1 Samuel · Perjanjian Lama · 31 pasal

Kitab 1 Samuel

Ringkasan pasal demi pasal — ketuk pasal mana pun untuk membaca teks lengkapnya dengan konteks.

  1. 1Hana yang Bersedih dan Doa yang DijawabKisah dimulai dengan memperkenalkan Elkana, seorang Lewi dari pegunungan Efraim. Silsilahnya ditelusuri hingga Zuf, menunjukkan latar belakang keluarganya. Ia disebut 'seorang Efraim' karena tinggal di wilayah Efraim.
  2. 2Doa Hana dan Masalah Anak-anak EliSetelah lama mandul dan diejek, Hana mengandung dan melahirkan Samuel. Kini ia mempersembahkan anaknya untuk melayani di rumah TUHAN, dan meledaklah pujian syukur kepada Tuhan.
  3. 3Panggilan Tuhan di Malam HariSamuel, masih muda, melayani TUHAN di bawah pengawasan imam Eli. Pada masa itu, firman TUHAN jarang dan penglihatan tidak sering, menunjukkan kekeringan rohani di Israel.
  4. 4Tabut Allah DirampasPerkataan Samuel telah tersebar ke seluruh Israel, tetapi belum ada catatan bahwa Samuel ikut berperang. Bangsa Israel maju menghadapi Filistin, dan mereka berkemah di dekat Eben-Haezer, sedangkan Filistin di Afek. Ini adalah awal dari konflik militer yang menentukan.
  5. 5Tabut Allah di negeri FilistinSetelah kalah dari Filistin di Eben-Haezer, Tabut Allah dirampas dan dibawa ke Asdod, kota pusat penyembahan Dagon. Ini pukulan berat bagi Israel, karena Tabut melambangkan kehadiran TUHAN.
  6. 6Tabut Dikembalikan ke IsraelSetelah dikalahkan oleh orang Filistin, Tabut Allah tertawan di negeri mereka selama tujuh bulan. Ini adalah masa penantian dan penderitaan bagi Israel, tetapi juga masa di mana Allah menunjukkan kuasa-Nya di tengah musuh.
  7. 7Samuel Memimpin Israel kepada KemenanganSetelah dikembalikan oleh orang Filistin, tabut Allah dibawa ke Kiryat-Yearim. Orang-orang menempatkannya di rumah Abinadab, dan Eleazar ditugaskan untuk menjaganya, menandakan penerimaan dan penghormatan.
  8. 8Israel Meminta Seorang RajaSamuel, yang telah memimpin Israel sebagai hakim seumur hidupnya, kini sudah tua. Di masa tuanya, ia mengangkat anak-anaknya, Yoel dan Abia, untuk meneruskan tugasnya sebagai hakim di Bersyeba, kota di selatan Israel.
  9. 9Saul Bertemu SamuelKisah dimulai dengan memperkenalkan Kish, seorang Benyamin yang kaya dan terpandang. Silsilahnya dicatat untuk menunjukkan latar belakang keluarga Saul.
  10. 10Saul Diurapi Raja, Diteguhkan, dan Diangkat di MizpaSamuel mengambil buli-buli berisi minyak dan menuangkannya ke atas kepala Saul sebagai tanda pengurapan. Ini adalah momen pribadi dan kudus di mana Saul secara diam-diam diangkat menjadi raja atas Israel.
  11. 11Saul Menyelamatkan Yabesh-GileadNahas, raja Amon, mengepung kota Yabesh-Gilead. Penduduk kota yang ketakutan menawarkan diri untuk melayani Nahas, asalkan dia membuat perjanjian damai dengan mereka.
  12. 12Samuel Mengecam Permintaan akan RajaSetelah Saul diurapi sebagai raja, Samuel, yang sudah tua, berdiri di hadapan bangsa Israel untuk meresmikan transisi kepemimpinan. Ia menyatakan bahwa ia telah memenuhi permintaan mereka dengan mengangkat seorang raja, menegaskan bahwa raja itu kini memimpin mereka.
  13. 13Ketidaktaatan Saul dan Penolakan AllahAyat ini mencatat durasi pemerintahan Saul, meskipun angkanya membingungkan karena teksnya sulit. Penulis menegaskan bahwa Saul telah menjadi raja dan memerintah atas Israel, menandai transisi dari hakim-hakim ke monarki.
  14. 14Keberanian Yonatan dan Kemenangan IsraelYonatan, putra Saul, diam-diam mengajak pembawa senjatanya untuk menyerang pasukan Filistin. Mereka tidak memberi tahu Saul, menunjukkan keberanian dan inisiatif pribadi dalam peperangan.
  15. 15Ketaatan Lebih Baik daripada KurbanSamuel menyampaikan pesan langsung dari Tuhan kepada Saul, mengingatkannya bahwa Tuhan telah mengurapi dia sebagai raja. Ia menegaskan pentingnya mendengarkan firman Tuhan, sebagai pendahuluan dari perintah untuk menghukum orang Amalek.
  16. 16Daud Diurapi Menjadi RajaTUHAN menegur Samuel yang masih berduka atas Saul, dan memerintahkannya pergi ke Betlehem untuk mengurapi salah satu anak Isai. Dia memberi petunjuk bahwa Dia sendiri yang akan menunjukkan siapa yang harus diurapi.
  17. 17Daud dan Goliat: Iman yang Mengalahkan RaksasaOrang Filistin mengumpulkan tentara dan berkemah di antara Sokho dan Azeka, sementara Saul serta orang Israel berkemah di Lembah Elah. Kedua pasukan saling berhadapan, siap bertempur.
  18. 18Daud dan Yonatan: Persahabatan di Tengah KecemburuanSetelah Daud berbicara dengan Saul, Yonatan merasakan ikatan yang mendalam dengan Daud, seperti jiwa mereka menyatu. Yonatan mengasihi Daud seperti dirinya sendiri, menandakan persahabatan yang luar biasa.
  19. 19Daud Diburu SaulSaul secara terang-terangan menyuruh Yonatan dan para pegawainya untuk membunuh Daud, yang dianggapnya ancaman. Namun Yonatan, putranya, justru sangat menyukai Daud, sehingga konflik batin mulai terjadi.
  20. 20Perjanjian Daud dan YonatanDaud baru saja melarikan diri dari Nayot di Rama setelah Saul mencoba menangkapnya. Kini ia menghadap Yonatan untuk menanyakan apa kesalahannya di mata Saul, karena Saul ingin membunuhnya.
  21. 21Daud Melarikan Diri ke NobDaud datang ke Nob, kota imam, untuk mencari perlindungan dan perbekalan. Ahimelekh gemetar saat melihatnya, karena Daud datang sendirian, tidak seperti biasanya yang diikuti pengawal. Ahimelekh bertanya mengapa Daud seorang diri.
  22. 22Pelarian Daud dan Pembantaian NobSetelah kabur dari Saul, Daud mencari perlindungan di gua Adulam. Keluarganya mendengar lokasinya dan datang menemuinya di sana.
  23. 23Daud Melarikan Diri dan Diselamatkan TuhanSetelah Daud melarikan diri dari Saul, ia mendengar kabar bahwa orang Filistin menyerang kota Kehila dan merampok hasil panen di tempat pengirikan. Ayat ini memulai peristiwa di mana Daud harus memutuskan langkah berikutnya dengan bimbingan Tuhan.
  24. 24Daud menyayangkan nyawa SaulSaul baru saja kembali dari pertempuran melawan orang Filistin dan mendapat kabar bahwa Daud ada di daerah En-Gedi. Saat itu Daud dan orang-orangnya sedang bersembunyi di gua-gua batu karang di padang gurun.
  25. 25Nabal dan Abigail: Hikmat Meredakan AmarahSamuel, nabi terakhir Israel, meninggal dan dimakamkan di Rama. Daud, yang sedang dalam pelarian dari Saul, meninggalkan tempat itu menuju Padang Gurun Paran.
  26. 26Daud Mengampuni Saul di Bukit HakhilaOrang-orang Zif, yang sebelumnya telah melaporkan Daud kepada Saul (lih. 1 Sam 23:19), kini datang lagi ke Gibea untuk memberi tahu Saul bahwa Daud bersembunyi di Bukit Hakhila. Ini menunjukkan bahwa Daud tidak aman bahkan di daerahnya sendiri.
  27. 27Daud Berlindung di Negeri FilistinSetelah bertahun-tahun dikejar Saul, Daud merasa putus asa. Ia berpikir bahwa pada akhirnya ia akan mati di tangan Saul, sehingga ia memutuskan untuk mencari perlindungan di negeri Filistin, musuh Israel.
  28. 28Saul dan Dukun di En-DorOrang Filistin mengerahkan pasukan besar untuk menyerang Israel. Akhis, raja Filistin, meminta Daud dan para pengikutnya untuk ikut berperang di pihak Filistin, yang menempatkan Daud dalam posisi sulit karena ia seharusnya setia kepada Israel.
  29. 29Daud Ditolak oleh Para Panglima FilistinOrang Filistin menggerakkan seluruh pasukan mereka ke Afek, sementara orang Israel berkemah di dekat mata air di Yizreel. Ini adalah persiapan untuk perang besar antara Filistin dan Israel.
  30. 30Daud mengejar musuh dan memulihkan semuanyaDaud dan pasukannya kembali setelah tiga hari perjalanan, tetapi mendapati Ziklag telah diserbu dan dibakar habis oleh orang Amalek. Semua penduduk, termasuk keluarga mereka, telah ditawan.
  31. 31Kematian Saul dan Anak-anaknyaOrang Filistin menyerang Israel di Pegunungan Gilboa. Israel kalah telak dan banyak tentara mati. Ini adalah awal dari kekalahan yang berujung pada kematian Saul dan anak-anaknya.