Adonia menyampaikan permintaan

1 Raja-raja 2:14

Salomo Menegakkan Takhtanya

PerikopSalomo dan Adonia · 1 Raja-raja 2:12-46 →
“Lalu, dia berkata, “Ada sesuatu yang ingin kukatakan kepadamu.” Katanya, “Bicaralah.””

1 Raja-raja 2:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 2:14?

Adonia mengungkapkan maksud kedatangannya kepada Batsyeba. Dia mengakui bahwa kerajaan tadinya adalah miliknya dan rakyat mendukungnya, tetapi Tuhan memberikan kerajaan itu kepada Salomo. Permintaannya kemudian akan diungkapkan, menunjukkan bahwa ia belum menerima kenyataan sebagai raja.

Latar belakang

Adonia mengungkapkan maksudnya

Setelah basa-basi, Adonia langsung meminta satu permintaan dari Batsyeba. Ia meminta agar Batsyeba tidak menolak, dan Batsyeba menyuruhnya berbicara.

Di mana

Yerusalem

di istana

Kapan

~970 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Adonia bertanya tentang damai
Batsyeba menyampaikan permintaan kepada Salomo
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Adonia

putra Daud yang pernah mengklaim takhta

B

Kepada

Batsyeba

ibu Salomo, ratu ibu

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָמַר

amar · katakan

mengatakan, berbicara

שְׁאֵלָה

she'elah · permintaan

permohonan, permintaan

דָּבַר

dabar · berbicaralah

berbicara, menyampaikan

Kata 'permintaan' (she'elah) sering dipakai untuk meminta sesuatu yang besar; Adonia meminta dengan sopan tapi sebenarnya berbahaya.

Tahukah kamu

'Satu permintaan' yang halus

Adonia berkata 'satu permintaan' tapi sebenarnya meminta hal yang berbahaya, karena meminta istri mantan raja bisa dianggap sebagai klaim atas takhta.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 2:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 2:14

✕  Sering dikira

Adonia hanya ingin menikah karena cinta.

✓  Yang sebenarnya

Dalam budaya Israel kuno, memperistri selir raja bisa dianggap sebagai upaya untuk merebut takhta.

✕  Sering dikira

Batsyeba setuju langsung tanpa berpikir.

✓  Yang sebenarnya

Batsyeba setuju untuk menyampaikan permintaan itu, mungkin karena tidak menyadari bahayanya atau karena ingin terlihat adil.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 2:14

Kadang kita sulit menerima kenyataan bahwa Tuhan memberikan sesuatu kepada orang lain, bukan kepada kita. Namun, kita harus belajar untuk ikhlas dan percaya bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk menerima keputusan-Mu dengan rendah hati, meskipun itu tidak sesuai dengan keinginan kami. Amin.