Keluarga Palu

Bilangan 26:6

Silsilah Lanjutan Ruben

Hezron, keluarga Hezron; Karmi, keluarga Karmi.

Bilangan 26:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 26:6?

Ayat ini melanjutkan silsilah suku Ruben dengan menyebut Hezron dan Karmi. Ini menunjukkan ketelitian sensus dan pentingnya setiap keluarga dalam sejarah umat Israel.

Latar belakang

Pencatatan Keturunan Hezron dan Karmi

Ayat ini melanjutkan daftar keluarga Ruben: Hezron dan Karmi, masing-masing dengan keluarga mereka. Ini menunjukkan ketelitian dalam pencatatan untuk pembagian tanah.

Di mana

Dataran Moab

Di dataran Moab, dekat Sungai Yordan

Kapan

~1406 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sensus Ruben dimulai
Sensus selesai
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, mencatat silsilah

O

Kepada

Orang Israel

Generasi baru yang akan masuk Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פַּלּוּא

Pallu · Palu

Dibedakan, terpisah

חֶצְרוֹן

Chetzron · Hezron

Tertutup, desa

כַּרְמִי

Karmi · Karmi

Kebun anggurku

Nama-nama ini mencerminkan doa dan keadaan orang tua: 'Pallu' mengingatkan pemisahan, 'Chetzron' tentang perlindungan, dan 'Karmi' tentang berkat. Ini menunjukkan bahwa identitas seseorang dibentuk oleh sejarah keluarga dan karya Tuhan.

Tahukah kamu

Nama Palu

Nama 'Palu' dalam bahasa Ibrani berarti 'dibedakan' atau 'dipisahkan'. Menariknya, anak Palu, Eliab, disebutkan di ayat 8-9, yang terlibat dalam pemberontakan Korah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 26:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 26:6

✕  Sering dikira

Nama-nama ini tidak penting dan hanya daftar panjang.

✓  Yang sebenarnya

Setiap nama mewakili keluarga nyata yang menerima warisan; ini menunjukkan Tuhan peduli pada detail.

✕  Sering dikira

Palu hanya dikenal karena anaknya yang berdosa.

✓  Yang sebenarnya

Palu adalah bagian dari suku yang tetap diberkati, dan Tuhan tetap memakai keturunannya.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 26:6

Tuhan tidak melupakan detail kecil dalam hidup kita. Ketika kita merasa kecil atau tidak penting, ingatlah bahwa Tuhan mengetahui nama kita dan memperhatikan kita selalu.

Tuhan, terima kasih karena Engkau mengenal aku secara pribadi dan setiap detail hidupku berarti bagi-Mu. Amin.