Agur Lelah di Masa
Amsal 30:1-33
Perkataan-Perkataan Agur, Anak Yake
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Keluhan Kelelahan
Agur mengaku lelah, bukan secara fisik, tetapi secara rohani dan intelektual. Ia merasa pengetahuannya tidak cukup untuk memahami Allah dan hidup.
Di mana
Masa (Arabia utara)
Pengajaran lisan/tertulis, mungkin di lingkungan suku
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu (atau setelahnya secara tradisional)
Yang berbicara
Agur
Orang bijak yang tidak dikenal, kemungkinan dari suku Masa di Arabia
Kepada
Pembaca/pendengar kitab Amsal
Komunitas Israel yang menghargai hikmat
Arti tiap ayat
Penjelasan Amsal 30:1-33 Ayat per Ayat
Amsal 30:1
Agur mengaku kelelahan dan kehabisan tenaga di hadapan Allah. Ini adalah awal dari pengakuannya tentang keterbatasan manusia dan kebodohannya sendiri, yang menjadi dasar untuk mencari hikmat dari Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:2
Agur dengan rendah hati mengaku dirinya bodoh dan tidak memiliki pengertian manusia. Ini adalah pernyataan kerendahan hati yang radikal, mengakui bahwa hikmat sejati hanya berasal dari Allah, bukan dari diri sendiri.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:3
Agur berkata ia tidak mempelajari hikmat dan tidak mengenal Yang Mahakudus. Ini bisa berarti ia tidak mengandalkan pendidikan atau pengetahuan agamanya, tetapi mengakui bahwa pengetahuan sejati tentang Allah hanya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:4
Agur mengajukan pertanyaan-pertanyaan retoris tentang siapa yang mampu melakukan hal-hal yang hanya Allah bisa lakukan: naik ke surga, mengumpulkan angin, membungkus air, dan menegakkan bumi. Jawabannya jelas: hanya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:5
Ayat ini menegaskan bahwa seluruh firman Allah itu teruji dan dapat diandalkan. Allah adalah perisai bagi mereka yang berlindung kepada-Nya, artinya firman-Nya adalah perlindungan yang aman bagi umat-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:6
Agur memperingatkan agar jangan menambahi firman Allah. Jika kita menambahi, Allah akan menegur kita dan kita terbukti berdusta. Ini adalah peringatan untuk tidak mengubah atau menambah ajaran Allah dengan tradisi atau…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:7
Agur meminta dua hal kepada Allah sebelum dia mati: dijauhkan dari kesia-siaan dan kebohongan, serta diberi kebutuhan hidup yang cukup—tidak miskin dan tidak kaya. Ini menunjukkan kerendahan hati dan kesadaran akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:8
Agur memohon agar Allah menjauhkan dari dusta dan kesia-siaan, serta memberinya makanan yang menjadi bagiannya—cukup untuk hari ini, tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Ini adalah doa untuk hidup sederhana dan fokus…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:9
Ayat ini menjelaskan alasan doa Agur: jika terlalu kenyang, seseorang bisa menyangkal Tuhan dengan berkata 'Siapa TUHAN?', tetapi jika terlalu miskin, ia bisa mencuri dan mencemarkan nama Allah. Ini adalah keseimbangan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:10
Jangan memfitnah seorang hamba kepada tuannya, karena jika hamba itu mengutukmu, kamu akan dianggap bersalah. Ini adalah peringatan untuk tidak ikut campur dalam urusan orang lain dengan cara yang tidak adil, karena…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:11
Agur mengecam generasi yang mengutuki ayah dan tidak memberkati ibu—yaitu anak-anak yang tidak menghormati orang tua. Ini menunjukkan bahwa pada zamannya pun ada kemerosotan moral, dan ini menjadi peringatan bagi kita…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:12
Ada orang yang merasa suci dan bersih di mata sendiri, padahal sebenarnya penuh dengan kotoran dosa. Ini adalah kritik terhadap kesombongan rohani dan kurangnya pengakuan dosa. Kita sering menutupi kekurangan dengan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:13
Ayat ini mengecam generasi yang sombong dan angkuh, yang memandang rendah orang lain dengan mata yang meninggi. Ini adalah gambaran sikap hati yang tidak mau merendahkan diri dan merasa lebih unggul dari sesamanya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:14
Ayat ini menggambarkan orang-orang yang kejam dan serakah, yang memanfaatkan orang miskin dan melarat untuk keuntungan sendiri. Mereka seperti binatang buas yang giginya tajam untuk melahap yang lemah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:15
Ayat ini menggunakan gambaran lintah yang haus darah untuk menunjukkan keserakahan yang tak pernah puas. Ada banyak hal di dunia ini yang tidak pernah merasa cukup, seperti yang disebutkan dalam ayat-ayat berikutnya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:16
Ayat ini melanjutkan daftar hal-hal yang tidak pernah puas: dunia orang mati, rahim yang mandul, bumi yang kering, dan api. Semuanya mengingatkan kita bahwa ada keinginan yang tidak pernah terpuaskan di dunia ini.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:17
Ayat ini memperingatkan bahwa anak yang mengolok-olok atau tidak menghormati orang tua akan mendapat konsekuensi yang mengerikan, digambarkan dengan kematian yang tidak layak dan dimakan burung pemakan bangkai.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:18
Ayat ini mengungkapkan kekaguman terhadap hal-hal yang misterius dan sulit dimengerti, seperti jalannya rajawali di udara, ular di atas batu, kapal di laut, dan hubungan laki-laki dengan perempuan. Ini menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:19
Agur mengagumi empat hal yang menakjubkan: jalur elang di udara, ular di atas batu, kapal di laut, dan hubungan seorang pria dengan seorang gadis. Ini menunjukkan kekaguman pada misteri hidup dan hubungan yang tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:20
Ayat ini menggambarkan seorang perempuan yang berzinah yang dengan tenang membersihkan dirinya dan mengaku tidak berbuat salah. Ini adalah kritik terhadap mereka yang berdosa tanpa rasa bersalah, bahkan menyangkal…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:21
Agur menyebutkan empat hal yang membuat bumi gemetar: seorang budak menjadi raja, orang bodoh kenyang, wanita yang tidak dicintai menikah, dan budak perempuan menggantikan majikannya. Ini adalah situasi yang tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:22
Ayat ini menjelaskan bahwa bumi gemetar ketika seorang budak menjadi raja, karena orang yang tiba-tiba naik dari status rendah ke kuasa besar sering tidak siap dan mudah menyalahgunakan kekuasaan. Hal ini juga berlaku…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:23
Bagian ini merujuk pada lima hal yang menyebabkan bumi gentar, di antaranya seorang wanita yang tidak dicintai tetapi menikah, dan seorang budak perempuan yang mengambil tempat majikannya. Intinya adalah situasi yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:24
Agur mengamati empat makhluk kecil: semut, pelanduk, belalang, dan cicak, yang meskipun kecil, menunjukkan kearifan yang luar biasa. Mereka mengajarkan bahwa kebijaksanaan tidak tergantung pada ukuran atau kekuatan,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:25
Amsal 30:25 memuji semut sebagai contoh kebijaksanaan bagi manusia. Meskipun kecil dan lemah, semut memiliki kecerdasan untuk menyimpan makanan pada musim panas, mempersiapkan diri untuk masa depan. Ayat ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:26
Amsal 30:26 menyebut pelanduk (atau hiraks) sebagai makhluk kecil yang tidak kuat, namun bijaksana karena membuat rumah di bukit batu. Ini menunjukkan bahwa kecerdikan dan memilih tempat yang aman lebih berharga…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:27
Amsal 30:27 mengagumi belalang yang tidak memiliki raja, tetapi tetap berbaris dengan teratur. Ini menunjukkan bahwa keteraturan dan disiplin dapat dicapai tanpa paksaan atau pemimpin, asalkan setiap individu…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:28
Amsal 30:28 menunjuk cicak yang kecil dan mudah ditangkap, tetapi justru dapat masuk ke istana raja. Ini menunjukkan bahwa ketekunan dan kegigihan dapat membuka pintu-pintu yang tampaknya mustahil, bahkan bagi yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:29
Amsal 30:29 memperkenalkan tiga hal yang gagah langkahnya, dan empat yang gagah jalannya, menekankan pentingnya berjalan dengan penuh keyakinan dan martabat. Ayat ini berbicara tentang sikap percaya diri yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:30
Amsal 30:30 menyebut singa sebagai yang terkuat di antara binatang dan tidak mundur terhadap apa pun. Ini menggambarkan keberanian dan keteguhan hati. Namun, dalam konteks kebijaksanaan, ini bukan tentang kekerasan,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:31
Ayat ini menggambarkan empat makhluk atau sosok yang memiliki sikap tegas dan percaya diri: singa yang kuat, ayam jantan yang angkuh, kambing jantan, dan raja di hadapan rakyatnya. Ini menunjukkan bahwa kita juga bisa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:32
Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak menjadi sombong atau merencanakan kejahatan. Jika kita sudah terlanjur melakukan hal yang bodoh atau angkuh, lebih baik untuk segera mengakui dan diam, daripada terus berbicara…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 30:33
Ayat ini menggunakan perumpamaan dari kehidupan sehari-hari: memerah susu menghasilkan mentega, menekan hidung mengeluarkan darah, dan menekan kemarahan menimbulkan pertengkaran. Artinya, jika kita terus memendam atau…
Arti lengkap, studi kata & renungan →