Klan Simron Dicatat

Bilangan 26:24

Pencatatan Generasi Baru Israel

Yasub, keluarga Yasub; Simron, keluarga Simron.

Bilangan 26:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 26:24?

Ayat ini melanjutkan daftar keluarga Isakhar: Yasub dan Simron. Ini melengkapi silsilah suku Isakhar, yang jumlahnya akan dicatat pada ayat berikutnya.

Latar belakang

Keseluruhan Suku Isakhar

Ayat ini menyimpulkan jumlah suku Isakhar: 64.300 orang. Ini bagian dari sensus yang menentukan pembagian tanah di Kanaan.

Di mana

Dataran Moab

Dataran Moab, dekat Yordan, seberang Yerikho

Kapan

~1406 SM

Akhir Pengembaraan di Padang Gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tulah terakhir
Masuk Kanaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Bilangan

Tradisi Yahudi mengaitkan dengan Musa, namun kemungkinan disunting imam-imam.

U

Kepada

Umat Israel di Moab

Generasi kedua yang siap masuk Tanah Perjanjian.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פְּקֻדֵיהֶם

pequdeihem · jumlah keseluruhan

orang-orang yang terdaftar; jumlah yang dihitung

יִשָּׂשכָר

Yissakhar · Isakhar

'upah' atau 'ada upah', nama suku

מִשְׁפָּחָה

mishpachah · keluarga

kelompok keluarga besar atau klan

Pequdeihem (jumlah) menunjukkan peran penting sensus: setiap orang terhitung berharga di mata Tuhan; bukan sekadar statistik.

Tahukah kamu

Jumlah Suku Isakhar

Dari sensus pertama (54.400) menjadi 64.300, mengalami kenaikan 9.900 orang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 26:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 26:24

✕  Sering dikira

Menganggap angka 64.300 adalah jumlah pasti seluruh suku di akhir.

✓  Yang sebenarnya

Angka ini sensus saat itu, belum termasuk yang mungkin lahir kemudian.

✕  Sering dikira

Berpikir sensus bertujuan militer semata.

✓  Yang sebenarnya

Tujuan utama adalah pembagian tanah warisan, seperti dijelaskan dalam ayat 52-56.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 26:24

Kesetiaan dalam hal-hal kecil, seperti mencatat silsilah, menunjukkan bahwa Tuhan peduli pada detail hidup kita. Mari kita juga setia dalam tugas-tugas yang tampak remeh, karena itu berarti bagi Tuhan.

Tuhan, ajari kami kesetiaan dalam segala hal, bahkan yang kecil, karena kami tahu Engkau melihat dan menghargai. Amin.