Dua Putra Yusuf

Bilangan 26:28

Pencatatan Ulang di Dataran Moab

PerikopSensus · Bilangan 26:1-65 →
“Keturunan Yusuf ialah Manasye dan Efraim, menurut keluarganya masing-masing.”

Bilangan 26:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 26:28?

Bilangan 26:28 memperkenalkan keturunan Yusuf, yaitu Manasye dan Efraim. Ayat ini melanjutkan sensus dengan menyebut dua suku yang berasal dari Yusuf, menunjukkan bahwa keturunan Yusuf menerima berkat ganda dan menjadi besar.

Latar belakang

Keturunan Yusuf dihitung

Musa mencatat keturunan Yusuf yang terbagi dalam dua suku besar, Manasye dan Efraim. Ini menunjukkan berkat Allah atas Yusuf yang mendapat bagian warisan ganda.

Di mana

Dataran Moab

Dataran Moab dekat Sungai Yordan

Kapan

~1400 SM

Akhir pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tulah di Peor
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun, setia

B

Kepada

Bangsa Israel

Generasi baru, siap masuk Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יוֹסֵף

Yoseph · Yusuf

Dia yang menambah, atau menghapus cela.

מְנַשֶּׁה

Menashsheh · Manasye

Membuat lupa, atau lupa.

אֶפְרַיִם

Ephrayim · Efraim

Berbuah ganda.

Nama Efraim berbicara tentang buah ganda, dan keduanya (Manasye dan Efraim) menjadi simbol berkat Tuhan yang berkelimpahan bagi Yusuf.

Tahukah kamu

Keturunan Yusuf mendapat dua bagian

Yusuf adalah anak Yakub yang paling beruntung; keturunannya menjadi dua suku penuh, seperti anak sulung.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 26:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 26:28

✕  Sering dikira

Menganggap Yusuf punya hak kesulungan secara literal dan mengesampingkan Ruben.

✓  Yang sebenarnya

Hak kesulungan diberikan kepada Yusuf, tetapi Ruben tetap diakui sebagai anak sulung Israel.

✕  Sering dikira

Menganggap keturunan Yusuf hanya satu suku.

✓  Yang sebenarnya

Yusuf mendapat dua bagian, masing-masing dari Manasye dan Efraim.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 26:28

Kita dapat mewarisi berkat dari generasi sebelumnya, tetapi juga dapat menjadi generasi yang memberkati. Mari kita hidup dalam panggilan dan potensi yang Tuhan berikan.

Tuhan, mampukan aku menjadi pribadi yang membawa berkat bagi keluargaku dan generasi berikutnya. Amin.