TUHAN menanyai Bileam

Bilangan 22:9

Bileam dan Keledai yang Berbicara

Kemudian, Allah datang kepada Bileam dan berfirman, “Siapa orang-orang yang bersamamu?”

Bilangan 22:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 22:9?

Allah datang kepada Bileam dan bertanya siapa orang-orang yang bersamanya. Ini menunjukkan bahwa Allah terlibat langsung dalam situasi tersebut dan ingin mengetahui maksud kedatangan mereka, sekaligus memberi kesempatan Bileam untuk jujur.

Latar belakang

Allah berfirman kepada Bileam

Allah datang kepada Bileam saat malam. Pertanyaan-Nya 'Siapa orang-orang itu?' menunjukkan bahwa Allah tahu segalanya dan ingin menggugah kesadaran Bileam.

Di mana

Petor

Dalam mimpi atau penglihatan

Kapan

~1406 SM

Perjalanan menuju Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bileam menunggu jawaban
TUHAN melarang Bileam pergi
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah

Pencipta langit dan bumi, berdaulat atas segala bangsa

B

Kepada

Bileam

Peramal bayaran dari Petor

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בּוֹא

bo · datang

tiba, menampakkan diri

אֱלֹהִים

Elohim · Allah

jamak keagungan untuk Allah, yang berkuasa

אֵת

et · bersamamu

bersama, menyertai

Pertanyaan Allah 'Siapa orang-orang itu?' bukan mencari informasi, tapi menekankan bahwa Bileam sedang berinteraksi dengan pihak yang bertentangan dengan kehendak Allah.

Tahukah kamu

Allah bertanya?

Dalam Alkitab, Allah sering bertanya untuk mengajak manusia berpikir, bukan karena tidak tahu (lihat Kejadian 3:9).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 22:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 22:9

✕  Sering dikira

Allah tidak tahu siapa orang-orang itu

✓  Yang sebenarnya

Pertanyaan itu retoris untuk menyadarkan Bileam

✕  Sering dikira

Bileam layak menerima wahyu dari Allah

✓  Yang sebenarnya

Allah berdaulat memilih berbicara kepada siapa pun yang dikehendaki-Nya

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 22:9

Allah selalu tahu apa yang terjadi dalam hidup kita, tetapi Dia menghargai kejujuran kita. Saat berdoa, mari kita datang dengan hati terbuka, mengakui segala sesuatu kepada-Nya.

Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu hadir dalam setiap situasi. Tolong aku untuk selalu jujur di hadapan-Mu. Amin.