Salomo Mengukuhkan Takhta

1 Raja-raja 2:12-46

Salomo dan Adonia

12Lalu, Salomo duduk di takhta Daud, ayahnya, dan kerajaannya sangat kukuh. 13Suatu hari, Adonia, anak Hagit, menghadap Batsyeba, ibu Salomo. Dia bertanya, “Apakah kamu membawa damai?” Jawabnya, “Dengan damai.” 14Lalu, dia berkata, “Ada sesuatu yang ingin kukatakan kepadamu.” Katanya, “Bicaralah.” 15Dia berkata, “Engkau mengetahui bahwa kerajaan itu adalah milikku dan seluruh Israel mengarahkan wajah mereka kepadaku supaya menjadi raja. Namun, kerajaan itu berbalik dan menjadi milik adikku karena dia mendapatkannya dari TUHAN. 16Akan tetapi, sekarang aku meminta satu permintaan dari engkau. Janganlah memalingkan wajah dariku.” Katanya, “Bicaralah.” 17Dia berkata, “Tolong katakanlah kepada Raja Salomo karena dia tidak akan memalingkan wajah darimu untuk memberikan kepadaku Abisag, perempuan Sunem itu sebagai istriku.” 18Batsyeba menjawab, “Baik, aku akan berbicara kepada raja bagimu.” 19Lalu, Batsyeba datang menghadap Raja Salomo untuk berbicara kepadanya bagi Adonia. Raja bangkit menyambutnya dan sujud menyembah kepadanya. Dia duduk di takhtanya dan menempatkan kursi bagi ibunda raja, sehingga Batsyeba duduk di sebelah kanannya. 20Lalu, dia berkata, “Aku meminta satu permintaan kecil darimu. Janganlah memalingkan wajah dariku.” Raja menjawab kepadanya, “Mintalah Ibu sebab aku tidak akan memalingkan wajah darimu.” 21Dia berkata, “Berikanlah Abisag, perempuan Sunem itu kepada Adonia, kakakmu, sebagai istrinya.” 22Raja Salomo menjawab dan berkata kepada ibunya, “Mengapa engkau meminta Abisag, perempuan Sunem bagi Adonia? Mintalah juga kerajaan baginya karena dia saudaraku yang lebih tua, ya, untuknya, untuk Imam Abyatar dan untuk Yoab, anak Zeruya?” 23Lalu, Raja Salomo bersumpah demi TUHAN, katanya, “Biarlah Allah menghukumku, bahkan lebih lagi, jika Adonia tidak membayar permintaan ini dengan nyawanya. 24Sekarang, demi TUHAN yang hidup, yang menegakkan dan mendudukkan aku di takhta Daud, ayahku, dan membangun suatu keluarga bagiku sesuai dengan yang Dia firmankan, Adonia harus dihukum mati hari ini!” 25Lalu, Raja Salomo menyerahkan kuasa kepada Benaya, anak Yoyada, dan dia menyerangnya sehingga dia mati. 26Raja berkata kepada Imam Abyatar, “Pergilah ke Anatot, ke ladang-ladangmu karena kamu layak mati. Namun, pada hari ini aku tidak akan membunuhmu karena kamu mengangkat Tabut Tuhan ALLAH di hadapan Daud, ayahku, dan karena kamu telah turut menderita dalam segala yang diderita ayahku.” 27Lalu, Salomo memecat Abyatar dari jabatannya sebagai imam TUHAN, dan menggenapi firman TUHAN yang telah Dia firmankan mengenai keluarga Eli di Silo. 28Ketika berita itu sampai kepada Yoab -- karena Yoab telah memihak Adonia meskipun dia tidak memihak kepada Absalom -- Yoab berlari ke tenda TUHAN, dan memegang tanduk-tanduk mazbah. 29Saat diberitahukan kepada Raja Salomo bahwa Yoab lari ke tenda TUHAN dan dia telah berada di samping mazbah, Salomo menyuruh Benaya, anak Yoyada, katanya, “Pergilah, seranglah dia.” 30Benaya masuk ke tenda TUHAN serta berkata kepadanya, “Beginilah raja berkata, ‘Keluarlah!’” Namun, Yoab menjawab, “Tidak, karena aku ingin mati di sini.” Lalu, Benaya menyampaikan jawaban itu kepada raja, katanya, “Begitulah Yoab berbicara dan begitulah dia menjawabku.” 31Raja menjawab kepadanya, “Lakukanlah seperti yang dia bicarakan. Seranglah dia dan kuburkan dia, supaya kamu dapat menyingkirkan dariku dan dari kaum keluargaku utang darah yang telah Yoab tumpahkan. 32TUHAN akan membalas darahnya atas kepalanya, sebab dia telah membunuh dua orang yang lebih benar dan lebih baik dari dirinya, lalu membunuh mereka dengan pedang, dan Daud, ayahku, tidak mengetahuinya, yaitu Abner, anak Ner, panglima tentara Israel dan Amasa, anak Yeter, panglima tentara Yehuda. 33Demikianlah darah mereka dibalaskan ke atas kepala Yoab dan ke atas kepala keturunannya, sampai selama-lamanya. Namun, keturunan Daud, keluarganya, dan takhtanya akan mendapat damai sejahtera dari TUHAN sampai selama-lamanya.” 34Lalu, Benaya, anak Yoyada pergi dan menyerang, serta membunuh Yoab, lalu menguburkan dia ke rumahnya di padang belantara. 35Raja mengangkat Benaya, anak Yoyada sebagai panglima tentara menggantikan Yoab, dan raja mengangkat Imam Zadok menggantikan Abyatar. 36Kemudian, raja mengutus dan memanggil Simei, serta berkata kepadanya, “Bangunlah rumah bagimu di Yerusalem, lalu tinggallah di sana dan janganlah keluar ke mana pun. 37Sebab, pada hari kamu keluar dan menyeberangi Sungai Kidron, kamu pasti mengerti bahwa kamu akan mati dibunuh, darahmu akan berada di atas kepalamu.” 38Simei berkata kepada raja, “Perkataan ini adalah baik, seperti yang Tuanku Raja titahkan, maka hambamu akan melakukannya.” Lalu, Simei tinggal di Yerusalem selama beberapa hari. 39Namun, sesudah lewat tiga tahun, dua orang hamba Simei berlari kepada Akhis, anak Maakha, raja Gat. Saat mereka memberitahukan kepada Simei, katanya, “Lihatlah, hamba-hambamu berada di Gat,” 40Simei berkemas dan memelana keledainya, serta pergi ke Gat kepada Akhis untuk mencari hamba-hambanya. Lalu, Simei pulang dan membawa hamba-hambanya dari Gat. 41Pada saat diberitahukan kepada Salomo bahwa Simei pergi dari Yerusalem ke Gat dan sudah pulang, 42Raja mengutus dan memanggil Simei serta bertanya kepadanya, “Apakah aku tidak menyuruhmu bersumpah demi TUHAN dan memperingatkanmu, kataku: ‘Pada waktu kamu keluar dan pergi ke mana pun, kamu pasti mati dibunuh’? Kamu telah berkata kepadaku: ‘Perkataan ini adalah baik, aku mendengarkan.’ 43Mengapa kamu tidak memegang sumpah demi TUHAN dan perintah yang aku perintahkan kepadamu?” 44Raja juga berkata kepada Simei, “Kamu mengetahui segala kejahatan yang diketahui hatimu, yang kamu lakukan kepada Daud, ayahku, dan TUHAN akan membalas kejahatanmu ke atas kepalamu. 45Namun, Raja Salomo akan diberkati dan takhta Daud akan kukuh di hadapan TUHAN sampai selamanya.” 46Lalu, raja memerintahkan Benaya, anak Yoyada dan dia keluar, serta menyerang Simei sehingga dia mati. Demikianlah kerajaan itu kukuh di tangan Salomo.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Salomo Naik Takhta

Setelah Daud wafat, Salomo secara resmi duduk di takhta ayahnya. Kerajaannya mulai 'sangat kukuh' atau kuat, tetapi ujian segera datang dari Adonia yang masih ingin merebut kekuasaan.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, takhta Daud

Kapan

~970 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Daud
Eksekusi Adonia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis/Redaktur

Narator kitab, kemungkinan seorang nabi/imam

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel, generasi berikutnya

Arti tiap ayat

Penjelasan 1 Raja-raja 2:12-46 Ayat per Ayat

1 Raja-raja 2:12

Salomo duduk di atas takhta ayahnya, Daud, dan kerajaannya sangat kokoh. Ini menunjukkan bahwa Tuhan meneguhkan pemerintahan Salomo, dan kesetiaan Daud dihargai.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:13

Adonia, yang sebelumnya mencoba merebut takhta, mendatangi Batsyeba, ibu Salomo, untuk meminta bantuannya. Pertanyaannya, 'Apakah kamu membawa damai?' menunjukkan ketegangan politik yang masih ada, meskipun Salomo…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:14

Adonia mengungkapkan maksud kedatangannya kepada Batsyeba. Dia mengakui bahwa kerajaan tadinya adalah miliknya dan rakyat mendukungnya, tetapi Tuhan memberikan kerajaan itu kepada Salomo. Permintaannya kemudian akan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:15

Adonia meminta Batsyeba untuk menyampaikan permintaannya kepada Salomo: agar ia diizinkan menikahi Abisag, perempuan Sunem yang pernah merawat Daud. Permintaan ini bukan sekadar soal pernikahan, melainkan langkah…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:16

Batsyeba setuju untuk menyampaikan permintaan Adonia kepada Salomo. Ini menunjukkan bahwa ia mungkin tidak menyadari implikasi politik atau bahaya di balik permintaan tersebut. Sikapnya yang terbuka dan mau membantu…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:17

Batsyeba menyampaikan permintaan Adonia kepada Salomo: agar Abisag diberikan menjadi istri Adonia. Permintaan ini tampaknya tidak berbahaya, tetapi Salomo segera melihatnya sebagai ancaman, karena dengan menikahi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:18

Salomo menjawab ibunya dengan tajam: 'Mengapa engkau meminta Abisag bagi Adonia? Mintalah juga kerajaan baginya!' Salomo menafsirkan permintaan itu sebagai upaya Adonia untuk merebut takhta, sehingga ia menganggap…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:19

Batsyeba, ibu Salomo, datang menghadap raja untuk menyampaikan permintaan Adonia. Salomo menyambutnya dengan hormat, berdiri, sujud, dan menyediakan kursi di sebelah kanannya. Ini menunjukkan bahwa Salomo menghormati…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:20

Setelah Salomo menyambut ibunya, Batsyeba menyampaikan permintaannya: agar Abisag, gadis Sunem, diberikan kepada Adonia sebagai istri. Salomo setuju untuk mendengarkan, tetapi belum tentu mengabulkannya. Ini…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:21

Batsyeba mengulangi permintaan Adonia: ia ingin Abisag menjadi istrinya. Ini adalah permintaan yang tampaknya sederhana, tetapi sebenarnya memiliki implikasi politik yang besar, karena menikahi bekas selir raja bisa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:22

Salomo menanggapi dengan tajam: jika Adonia meminta Abisag, itu sama saja dengan meminta kerajaan, karena Abisag adalah bekas selir Daud. Salomo melihat ini sebagai ancaman politik, terutama karena Adonia juga didukung…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:23

Salomo bersumpah demi Tuhan untuk menghukum Adonia dengan kematian. Ini adalah keputusan yang keras, tetapi Salomo melihat Adonia sebagai ancaman bagi stabilitas kerajaannya, dan ia merasa perlu untuk menegakkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:24

Salomo menegaskan bahwa Tuhan telah menegakkan dia di atas takhta Daud, dan karena itu, Adonia harus mati hari itu juga. Salomo menganggap bahwa tindakannya adalah bagian dari rencana Tuhan untuk mengukuhkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:25

Salomo menegaskan otoritasnya sebagai raja dengan memerintahkan Benaya untuk mengeksekusi Adonia. Ini menunjukkan bahwa Salomo menindak tegas ancaman terhadap takhtanya, sesuai dengan perintah Daud sebelumnya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:26

Salomo memecat Abyatar dari jabatan imam dan mengasingkannya ke Anatot. Meskipun Abyatar pantas dihukum mati karena mendukung Adonia, Salomo mengampuninya karena ia pernah mengabdi kepada Daud dan mengalami penderitaan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:27

Dengan memecat Abyatar, Salomo menggenapi firman Tuhan tentang hukuman atas keluarga Eli. Tindakan ini menegaskan bahwa keputusan Salomo bukan hanya politik, tetapi juga bagian dari rencana Tuhan yang sudah dinubuatkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:28

Yoab, yang telah mendukung Adonia, mendengar berita tentang eksekusi Adonia dan pelarian Abyatar, lalu lari ke kemah suci dan memegang tanduk mezbah untuk mencari perlindungan. Tindakannya menunjukkan bahwa ia merasa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:29

Salomo mendengar bahwa Yoab berlindung di dekat mezbah, lalu mengirim Benaya untuk menyerangnya. Ini menunjukkan bahwa Salomo tidak ragu untuk menghadapi Yoab, meskipun Yoab berada di tempat suci, karena kejahatan Yoab…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:30

Benaya masuk ke kemah suci dan memerintahkan Yoab keluar, tetapi Yoab menolak, ingin mati di tempat itu. Benaya kemudian melaporkan hal ini kepada Salomo, menunjukkan ketaatan dan kehati-hatiannya dalam menjalankan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:31

Salomo memerintahkan Benaya untuk membunuh Yoab sebagai hukuman atas pembunuhan dua panglima perang yang tidak bersalah, Abner dan Amasa. Dia menyebutnya 'utang darah' yang harus dibayar, agar keluarga Daud bersih dari…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:32

Ayat ini menjelaskan bahwa Tuhan akan membalas darah yang ditumpahkan Yoab, karena dia membunuh orang yang lebih benar dan baik darinya tanpa sepengetahuan Daud. Ini menegaskan bahwa Tuhan adalah hakim yang adil.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:33

Salomo menyatakan bahwa darah yang ditumpahkan Yoab akan ditanggung oleh Yoab dan keturunannya selamanya, tetapi keluarga Daud akan mendapat damai sejahtera dari Tuhan. Ini adalah bagian dari hukuman ilahi atas…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:34

Benaya, sesuai perintah Salomo, membunuh Yoab di dekat mezbah dan menguburkannya di rumahnya di padang belantara. Eksekusi ini menunjukkan bahwa hukuman atas kejahatan harus ditegakkan, bahkan di tempat suci sekalipun.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:35

Salomo mengangkat Benaya sebagai panglima tentara menggantikan Yoab, dan Imam Zadok sebagai imam besar menggantikan Abyatar. Ini adalah konsolidasi kekuasaan Salomo dengan orang-orang yang setia kepadanya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:36

Salomo memanggil Simei dan memerintahkannya untuk tinggal di Yerusalem dan tidak boleh keluar dari kota itu, dengan ancaman hukuman mati jika melanggar. Ini adalah tindakan pengawasan untuk menjaga keamanan kerajaan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:37

Salomo memberikan peringatan keras kepada Simei: ia harus tinggal di Yerusalem dan tidak boleh menyeberangi Sungai Kidron. Jika melanggar, ia akan mati dan darahnya akan ditanggung sendiri. Ini adalah syarat yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:38

Simei menerima perintah Salomo dengan rendah hati, menganggapnya baik, dan berjanji untuk mematuhinya. Ia tinggal di Yerusalem untuk sementara waktu, menunjukkan bahwa ia pada awalnya menaati perintah raja.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:39

Setelah tiga tahun, dua hamba Simei melarikan diri ke Gat, kepada raja Akhis. Simei diberitahu tentang hal ini, yang menjadi pemicu ia meninggalkan Yerusalem meskipun ada larangan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:40

Simei bertindak tergesa-gesa: ia bersiap, pergi ke Gat, mencari hambanya, dan membawa mereka kembali. Tindakannya menunjukkan ketidaktaatan terhadap perintah raja, karena ia telah melanggar batas yang ditetapkan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:41

Salomo mendengar bahwa Simei telah pergi dari Yerusalem ke Gat dan kembali. Informasi ini menjadi dasar bagi Salomo untuk memanggil Simei dan menuntutnya karena melanggar perintah.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:42

Salomo menegur Simei, mengingatkan bahwa ia telah bersumpah demi TUHAN dan diperingatkan bahwa pergi akan berakibat fatal. Salomo menekankan bahwa Simei telah mengakui perintah itu baik, tetapi tetap melanggarnya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:43

Raja Salomo menegur Simei karena melanggar sumpah dan perintah untuk tinggal di Yerusalem. Simei telah bersumpah demi TUHAN untuk tidak meninggalkan kota, tetapi ia pergi ke Gat dan kembali, sehingga ia terbukti tidak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:44

Salomo mengingatkan Simei bahwa ia pernah berbuat jahat kepada Raja Daud, ayah Salomo, dengan mengutuknya. Kata-kata ini menunjukkan bahwa kejahatan yang dilakukan seseorang akan dibalas Tuhan, meskipun pembalasan itu…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:45

Salomo menyatakan bahwa Raja Salomo akan diberkati dan takhta Daud akan kukuh di hadapan TUHAN selama-lamanya. Ini menunjukkan bahwa keadilan yang dijalankan Salomo atas Simei merupakan bagian dari rencana Tuhan untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 2:46

Salomo memerintahkan Benaya untuk menyerang dan membunuh Simei, sehingga kerajaan Salomo menjadi kokoh. Ayat ini menunjukkan akhir dari pembalasan atas pelanggaran Simei dan menegaskan bahwa ketaatan kepada perintah…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca 1 Raja-raja 2 selengkapnya