Janji untuk yang Tinggal

Yeremia 42:10

Peringatan untuk Jangan ke Mesir

‘Jika kamu benar-benar akan tinggal di negeri ini, Aku akan mendirikanmu dan tidak akan merobohkanmu, Aku akan menanammu, dan tidak akan mencabutmu karena Aku akan menyesali bencana yang telah Aku datangkan kepadamu.

Yeremia 42:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 42:10?

Tuhan berjanji akan membangun dan menanam umat-Nya jika mereka tinggal di negeri itu. Ini adalah tawaran pemulihan dan berkat asalkan mereka taat.

Latar belakang

Janji TUHAN bagi Mereka yang Tinggal

Setelah Yerusalem jatuh, sisa Yehuda berencana lari ke Mesir karena takut pada Babel. Mereka meminta Yeremia berdoa meminta petunjuk. Setelah sepuluh hari, TUHAN menjawab: jika mereka tinggal di negeri itu, Ia akan membangun dan menanam mereka, dan tidak akan mencabut.

Di mana

Tempat dekat Betlehem

Di perkemahan pengungsi

Kapan

~587 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem jatuh
Pembunuhan Gedalya
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, ~60 tahun

S

Kepada

Sisa Yehuda

Orang-orang yang tersisa di Yehuda setelah kehancuran Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּנָה

banah · mendirikan

membangun, mendirikan kembali

נָטַע

nata · menanam

menanam, menetapkan

נָחַם

nacham · menyesali

menyesal, terhibur, berubah pikiran

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa TUHAN berkomitmen memulihkan umat-Nya yang setia, dan kesediaan-Nya untuk bertobat dari hukuman jika mereka berbalik.

Tahukah kamu

Bahasa Pertanian

Kata 'mendirikan' dan 'menanam' sering dipakai untuk hubungan TUHAN dengan umat-Nya, seperti di Yeremia 1:10, menunjukkan pemulihan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 42:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 42:10

✕  Sering dikira

TUHAN berjanji bahwa orang yang tinggal akan bebas dari segala bahaya.

✓  Yang sebenarnya

Janji ini tetap dalam konteks hukuman; yang tinggal akan selamat, tetapi tetap harus menghadapi tantangan.

✕  Sering dikira

Menyesali berarti TUHAN berubah pikiran sepenuhnya.

✓  Yang sebenarnya

Di sini 'menyesal' menunjukkan bahwa TUHAN membatalkan hukuman karena pertobatan umat, bukan bahwa Ia berubah dari rencana kekal-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 42:10

Ketaatan membuka pintu berkat Tuhan. Ada kalanya kita harus tetap tinggal dan berakar, bukan lari dari masalah, untuk mengalami pemulihan.

Tuhan, beri aku hati yang taat dan mau tinggal dalam rencana-Mu, walau terkadang sulit. Amin.