mengulang firman Tuhan bahwa semua orang yang dihitung di Sinai akan mati di padang gurun, kecuali Kaleb dan Yosua. Ini adalah konsekuensi dari pemberontakan dan ketidakpercayaan mereka, tetapi juga…
Arti lengkap, studi kata & renungan →