Hari TUHAN: jarahan dibagi
Zakharia 14:1-21
Kedatangan Kerajaan Allah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Hari TUHAN yang Dinanti
Zakharia menyampaikan nubuat tentang 'hari TUHAN' yang akan datang, ketika Yerusalem akan dijarah dan penduduknya dibagi-bagi. Ini adalah penglihatan tentang penghakiman dan pembebasan yang akan datang, yang menandakan kedaulatan TUHAN atas sejarah.
Di mana
Yerusalem
Di Yerusalem, dalam konteks penglihatan nubuat
Kapan
~520 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Zakharia
Nabi pasca-pembuangan, ~520 SM
Kepada
Bangsa Israel
Orang-orang Yehuda yang kembali dari pembuangan
Arti tiap ayat
Penjelasan Zakharia 14:1-21 Ayat per Ayat
Zakharia 14:1
Ayat ini membuka pasal 14 dengan proklamasi bahwa hari TUHAN telah tiba. Ini adalah hari ketika Tuhan turun tangan secara langsung dalam sejarah, membawa penghakiman dan pembebasan. Hari itu ditandai dengan pertempuran…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:2
Ayat ini menggambarkan penyerangan Yerusalem oleh semua bangsa, yang menghasilkan penaklukan kota, penjarahan rumah, dan kekerasan terhadap perempuan. Separuh penduduk akan dibuang, tetapi sebagian akan tetap tinggal.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:3
Setelah bangsa-bangsa menyerang Yerusalem, Tuhan sendiri akan maju berperang melawan mereka, seperti seorang pejuang di medan perang. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak pasif, tetapi secara aktif campur tangan untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:4
Ayat ini menggambarkan kedatangan Tuhan secara fisik di Bukit Zaitun, yang akan terbelah dua, menciptakan lembah besar. Ini adalah gambaran kuasa Tuhan atas ciptaan dan intervensi-Nya yang nyata dalam sejarah. Bukit…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:5
Ayat ini menggambarkan pelarian umat melalui lembah yang diciptakan oleh terbelahnya Bukit Zaitun. Ini membangkitkan ingatan akan gempa bumi pada zaman Uzia, ketika Tuhan campur tangan secara dramatis. Ayat ini juga…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:6
Ayat ini menggambarkan perubahan kosmik pada hari Tuhan: tidak ada terang, cuaca dingin, dan langit menjadi gelap. Ini adalah gambaran kekacauan dan penghakiman yang mendahului pemulihan. Namun, dalam ayat berikutnya,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:7
Ayat ini menggambarkan suatu hari yang unik yang hanya diketahui oleh TUHAN. Hari itu tidak akan ada terang, cuaca dingin, atau kegelapan seperti biasa, tetapi akan ada terang pada waktu petang. Ini menandakan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:8
Pada masa itu, air kehidupan akan mengalir dari Yerusalem ke laut timur (Laut Mati) dan laut barat (Laut Tengah), dan mengalir sepanjang tahun tanpa berhenti. Ini melambangkan berkat dan kesegaran rohani yang berlimpah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:9
Saat itu, TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; Dia akan menjadi satu-satunya Tuhan dan nama-Nya akan disebut satu. Ini menandakan kedaulatan Allah yang diakui secara universal, di mana semua bangsa akan tunduk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:10
Ayat ini menggambarkan perubahan topografi yang dramatis: daerah-daerah di sekitar Yerusalem akan menjadi seperti Araba-Yordan, lembah yang luas, sementara Yerusalem sendiri akan ditinggikan dan tetap berdiri aman dari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:11
Yerusalem akan dihuni tanpa ada lagi penghukuman atau pemusnahan, dan kota itu akan hidup aman. Ini adalah janji keamanan dan damai yang pasti dari Allah bagi umat-Nya, di mana mereka akan tinggal tanpa takut akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:12
Ayat ini menyatakan tulah yang akan dijatuhkan TUHAN kepada bangsa-bangsa yang memerangi Yerusalem: daging, mata, dan lidah mereka akan membusuk secara mengerikan. Ini menunjukkan konsekuensi serius bagi mereka yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:13
Ayat ini menggambarkan kekacauan yang ditimbulkan Tuhan atas musuh-musuh Yerusalem. Mereka akan dilanda kepanikan dan saling menyerang satu sama lain, menunjukkan bahwa Tuhan berkuasa mengacaukan rencana mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:14
Ayat ini menubuatkan bahwa Yehuda akan ikut berperang mempertahankan Yerusalem, dan hasil jarahan dari bangsa-bangsa lawan akan dikumpulkan, menunjukkan kemenangan total dan berkat materi bagi umat Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:15
Tulah yang sama yang menimpa manusia juga akan menimpa hewan-hewan musuh, seperti kuda, bagal, unta, dan keledai. Ini menunjukkan bahwa kekalahan terjadi secara menyeluruh, tidak ada yang luput dari murka Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:16
Setelah kemenangan, sisa-sisa bangsa yang menyerang Yerusalem akan datang setiap tahun untuk menyembah Tuhan dan merayakan Hari Raya Pondok Daun. Ini menunjukkan bahwa Tuhan akan disembah oleh semua bangsa, dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:17
Bangsa-bangsa yang tidak datang untuk menyembah Tuhan di Yerusalem akan mengalami kekeringan dan tidak mendapat hujan. Ini adalah peringatan bahwa berkat dan pemeliharaan Tuhan berkaitan dengan kesetiaan dan ketaatan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:18
Khususnya Mesir akan terkena tulah jika tidak datang merayakan Hari Raya Pondok Daun, menunjukkan bahwa tidak ada pengecualian bagi bangsa-bangsa yang melawan Tuhan. Semua harus tunduk kepada Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:19
Ayat ini menegaskan bahwa hukuman bagi Mesir dan bangsa-bangsa lain yang tidak datang merayakan Hari Raya Pondok Daun adalah tidak mendapat hujan, yang merupakan lambang berkat dan kehidupan. Ini menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:20
Pada hari itu, segala hal, bahkan yang sekuler seperti lonceng kuda dan peralatan dapur, akan menjadi kudus bagi Tuhan. Ini melambangkan bahwa seluruh aspek kehidupan akan dikuduskan dan dipersembahkan kepada Allah,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Zakharia 14:21
Ayat ini menggambarkan keadaan di mana semua kuali di Yerusalem akan menjadi kudus, dan tidak ada lagi pedagang di Bait Suci. Ini menandakan pemurnian total ibadah, di mana hal-hal duniawi tidak lagi mengganggu…
Arti lengkap, studi kata & renungan →