Penyamaran Saul
1 Samuel 28:8
Saul dan Perempuan Pemanggil Arwah
“Lalu, Saul menyamar dengan mengenakan pakaian orang lain, lalu dia pergi dengan dua orang. Pada malam hari, mereka sampai kepada perempuan itu. Saul berkata, “Menenunglah bagiku dengan perantaraan arwah dan munculkanlah orang yang akan kukatakan kepadamu.””1 Samuel 28:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu menyamarlah Saul, ia mengenakan pakaian lain dan pergilah ia dengan dua orang. Ketika mereka pada waktu malam sampai kepada perempuan itu, berkatalah Saul: "Cobalah engkau menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu."”1 Samuel 28:8 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Saul menyamar supaya tidak dikenali orang. Dengan diiringi dua orang laki-laki, berangkatlah ia dan sampailah ia di rumah dukun itu pada malam hari. Maka kata Saul, "Panggillah arwah orang yang akan kusebut namanya, dan mintalah supaya ia meramalkan apa yang akan terjadi."”1 Samuel 28:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Saul menyamar dengan mengenakan pakaian seperti orang biasa dan pergi bersama dua orang tentaranya. Mereka menemui perempuan itu pada malam hari dan Saul berkata kepadanya, “Panggillah roh orang mati yang saya akan sebutkan.””1 Samuel 28:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Saul disguised himself, and put on other raiment, and he went, and two men with him, and they came to the woman by night: and he said, I pray thee, divine unto me by the familiar spirit, and bring me him up, whom I shall name unto thee.”1 Samuel 28:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 28:8?
Saul menyamar dan pergi pada malam hari untuk menemui perempuan pemanggil arwah di En-Dor. Tindakan ini menunjukkan betapa dalamnya kejatuhannya; ia yang pernah melarang praktik semacam itu kini melakukannya secara sembunyi-sembunyi.
Latar belakang
Saul menyamar
Saul menyamar dengan pakaian yang berbeda dan pergi bersama dua orang pada malam hari ke rumah perempuan pemanggil arwah di En-Dor. Dia meminta perempuan itu untuk menenung baginya dan memunculkan orang yang akan dia tunjuk.
Di mana
En-Dor
Di rumah perempuan pemanggil arwah, pada malam hari
Kapan
~1010 SM
Akhir masa Hakim-hakim, peralihan ke kerajaan
Yang berbicara
Penulis 1 Samuel
Narator kitab, mungkin seorang nabi
Kepada
Pembaca
Umat Tuhan yang membaca kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּתְחַפֵּשׂ
vayit'happes · menyamar
Berarti 'mengubah penampilan', dari akar kata yang berarti 'menutupi'.
אִשָּׁה
ishah · perempuan
Kata umum untuk perempuan, tidak menunjukkan jabatan.
בַּעֲלַת־אוֹב
ba'alat-ov · pemanggil arwah
Frasa yang berarti 'pemilik roh', menunjukkan kemampuan memanggil arwah.
Kata 'menyamar' berasal dari akar yang juga bisa berarti 'menutupi', menunjukkan Saul berusaha menutupi identitasnya, tetapi tidak bisa menutupi dosanya di hadapan Tuhan. Ironisnya, dia menyamar sebagai orang lain, padahal jiwanya sedang terbuka di hadapan Tuhan.
Tahukah kamu
Malam hari, bukan rahasia
Saul memilih malam hari untuk merahasiakan kunjungannya, namun tindakannya tetap diketahui oleh orang lain, dan akhirnya dicatat dalam kitab suci sebagai dosa. Perjalanan dari Gilboa ke En-Dor sekitar 13 km.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 28:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 28:8
✕ Sering dikira
Mengira Saul pergi sendirian tanpa pengawal.
✓ Yang sebenarnya
Teks jelas menyebut 'dua orang' menemaninya. Ini bukan tindakan diam-diam yang benar-benar rahasia, karena ada saksi.
✕ Sering dikira
Mengira penyamaran Saul adalah strategi yang cerdas.
✓ Yang sebenarnya
Penyamaran itu dipandang negatif karena menunjukkan ketidakjujuran dan upaya untuk menyembunyikan dosa. Alkitab menyoroti kemunafikan Saul.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 28:8
Keputusan yang salah seringkali dilakukan dalam kegelapan dan penyamaran, karena kita tahu itu tidak benar. Jangan biarkan ketakutan membuat kita menyembunyikan dosa; lebih baik mengaku dan bertobat daripada terus melakukannya.
Ya Allah, jauhkan aku dari tindakan yang harus kusembunyikan. Berilah aku keberanian untuk hidup jujur dan terbuka di hadapan-Mu. Amin.