Perjamuan Terakhir yang Aneh
1 Samuel 28:22
Saul dan Peramal di En-Dor
“Sekarang, kiranya engkau menaati hambamu ini. Biarlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti, dan makanlah, supaya engkau memiliki kekuatan untuk menempuh perjalanan.””1 Samuel 28:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Oleh sebab itu, kiranya engkaupun mendengarkan permintaan budakmu ini. Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti; makanlah, supaya ada kekuatanmu, apabila engkau berjalan pula."”1 Samuel 28:22 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi, hendaknya Tuanku pun mengabulkan permohonan hamba; makanlah sedikit makanan yang akan hamba hidangkan supaya Tuan dapat meneruskan perjalanan Tuan."”1 Samuel 28:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sekarang giliran Tuanku Raja mendengarkan perkataan hambamu ini! Izinkanlah saya memberikan sesuatu untuk Tuan makan. Dengan demikian Tuan akan dikuatkan untuk perjalanan kembali ke sana.””1 Samuel 28:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now therefore, I pray thee, hearken thou also unto the voice of thine handmaid, and let me set a morsel of bread before thee; and eat, that thou mayest have strength, when thou goest on thy way.”1 Samuel 28:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 28:22?
Perempuan itu kembali mendesak Saul untuk makan, dengan alasan agar ia memiliki kekuatan untuk melanjutkan perjalanan. Ini menunjukkan kepedulian terhadap kondisi Saul yang lemah.
Latar belakang
Tawaran untuk Kuat
Setelah Saul terjatuh ketakutan mendengar kata-kata Samuel, perempuan itu mendesaknya untuk makan supaya kuat. Dia menyajikan roti dan mendesak Saul, yang awalnya menolak.
Di mana
En-Dor
Rumah dukun, malam hari
Kapan
~1010 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Perempuan pemanggil arwah
dukun dari En-Dor, menghadapi Saul
Kepada
Saul (menyamar)
raja Israel yang putus asa, menyamar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama' · Taatilah
Mendengar, mendengarkan, menaati.
אָמָה
amah · Hambamu
Budak perempuan, pelayan.
פַּת־לֶחֶם
pat-lechem · Sepotong roti
Seiris roti, makanan pokok.
Kata shama' menekankan tindakan mendengar yang menghasilkan ketaatan. Perempuan ini menyebut dirinya 'hamba' dalam konteks hormat, lalu menawarkan roti; gabungannya menunjukkan bahwa ia berperan sebagai penyambut yang penuh perhatian, tetapi juga mengundang Saul untuk tunduk pada nasihatnya.
Tahukah kamu
En-Dor, Kota Dukun
En-Dor terletak sekitar 10 km dari Sunem, tempat perkemahan Filistin. Menariknya, Saul datang ke sana pada malam hari, dan perempuan itu tinggal di wilayah yang dikuasai Filistin, menunjukkan bahwa Saul tidak aman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 28:22
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 28:22
✕ Sering dikira
Perempuan itu hanya menawarkan makanan, tidak ada makna spiritual.
✓ Yang sebenarnya
Tawaran ini adalah tindakan kasih dan juga strategi untuk menenangkan Saul, tetapi juga menunjukkan bahwa ia mengendalikan situasi.
✕ Sering dikira
Roti ini pasti roti haram karena dibuat oleh dukun.
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi roti itu haram; fokusnya bukan pada roti itu sendiri, tetapi pada kebutuhan Saul dan ketaatannya pada perkataan perempuan itu.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 28:22
Perhatian kecil seperti menyediakan makanan bisa sangat berarti bagi orang yang sedang terpuruk. Jangan sepelekan tindakan kasih yang sederhana.
Tuhan, jadikan aku peka terhadap kebutuhan orang lain, dan mau memberi dukungan praktis bagi mereka yang lemah. Amin.