Kematian di negeri asing

Yeremia 42:17

Peringatan untuk Tidak ke Mesir

PerikopYeremia Menasihati Yohanan · Yeremia 42:1-22 →
“Begitulah semua orang yang menghadapkan wajahnya untuk pergi ke Mesir, untuk tinggal di sana, mereka akan mati oleh pedang, oleh kelaparan, dan oleh penyakit sampar. Tidak seorang pun dari mereka akan tersisa atau terluput dari bencana yang akan Aku timpakan ke atas mereka.’”

Yeremia 42:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 42:17?

Ayat ini menegaskan bahwa semua orang yang pergi ke Mesir akan mati oleh pedang, kelaparan, dan penyakit sampar. Tidak ada yang akan selamat. Ini menunjukkan keseriusan dosa ketidaktaatan dan konsekuensi yang fatal.

Latar belakang

Kepastian kematian bagi yang ke Mesir

TUHAN menegaskan bahwa semua yang pergi ke Mesir akan mati oleh pedang, kelaparan, dan penyakit sampar. Tidak ada yang tersisa atau terluput dari bencana yang akan Dia timpakan.

Di mana

Mizpa

Dekat kota Mizpa, di daerah Yehuda

Kapan

~587 SM

Setelah kejatuhan Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem dihancurkan
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia

S

Kepada

Sisa Yehuda

Kelompok yang tersisa setelah kehancuran Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁאָר

sha'ar · tersisa

berarti sisa yang selamat setelah bencana

פָּלִיט

palit · terluput

orang yang melarikan diri atau lolos dari bahaya

רָעָה

ra'ah · bencana

kejahatan, malapetaka, atau kehancuran

Kata-kata ini menunjukkan bahwa tidak ada harapan keselamatan bagi yang melawan perintah TUHAN; mereka akan benar-benar binasa tanpa sisa.

Tahukah kamu

Tiga hukuman yang sama

Pedang, kelaparan, dan penyakit sampar adalah tiga hukuman yang sering disebutkan dalam Yeremia sebagai bentuk murka TUHAN.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 42:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 42:17

✕  Sering dikira

Menganggap TUHAN kejam karena menghancurkan tanpa belas kasihan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah konsekuensi dari ketidaktaatan yang terus-menerus, bukan tindakan sewenang-wenang.

✕  Sering dikira

Mengira peringatan ini tidak relevan karena kita tidak hidup di zaman itu.

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya tetap: Tuhan menepati janji-Nya, baik berkat maupun kutuk.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 42:17

Ketidaktaatan kepada Tuhan bukan hal sepele. Setiap keputusan yang kita ambil di luar kehendak-Nya bisa membawa kehancuran. Mari kita belajar untuk menaati Tuhan, bahkan ketika perintah-Nya tampak tidak masuk akal.

Tuhan, jauhkan aku dari jalan yang membawa kehancuran; berikan aku hati yang taat dan rendah hati, Amin.