Kematian Samuel
1 Samuel 28:3-25
Saul dan Perempuan di En-Dor
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Samuel mati, Saul tidak berdaya
Samuel, nabi yang selama ini menjadi penasihat Saul, telah mati dan dikuburkan di Rama. Saul sebelumnya telah mengusir para pemanggil arwah dari negeri itu, tetapi sekarang ia akan mencari mereka lagi karena putus asa.
Di mana
Rama, kota Samuel; dan negeri Israel
Konteks kematian Samuel dan tindakan Saul
Kapan
~1015 SM
Zaman Hakim-hakim / Awal Kerajaan
Yang berbicara
Penulis 1 Samuel
Narator yang mencatat sejarah Israel, mungkin seorang nabi atau imam.
Kepada
Pembaca kitab
Orang Israel yang ingin mengenal sejarah bangsa mereka.
Arti tiap ayat
Penjelasan 1 Samuel 28:3-25 Ayat per Ayat
1 Samuel 28:3
Ayat ini mengingatkan bahwa Samuel telah mati dan seluruh Israel meratapinya, sementara Saul telah menyingkirkan para pemanggil arwah dan dukun dari negeri itu. Ini menunjukkan betapa pentingnya Samuel sebagai nabi dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:4
Orang Filistin berkemah di Sunem, sementara Saul mengerahkan pasukan Israel di Gilboa. Ini menunjukkan bahwa perang besar sedang terjadi, dan Saul menghadapi ancaman militer yang serius.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:5
Saul melihat pasukan Filistin dan menjadi sangat takut serta gentar. Ini menunjukkan ketakutan yang luar biasa yang dialami Saul, yang kemungkinan besar disebabkan oleh perasaan ditinggalkan oleh Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:6
Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab, baik melalui mimpi, Urim, maupun nabi. Ini menunjukkan bahwa karena ketidaktaatan Saul, Allah telah berhenti berkomunikasi dengannya, sebagai bentuk penghakiman.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:7
Saul, yang putus asa karena Tuhan tidak menjawab, meminta para pegawainya mencari seorang perempuan pemanggil arwah. Ini menunjukkan keputusasaannya dan pelanggaran terhadap perintah Tuhan yang telah ia tegakkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:8
Saul menyamar dan pergi pada malam hari untuk menemui perempuan pemanggil arwah di En-Dor. Tindakan ini menunjukkan betapa dalamnya kejatuhannya; ia yang pernah melarang praktik semacam itu kini melakukannya secara…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:9
Perempuan itu menyadari bahwa Saul telah melarang praktik pemanggilan arwah, sehingga ia takut akan dihukum. Ia menegur Saul yang memintanya melakukan hal yang ia sendiri larang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:10
Saul bersumpah demi nama Tuhan bahwa perempuan itu tidak akan dihukum, demi meyakinkannya untuk memanggil arwah. Ini ironis, karena Saul menggunakan nama Tuhan untuk tujuan yang bertentangan dengan kehendak-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:11
Saul meminta agar Samuel yang dimunculkan, bukan sembarang arwah. Ini menunjukkan ia ingin mendengar nasihat dari nabinya yang telah mati, berharap mendapat petunjuk yang tidak ia peroleh dari Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:12
Perempuan itu terkejut melihat Samuel benar-benar muncul dan menyadari bahwa orang di depannya adalah Saul. Ini menunjukkan bahwa kuasa Allah bekerja bahkan dalam praktik yang sesat, namun bukan berarti Tuhan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:13
Ketika Saul bertanya apa yang dilihat perempuan itu, ia menjawab bahwa ia melihat sesosok yang ilahi muncul dari dalam bumi. Ini menunjukkan bahwa dalam dunia roh, ada dimensi yang tidak terlihat, dan Saul, yang takut,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:14
Saul bertanya tentang rupa sosok itu, dan perempuan itu menggambarkan seorang tua berselimut jubah, yang Saul kenali sebagai Samuel. Saul lalu sujud menyembah, menunjukkan bahwa ia masih menghormati nabi Allah,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:15
Samuel menegur Saul karena mengganggunya dan bertanya mengapa Saul memanggilnya, padahal Tuhan sudah tidak menjawab Saul. Saul mengaku takut dan putus asa, karena Tuhan telah meninggalkannya dan musuh mengancam.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:16
Samuel berkata bahwa Saul bertanya kepadanya, padahal Tuhan sudah meninggalkan Saul karena ketidaktaatannya. Samuel menegaskan bahwa Tuhan telah menjadi musuh Saul, dan karena itu Saul tidak akan mendapat petunjuk.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:17
Samuel mengingatkan Saul bahwa Tuhan telah melakukan apa yang difirmankan-Nya: kerajaan telah diambil dari Saul dan diberikan kepada Daud. Ini menegaskan bahwa keputusan Tuhan tidak berubah dan konsekuensi dosa tetap…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:18
Samuel menjelaskan bahwa semua ini terjadi karena Saul tidak menaati Tuhan, khususnya dalam perintah untuk memusnahkan orang Amalek. Karena itu, Tuhan membiarkan Saul mengalami akibat dari ketidaktaatannya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:19
Samuel menyampaikan hukuman Tuhan: besok Saul dan anak-anaknya akan mati dan bersama dia, dan Israel akan dikalahkan Filistin. Ini menunjukkan konsekuensi ketidaktaatan Saul yang sudah final.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:20
Saul jatuh pingsan karena ketakutan mendengar perkataan Samuel. Ia kehilangan kekuatan karena tidak makan seharian, menunjukkan kondisi fisik dan jiwanya yang hancur.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:21
Perempuan pemanggil arwah itu mendekati Saul dan mengingatkan bahwa ia telah menuruti permintaannya dengan mempertaruhkan nyawanya. Ia mendesak Saul untuk makan agar kuat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:22
Perempuan itu kembali mendesak Saul untuk makan, dengan alasan agar ia memiliki kekuatan untuk melanjutkan perjalanan. Ini menunjukkan kepedulian terhadap kondisi Saul yang lemah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:23
Saul awalnya menolak makan, tetapi karena desakan para pegawainya dan perempuan itu, ia akhirnya bangkit dan duduk. Ini menunjukkan ia mulai menerima kenyataan dan memulihkan sedikit kekuatan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:24
Perempuan itu menyembelih anak sapi gemuk dan membuat roti tidak beragi untuk Saul dan pegawainya. Ini adalah jamuan terakhir sebelum Saul menghadapi kematiannya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 28:25
Setelah Saul jatuh ketakutan, perempuan di En-Dor menyajikan makanan untuknya dan para pegawainya. Mereka memakannya, lalu pergi pada malam itu. Ayat ini menunjukkan bahwa meskipun Saul telah menerima vonis hukuman…
Arti lengkap, studi kata & renungan →