1 Raja-raja 2:15
“Dia berkata, “Engkau mengetahui bahwa kerajaan itu adalah milikku dan seluruh Israel mengarahkan wajah mereka kepadaku supaya menjadi raja. Namun, kerajaan itu berbalik dan menjadi milik adikku karena dia mendapatkannya dari TUHAN.”1 Raja-raja 2:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu katanya: "Engkau sendiri tahu bahwa akulah yang berhak atas kedudukan raja, dan bahwa seluruh Israel mengharapkan, supaya aku menjadi raja; tetapi sebaliknya kedudukan raja jatuh kepada adikku, sebab dari Tuhanlah ia mendapatnya.”1 Raja-raja 2:15 · TB
Terjemahan Baru
“Adonia menjawab, "Ibu tahu bahwa sayalah yang seharusnya menjadi raja; itu sudah diharapkan oleh seluruh Israel. Tetapi yang terjadi adalah yang sebaliknya; adikku yang menjadi raja, karena TUHAN menghendaki demikian.”1 Raja-raja 2:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Adonia berkata, “Ibu tahu bahwa sesungguhnya sayalah yang berhak menjadi raja, dan seluruh rakyat Israel mengharapkan saya menjadi raja. Tetapi keadaan malah terbalik, kerajaan ini diberikan kepada adik saya karena itulah keputusan TUHAN.”1 Raja-raja 2:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, Thou knowest that the kingdom was mine, and that all Israel set their faces on me, that I should reign: howbeit the kingdom is turned about, and is become my brother’s: for it was his from the LORD.”1 Raja-raja 2:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 2:15?
Adonia meminta Batsyeba untuk menyampaikan permintaannya kepada Salomo: agar ia diizinkan menikahi Abisag, perempuan Sunem yang pernah merawat Daud. Permintaan ini bukan sekadar soal pernikahan, melainkan langkah politik untuk memperkuat klaimnya atas takhta, karena Abisag dianggap bagian dari harem kerajaan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 2:15
Ambisi yang tidak terkendali dapat membuat seseorang melakukan hal-hal yang berbahaya, bahkan dengan dalih yang tampak wajar. Kita perlu waspada terhadap motif tersembunyi di balik permintaan yang tampaknya sederhana.
Tuhan, jagalah hati kami dari ambisi yang salah dan berilah kami kepekaan untuk mengenali niat buruk di balik kata-kata manis. Amin.