Lintah yang tak pernah puas

Amsal 30:15

Hikmat dari Agur: Rendah Hati dan Takut akan Allah

PerikopPerkataan-Perkataan Agur, Anak Yake · Amsal 30:1-33 →
“Si lintah memiliki dua anak perempuan, “Berikan, berikan.” Ada tiga hal yang tidak akan pernah puas, empat hal yang tidak pernah berkata, “Cukup.””

Amsal 30:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 30:15?

Ayat ini menggunakan gambaran lintah yang haus darah untuk menunjukkan keserakahan yang tak pernah puas. Ada banyak hal di dunia ini yang tidak pernah merasa cukup, seperti yang disebutkan dalam ayat-ayat berikutnya.

Latar belakang

Keserakahan yang Tak Kenal Cukup

Agur menggunakan metafora lintah untuk mengilustrasikan keserakahan yang tidak pernah puas, seperti dua anak perempuannya yang terus berteriak 'Berikan, berikan'. Ini memperkenalkan serangkaian hal yang tak pernah kenyang: dunia orang mati, rahim mandul, bumi yang haus air, dan api.

Di mana

Israel (wilayah umum)

Tidak disebutkan, kemungkinan ditulis di rumah atau tempat perenungan

Kapan

~950 SM

Zaman Salomo (monarki bersatu)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo memimpin Israel
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Agur

Penulis Amsal 30, seorang bijak yang rendah hati, mengaku bodoh di hadapan Allah.

P

Kepada

Pembaca/umat Israel

Orang-orang yang mencari hikmat dan takut akan TUHAN.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲלוּקָה (aluqah)

aluqah · lintah

lintah; parasit penghisap darah yang melambangkan keserakahan

בַּת (bat)

bat · anak perempuan

anak perempuan; kiasan untuk bagian dari sesuatu

הַב (hav)

hav · berikan

berikan; kata kerja imperatif yang menunjukkan tuntutan

Kata 'lintah' dan 'berikan, berikan' menggambarkan sifat serakah yang tidak pernah terpuaskan. Ini mengingatkan bahwa keserakahan adalah keinginan yang tidak pernah berakhir, berbeda dengan kepuasan yang datang dari Tuhan.

Tahukah kamu

Lintah betina memiliki dua ...

Lintah adalah hewan penghisap darah yang memiliki dua cakram di kedua ujung tubuhnya, yang mungkin secara kiasan disebut 'dua anak perempuan'. Keduanya selalu menghisap dan tidak pernah puas, menjadi gambaran yang tepat untuk keserakahan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 30:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 30:15

✕  Sering dikira

Menganggap lintah dan anak-anaknya adalah makhluk mitologi atau setan.

✓  Yang sebenarnya

Lintah adalah hewan nyata yang digunakan sebagai metafora untuk keserakahan manusia.

✕  Sering dikira

Membaca ayat ini sebagai kutukan terhadap wanita yang mandul atau ibu yang tidak subur.

✓  Yang sebenarnya

Rahim yang mandul hanya salah satu dari empat hal yang tidak pernah puas dalam perumpamaan, bukan celaan terhadap kemandulan secara pribadi.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 30:15

Renungkanlah apakah ada hal dalam hidupmu yang selalu membuatmu tidak pernah merasa cukup, misalnya uang, pujian, atau kesenangan. Belajarlah untuk bersyukur dengan apa yang ada.

Tuhan, puaskanlah hatiku dengan kasih-Mu, supaya aku tidak terus-menerus mengejar hal-hal duniawi yang tidak memuaskan. Amin.