Bahaya Bujukan
Amsal 5:3
Jauhi Perempuan Jalang, Nikmati Istrimu
“Sebab, bibir perempuan jalang meneteskan madu, dan langit-langit mulutnya lebih licin daripada minyak.”Amsal 5:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena bibir perempuan jalang menitikkan tetesan madu dan langit- Amsal 5.4–11 15 langit mulutnya lebih licin dari pada minyak,”Amsal 5:3 · TB
Terjemahan Baru
“Perempuan nakal, mulutnya semanis madu dan kata-katanya memikat hati,”Amsal 5:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bujukan istri orang manis seperti tetesan madu, dan kata-katanya lihai merayu.”Amsal 5:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For the lips of a strange woman drop as an honeycomb, and her mouth is smoother than oil:”Amsal 5:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 5:3?
Ayat ini menggambarkan bujukan orang yang tidak bermoral, yang perkataannya manis seperti madu dan licin seperti minyak. Artinya, godaan sering kali datang dengan rayuan yang tampak menarik, tetapi sebenarnya menipu.
Latar belakang
Perumpamaan Perempuan Jalang
Salomo mulai memperingatkan tentang bahaya perempuan jalang. Kata-katanya manis seperti madu dan licin seperti minyak, tetapi itu hanya penampilan luar yang menipu.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, penulis Amsal, ~40 tahun
Kepada
Anaknya
Putra raja, remaja atau muda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שִׂפְתֵי
siftei · bibir
Bagian mulut yang digunakan untuk berbicara, melambangkan kata-kata.
תִּטֹּפְנָה
titofenah · meneteskan
Menetes atau mengalir seperti tetesan air, menggambarkan kata-kata yang terus keluar.
נֹפֶת
nofet · madu
Madu murni atau manis, melambangkan daya tarik yang menyenangkan.
Kata-kata yang manis tidak selalu jujur; kemanisan bisa menjadi tipuan untuk menyembunyikan bahaya maut.
Tahukah kamu
Madu di zaman Alkitab
Madu adalah makanan manis yang paling umum di zaman Alkitab, sering digunakan sebagai perumpamaan untuk sesuatu yang menarik dan menyenangkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 5:3
Amsal 5:4
Kontras langsung
“Namun, pada akhirnya, dia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua.”
Amsal 2:16
Perempuan asing
“Supaya engkau dilepaskan dari perempuan asing, dari perempuan asing yang licin perkataannya.”
Mazmur 55:21
Licin tapi bahaya
“Kata-katanya lebih licin dari mentega, tetapi hatinya berisi peperangan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 5:3
✕ Sering dikira
Menganggap ini hanya tentang dosa seksual secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga bisa menjadi metafora untuk segala godaan yang tampak baik tetapi menyesatkan.
✕ Sering dikira
Mengira 'perempuan jalang' selalu berarti pelacur jalanan.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, bisa merujuk pada wanita yang menggoda dengan kata-kata, termasuk mereka yang tidak selalu berprofesi sebagai pelacur.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 5:3
Kita harus waspada terhadap orang-orang yang berkata manis untuk menjerumuskan kita. Jangan mudah terpikat oleh pesona luar, tetapi ujilah motivasi dan buah dari setiap ajaran atau hubungan.
Tuhan, berikan aku kepekaan untuk mengenali tipu daya di balik kata-kata yang manis, dan berilah aku kekuatan untuk menolaknya. Amin.