Para pemimpin mendekati Yeremia
Yeremia 42:1-22
Yeremia Menasihati Yohanan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Para pemimpin datang meminta doa
Setelah Yerusalem dihancurkan, sisa rakyat Yehuda dipimpin oleh Yohanan dan lainnya mendekati Yeremia. Mereka memohon agar Yeremia berdoa kepada TUHAN untuk meminta petunjuk.
Di mana
Mizpa (atau dekat Betlehem)
Di tempat tinggal sementara para pengungsi, siang hari.
Kapan
~586 SM
Setelah kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Penulis/Editor
Narator yang mencatat peristiwa setelah kejatuhan Yerusalem.
Kepada
Pembaca
Orang yang membaca atau mendengar kitab ini.
Arti tiap ayat
Penjelasan Yeremia 42:1-22 Ayat per Ayat
Yeremia 42:1
Ayat ini menunjukkan bahwa setelah kejatuhan Yerusalem, sisa-sisa bangsa Yehuda, termasuk para pemimpin militer dan rakyat biasa, datang bersama-sama kepada Nabi Yeremia. Mereka datang dengan satu tujuan: mencari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:2
Orang-orang memohon Yeremia untuk berdoa kepada Tuhan bagi mereka, mengakui bahwa mereka hanya sedikit yang tersisa. Mereka menyadari betapa gentingnya keadaan mereka dan bahwa mereka sangat membutuhkan pertolongan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:3
Permintaan mereka jelas: mereka ingin Tuhan menunjukkan jalan yang harus ditempuh dan hal yang harus dilakukan. Ini adalah sikap yang benar—mencari bimbingan spesifik dari Allah sebelum mengambil langkah. Mereka tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:4
Yeremia berjanji akan berdoa kepada Tuhan dan menyampaikan apa pun yang Tuhan firmankan, tanpa menyembunyikan apa pun. Ini menunjukkan integritas seorang nabi: ia setia menyampaikan kebenaran, baik atau buruk. Ini juga…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:5
Mereka memanggil Tuhan sebagai 'Saksi yang benar dan setia', berjanji akan melakukan semua yang Tuhan firmankan. Ini adalah ikrar yang serius, mengundang Tuhan untuk menjadi saksi atas komitmen mereka. Ini menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:6
Mereka menyatakan akan mematuhi suara Tuhan, entah itu baik atau buruk, karena mereka percaya bahwa menaati Tuhan membawa kebaikan. Ini adalah ekspresi ketaatan total, meskipun mereka belum tahu apa yang Tuhan akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:7
Yeremia menunggu 10 hari sebelum Tuhan menjawab. Ini menunjukkan bahwa jawaban Tuhan kadang tidak datang instan, tetapi kita harus sabar menantikan firman-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:8
Yeremia memanggil semua orang, dari yang kecil sampai besar, untuk menyampaikan firman Tuhan. Ini menunjukkan bahwa pesan Tuhan untuk semua orang, tidak peduli status mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:9
Yeremia menyampaikan firman Tuhan yang menjawab permohonan mereka. Tuhan mendengar doa umat-Nya dan memberi petunjuk lewat nabi-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:10
Tuhan berjanji akan membangun dan menanam umat-Nya jika mereka tinggal di negeri itu. Ini adalah tawaran pemulihan dan berkat asalkan mereka taat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:11
Tuhan menenangkan ketakutan mereka terhadap raja Babel. Dia menyatakan kehadiran-Nya sebagai pembebas dan penolong, jadi mereka tidak perlu takut.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:12
Tuhan akan menunjukkan belas kasihan dan membuat raja Babel bermurah hati kepada mereka, memulangkan mereka ke tanah air. Ini janji pemulihan yang penuh kasih.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:13
Ayat ini mengingatkan kita bahwa separuh hati tidaklah cukup. Orang-orang Yehuda berkata mereka akan taat kepada Tuhan, tetapi mereka sudah punya rencana pergi ke Mesir. Tuhan tahu hati kita, dan Dia tidak bisa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:14
Orang-orang berpikir pergi ke Mesir akan membuat mereka aman dari perang dan kelaparan. Mereka berharap tempat yang baru akan menyelesaikan masalah, tetapi mereka tidak bertanya kepada Tuhan. Ayat ini menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:15
Tuhan dengan tegas memperingatkan bahwa jika mereka bersikeras pergi ke Mesir, bencana yang mereka takuti justru akan menimpa mereka. Ini bukan ancaman kosong, melainkan konsekuensi dari ketidaktaatan. Melarikan diri…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:16
Tuhan berkata bahwa pedang dan kelaparan yang mereka takuti akan mengejar mereka sampai ke Mesir. Tidak ada tempat yang aman di luar kehendak Tuhan. Masalah yang mereka coba hindari justru akan menjadi kenyataan di…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:17
Ayat ini menegaskan bahwa semua orang yang pergi ke Mesir akan mati oleh pedang, kelaparan, dan penyakit sampar. Tidak ada yang akan selamat. Ini menunjukkan keseriusan dosa ketidaktaatan dan konsekuensi yang fatal.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:18
Tuhan mengingatkan bahwa murka-Nya akan dicurahkan kepada mereka sama seperti murka-Nya kepada Yerusalem. Mereka yang pergi ke Mesir akan menjadi kutuk dan hinaan, dan tidak akan pernah melihat tanah air mereka lagi.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:19
TUHAN memperingatkan sisa Yehuda dengan tegas: jangan pergi ke Mesir. Ini adalah peringatan terakhir yang disampaikan melalui Yeremia, menegaskan bahwa keputusan mereka untuk pergi ke Mesir adalah melanggar kehendak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:20
Ayat ini mengingatkan bahwa mereka telah meminta Yeremia untuk berdoa dan berjanji akan melakukan apa pun yang Tuhan firmankan. Namun, sekarang setelah pesan itu disampaikan, mereka tidak taat. Ini menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:21
Yeremia menyatakan bahwa dia telah menyampaikan semua yang Tuhan firmankan, tetapi mereka tidak mau menaatinya. Ini menegaskan bahwa mereka telah memilih untuk tidak taat, dan konsekuensinya akan mereka tanggung…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 42:22
Ayat ini mengumumkan hukuman: mereka akan mati oleh pedang, kelaparan, dan penyakit sampar di Mesir, tempat yang mereka pilih untuk berlindung. Ini adalah peringatan terakhir yang serius, menegaskan bahwa pelarian dari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →