Keturunan Harun

Bilangan 26:60

Sensus Generasi Kedua

Harun mempunyai anak yang bernama Nadab, Abihu, Eleazar, dan Itamar.

Bilangan 26:60 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 26:60?

Ayat ini mencatat anak-anak Harun: Nadab, Abihu, Eleazar, dan Itamar. Namun, Nadab dan Abihu mati karena membawa api yang asing ke hadapan Tuhan, seperti yang dicatat dalam kitab Imamat. Ini menjadi peringatan bahwa melayani Tuhan harus dengan cara yang Ia tetapkan.

Latar belakang

Anak-anak Harun yang melayani

Ayat ini menyebut empat anak Harun: Nadab, Abihu, Eleazar, dan Itamar. Mereka adalah imam, tetapi Nadab dan Abihu kemudian mati karena mempersembahkan api asing.

Di mana

Padang gurun Sinai

Di sekitar Kemah Suci

Kapan

±1440 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pentahbisan Harun
Kematian Nadab/Abihu
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Bilangan

Tradisi menunjuk Musa, tetapi gaya menunjukkan editor kemudian.

P

Kepada

Pembaca Israel

Generasi yang akan masuk Tanah Perjanjian.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בֵּן

ben · anak

Anak laki-laki, keturunan langsung.

נָדָב

Nadav · Nadab

Nama berarti 'murah hati'.

אֶלְעָזָר

El'azar · Eleazar

Hermeneutik: 'Tuhan telah menolong'.

Nama Eleazar berarti 'Tuhan menolong', dan ia menjadi imam besar setelah ayahnya; nama mencerminkan peran.

Tahukah kamu

Nama yang berarti 'murah hati'

Nadab berarti 'murah hati' atau 'bangsawan', tetapi ironisnya dia tidak setia sampai akhir.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 26:60

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 26:60

✕  Sering dikira

Semua anak Harun melayani dengan setia.

✓  Yang sebenarnya

Nadab dan Abihu mati karena ketidaktaatan, seperti dicatat ayat 61.

✕  Sering dikira

Eleazar adalah anak sulung.

✓  Yang sebenarnya

Nadab adalah sulung, tetapi Eleazar menggantikan setelah kematian kakaknya.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 26:60

Melayani Tuhan bukan sekadar beraktivitas, tetapi harus sesuai dengan kehendak-Nya. Jangan tergesa-gesa atau asal-asalan dalam melakukan pelayanan. Selalu cari petunjuk Tuhan dan taati firman-Nya, supaya pelayanan kita berkenan kepada-Nya.

Tuhan, mampukan aku untuk melayani-Mu dengan hati yang taat dan benar, tidak mengikuti keinginanku sendiri, tetapi selalu menuruti kehendak-Mu. Amin.