Datang ke Dataran Moab
Bilangan 22:1-20
Bileam dan Raja Moab
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Israel di Ambang Kanaan
Setelah mengalahkan raja-raja Amori, Israel bergerak ke dataran Moab, tepat di seberang Yerikho. Mereka siap memasuki tanah yang dijanjikan, dan posisi ini strategis untuk menyeberangi sungai Yordan. Kehadiran mereka di sana membuat kerajaan Moab cemas.
Di mana
Dataran Moab
Di seberang Sungai Yordan dekat Yerikho · siang hari
Kapan
~1406 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Penulis Bilangan
Tradisi Yahudi mengaitkan dengan Musa, ~1400 SM
Kepada
Umat Israel
Generasi yang akan masuk Tanah Perjanjian
Arti tiap ayat
Penjelasan Bilangan 22:1-20 Ayat per Ayat
Bilangan 22:1
Ayat ini mencatat bahwa umat Israel berkemah di dataran Moab, di seberang Sungai Yordan, dekat Yerikho, sebelum memasuki tanah Kanaan. Ini menunjukkan perjalanan panjang mereka dari Mesir menuju tanah yang dijanjikan,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:2
Balak, raja Moab, melihat segala yang dilakukan Israel terhadap orang Amori. Ini menunjukkan bahwa kabar tentang kekuatan Israel dan kemenangan mereka telah tersebar luas, sehingga menimbulkan ketakutan dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:3
Bangsa Moab sangat takut terhadap orang Israel karena jumlah mereka banyak, sehingga mereka merasa ciut hati. Ketakutan ini muncul karena mereka melihat kekuatan Israel dan mengira bahwa Israel akan menyerang mereka…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:4
Orang Moab berkata kepada tua-tua Midian tentang kekhawatiran mereka bahwa Israel akan menghabiskan segala sesuatu di sekitar mereka, seperti belalang memakan rumput. Mereka melihat Israel sebagai ancaman besar yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:5
Balak mengirim utusan kepada Bileam untuk datang dan mengutuk Israel. Bileam dikenal sebagai seorang yang memiliki kuasa berkata-kata, sehingga Balak berpikir bahwa kutukannya akan melemahkan Israel dan membuat mereka…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:6
Balak meminta Bileam untuk datang dan mengutuk Israel, karena dia percaya bahwa berkat atau kutukan dari Bileam akan berpengaruh pada nasib bangsa itu. Ini menunjukkan bahwa banyak orang percaya bahwa kata-kata…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:7
Tua-tua Moab dan Midian membawa uang untuk upah tenung kepada Bileam. Ini menunjukkan bahwa mereka sangat serius meminta Bileam mengutuk Israel, karena mereka percaya kutuknya akan melemahkan bangsa Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:8
Bileam menanggapi utusan Balak dengan mengatakan bahwa dia akan menanyakan dahulu kepada TUHAN. Ini menunjukkan bahwa Bileam, meskipun seorang nabi, mau mencari kehendak Tuhan sebelum mengambil keputusan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:9
Allah datang kepada Bileam dan bertanya siapa orang-orang yang bersamanya. Ini menunjukkan bahwa Allah terlibat langsung dalam situasi tersebut dan ingin mengetahui maksud kedatangan mereka, sekaligus memberi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:10
Bileam menjawab bahwa Balak, raja Moab, telah mengirim utusan untuk memintanya datang dan mengutuk bangsa Israel yang telah keluar dari Mesir dan menduduki negeri itu.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:11
Bileam mengulangi permintaan Balak: untuk datang dan mengutuk bangsa Israel, karena Balak percaya bahwa kutukan Bileam akan membuat Israel lemah sehingga ia bisa mengalahkan mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:12
Allah dengan tegas melarang Bileam pergi bersama mereka dan mengutuk bangsa Israel, karena Israel telah diberkati oleh Allah. Ini menunjukkan bahwa Allah melindungi umat-Nya dan tidak akan membiarkan mereka dikutuk.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:13
Bileam bangun pagi-pagi dan menyampaikan kepada para utusan Balak bahwa TUHAN tidak mengizinkan dia pergi bersama mereka. Ini menunjukkan ketaatan awal Bileam kepada Allah, meskipun ada tawaran dari raja Moab.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:14
Para pemimpin Moab kembali kepada Balak dan melaporkan bahwa Bileam menolak ikut. Ini menunjukkan bahwa Bileam pada awalnya menolak tawaran Balak, tetapi Balak tidak menyerah dan mengirim utusan lagi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:15
Balak mengirim utusan lagi, kali ini lebih banyak dan lebih terhormat dari yang pertama, dengan harapan dapat membujuk Bileam. Ini menunjukkan betapa gigihnya Balak untuk mendapatkan kutukan atas Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:16
Utusan Balak menyampaikan pesan pribadi dari Balak, yang memohon Bileam datang tanpa halangan. Balak menawarkan upah besar dan janji untuk melakukan apa pun yang Bileam minta.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:17
Balak berjanji memberi Bileam upah besar dan melakukan apa pun yang dia minta, asalkan dia datang dan mengutuk Israel. Ini menunjukkan bahwa Balak sangat ingin mengalahkan Israel dengan cara apa pun.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:18
Bileam menjawab bahwa ia tidak akan melanggar perintah TUHAN, meskipun Balak memberikan istana penuh emas dan perak. Ia menegaskan hanya akan melakukan apa yang TUHAN firmankan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:19
Bileam menjawab bahwa meskipun Balak menawarinya emas dan perak, ia tidak akan melanggar perintah Tuhan. Ia meminta para utusan untuk bermalam agar ia dapat mendengar apa yang Tuhan katakan lagi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 22:20
Malam itu, Allah datang kepada Bileam dan mengizinkan dia pergi bersama mereka, tetapi dengan syarat ia harus melakukan hanya apa yang Allah katakan. Ini menunjukkan bahwa Allah mengizinkan, tetapi tetap membimbing…
Arti lengkap, studi kata & renungan →