Total Suku Naftali

Bilangan 26:50

Sensus Generasi Kedua

Itulah keluarga suku Naftali. Jumlah keseluruhannya adalah 45.400 orang.

Bilangan 26:50 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 26:50?

Ayat ini memberikan total jumlah suku Naftali: 45.400 orang. Ini adalah bagian dari sensus yang lebih besar yang dilakukan Musa dan Eleazar untuk mempersiapkan pembagian tanah Kanaan. Jumlah ini menunjukkan bahwa suku Naftali adalah salah satu suku yang cukup besar.

Latar belakang

Jumlah Suku Naftali

Ayat ini menyimpulkan jumlah suku Naftali: 45.400 orang. Angka ini dipakai untuk menentukan pembagian tanah.

Di mana

Dataran Moab

Di dataran Moab, dekat Yerikho

Kapan

~1400 SM

Akhir Pengembaraan di Padang Gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tulah setelah Baal-Peor
Pembagian warisan tanah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Bilangan

Tradisi menunjuk Musa, namun kemungkinan diedit kemudian

U

Kepada

Umat Israel di Moab

Generasi baru yang siap masuk Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֵלֶּה

elleh · inilah

Kata penunjuk untuk merangkum yang telah disebut

מִשְׁפְּחֹת

mishpechot · keluarga

Bentuk jamak dari keluarga, menegaskan struktur sosial

מִסְפַּר

mispar · jumlah

Hitungan atau sensus, untuk keperluan militer dan pembagian tanah

Kata 'elleh' menutup bagian, 'mishpechot' menekankan unit keluarga, 'mispar' menunjukkan bahwa angka itu sakral.

Tahukah kamu

Turun Drastis

Jumlah Naftali turun 8.000 dari sensus pertama (53.400), padahal suku lain bertambah. Ini menunjukkan dampak tulah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 26:50

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 26:50

✕  Sering dikira

Mengabaikan angka-angka silsilah

✓  Yang sebenarnya

Angka-angka itu menunjukkan kesetiaan Tuhan pada janjiNya

✕  Sering dikira

Menganggap penurunan jumlah sebagai hukuman khusus

✓  Yang sebenarnya

Penurunan ini bisa karena berbagai faktor, bukan selalu hukuman

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 26:50

Setiap orang dalam sensus ini memiliki nama dan kisah. Kita juga adalah pribadi yang dikenal Allah, bukan sekadar angka. Dia peduli pada setiap individu.

Bapa, aku tahu bahwa aku berarti bagi-Mu. Tuntun aku untuk menghargai setiap orang di sekitarku. Amin.