Panggilan Sang Ayah
Amsal 5:1-23
Peringatan Mengenai Perzinaan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Nasihat Ayah yang Serius
Salomo menyapa anaknya dengan panggilan sayang 'Anakku' dan memintanya memperhatikan hikmat. Ia ingin anaknya mencondongkan telinga, menunjukkan keseriusan pesan yang akan disampaikan.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, penulis Amsal, ~40 tahun
Kepada
Anaknya
Putra raja, remaja atau muda
Arti tiap ayat
Penjelasan Amsal 5:1-23 Ayat per Ayat
Amsal 5:1
Ayat ini adalah ajakan dari seorang ayah kepada anaknya untuk memperhatikan hikmat dan pengertian. Artinya, kita harus sungguh-sungguh mendengarkan dan meresapi ajaran yang benar, agar hidup kita berjalan dengan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:2
Ayat ini menjelaskan tujuan dari memperhatikan hikmat, yaitu agar kita dapat memelihara petunjuk dan menjaga pengetahuan. Artinya, hikmat bukan hanya untuk didengar, tetapi juga untuk diterapkan dalam sikap dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:3
Ayat ini menggambarkan bujukan orang yang tidak bermoral, yang perkataannya manis seperti madu dan licin seperti minyak. Artinya, godaan sering kali datang dengan rayuan yang tampak menarik, tetapi sebenarnya menipu.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:4
Ayat ini mengingatkan bahwa akhir dari perbuatan dosa adalah kepahitan dan kehancuran. Meskipun awalnya terasa nikmat, akibatnya akan pahit seperti empedu dan tajam seperti pedang yang melukai.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:5
Ayat ini menegaskan bahwa jalan orang yang bejat menuju kepada maut dan kebinasaan. Artinya, dosa membawa kepada kematian rohani dan pemisahan dari Allah, bukan kepada kehidupan yang sesungguhnya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:6
Ayat ini menyatakan bahwa orang yang menempuh jalan sesat tidak memikirkan tujuan hidupnya dan tidak menyadari bahwa jalannya tidak stabil. Artinya, tanpa hikmat, kita akan tersesat dan tidak tahu arah kehidupan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:7
Ayat ini adalah permohonan yang sangat serius dari seorang ayah kepada anak-anaknya untuk mendengarkan perkataannya dengan sungguh-sungguh dan tidak menyimpang dari ajaran yang benar.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:8
Ayat ini menasihatkan untuk menjaga jarak dari godaan, terutama dalam hal imoralitas seksual. Artinya, jangan mendekati situasi yang bisa membuat kita jatuh ke dalam dosa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:9
Ayat ini memperingatkan bahwa jika kita tidak menjauhi percabulan, kita akan kehilangan kehormatan, masa muda, dan jerih payah kita kepada orang lain yang tidak layak.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:10
Ayat ini melanjutkan peringatan bahwa jika kita terlibat dengan percabulan, orang asing akan menikmati kekayaan dan hasil kerja keras kita, dan hidup kita menjadi sia-sia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:11
Ayat ini menunjukkan bahwa akibat dari perbuatan dosa pada akhirnya adalah penyesalan yang mendalam, ketika tubuh dan jiwa telah hancur karena gaya hidup yang salah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:12
Ayat ini menggambarkan penyesalan yang mendalam dari seseorang yang menyadari bahwa ia telah membenci didikan dan teguran, yang seharusnya menyelamatkannya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:13
Ayat ini mengungkapkan penyesalan orang yang menolak didikan dan teguran. Ia mengakui bahwa ia tidak mendengarkan suara guru-gurunya dan tidak mencondongkan telinga kepada para pengajarnya. Ini menunjukkan bahwa sikap…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:14
Ayat ini menggambarkan akibat dari hidup yang tidak berpegang pada hikmat: hampir terperosok ke dalam malapetaka di tengah-tengah jemaat. Ini menunjukkan bahwa kebodohan dapat membawa seseorang ke dalam kehancuran…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:15
Ayat ini menggunakan metafora air untuk menggambarkan kesetiaan dalam pernikahan. Kamu diingatkan untuk minum air dari tadah airmu sendiri, artinya menikmati hubungan intim dengan pasanganmu sendiri, bukan mencari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:16
Ayat ini adalah pertanyaan retoris: 'Haruskah mata airmu terpencar keluar, dan aliran-aliran airmu di jalan-jalan?' Ini menggambarkan bahaya perselingkuhan yang menyebarkan keintiman kepada orang lain, tidak lagi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:17
Ayat ini menekankan bahwa air (kasih) harusnya hanya untuk dirimu sendiri, bukan bagi orang asing. Artinya, kasih dan keintiman dalam pernikahan adalah eksklusif, tidak untuk dibagikan kepada orang lain.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:18
Ayat ini mengajak untuk bersukacita dengan istri masa muda, yaitu pasangan hidup yang setia. Ini adalah panggilan untuk menikmati berkat pernikahan bersama pasangan dan bersyukur atas sumber kebahagiaan yang telah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:19
Ayat ini menggambarkan kebahagiaan pernikahan yang setia. Istri masa muda adalah pasangan hidup yang diberikan Allah, dan suami diajak untuk selalu bersukacita dan terpesona oleh kasihnya, seperti menikmati keindahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:20
Ayat ini adalah pertanyaan retoris yang menegaskan kebodohan dari tergoda oleh godaan di luar pernikahan. Mengapa kita mencari kepuasan dari orang lain ketika kita sudah memiliki istri yang setia?
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:21
Tuhan melihat dan menilai semua perbuatan manusia. Tidak ada yang tersembunyi dari hadapan-Nya, dan setiap langkah kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:22
Kesalahan orang fasik akan menjadi jerat bagi dirinya sendiri. Dosa-dosa mereka seperti tali yang mengikat mereka, sehingga mereka tidak dapat lepas dari akibatnya. Dosa menghancurkan dari dalam.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 5:23
Orang fasik mati karena kurangnya disiplin dan kebodohan mereka sendiri. Mereka tersesat karena menolak didikan dan hikmat, sehingga kehancuran adalah akibat yang wajar dari pilihan mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →