Bangsa-bangsa menyerbu Yerusalem
Zakharia 14:2
TUHAN Berperang dan Menjadi Raja
PerikopKedatangan Kerajaan Allah · Zakharia 14:1-21 →“Aku akan mengumpulkan semua bangsa untuk memerangi Yerusalem, kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dijarah, dan perempuan-perempuan akan ditiduri. Separuh dari penduduk kota itu harus pergi ke pembuangan, tetapi selebihnya dari umat itu tidak akan dilenyapkan dari kota itu.”Zakharia 14:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi Yerusalem; kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dirampoki dan perempuan- perempuan akan ditiduri. Setengah dari penduduk kota itu harus pergi ke dalam pembuangan, tetapi selebihnya dari bangsa itu tidak akan dilenyapkan dari kota itu.”Zakharia 14:2 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN akan mengumpulkan semua bangsa untuk menyerang Yerusalem. Kota itu akan direbut, rumah-rumahnya dirampoki, dan para wanitanya diperkosa. Setengah dari penduduknya akan diangkut ke pembuangan, tetapi selebihnya akan tinggal di kota itu.”Zakharia 14:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For I will gather all nations against Jerusalem to battle; and the city shall be taken, and the houses rifled, and the women ravished; and half of the city shall go forth into captivity, and the residue of the people shall not be cut off from the city.”Zakharia 14:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zakharia 14:2?
Ayat ini menggambarkan penyerangan Yerusalem oleh semua bangsa, yang menghasilkan penaklukan kota, penjarahan rumah, dan kekerasan terhadap perempuan. Separuh penduduk akan dibuang, tetapi sebagian akan tetap tinggal. Ini adalah gambaran penghakiman yang keras, tetapi juga janji bahwa sisa umat akan diselamatkan.
Latar belakang
Serangan Terhadap Yerusalem
TUHAN menyatakan bahwa Ia akan mengumpulkan semua bangsa untuk berperang melawan Yerusalem. Kota itu akan direbut, rumah-rumah dijarah, dan perempuan-perempuan diperkosa. Separuh penduduk akan dibuang, tetapi sebagian akan tetap tinggal.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan nubuat tentang serangan terhadap kota
Kapan
~520 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Zakharia
Nabi pasca-pembuangan, ~520 SM
Kepada
Bangsa Israel
Orang-orang Yehuda yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָסַף
asaf · mengumpulkan
mengumpulkan, menghimpun, membawa bersama
מִלְחָמָה
milchamah · memerangi
perang, pertempuran; di sini berarti berperang melawan
גָּלָה
galah · pembuangan
pergi ke pengasingan, dibuang
Kata kerja 'mengumpulkan' menunjukkan bahwa TUHAN yang berdaulat memakai bangsa-bangsa untuk menghukum umat-Nya, tetapi juga akan menyisakan sisa yang setia.
Tahukah kamu
Perempuan yang 'ditiduri'
Frasa 'perempuan-perempuan akan ditiduri' adalah eufemisme untuk pemerkosaan, yang sering terjadi dalam peperangan kuno sebagai tanda kekalahan total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 14:2
Zakharia 12:2-3
Yerusalem dihakimi bangsa-bangsa
“Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi cawan yang memusingkan bagi segala bangsa di sekeliling.”
Yoel 3:2
Allah mengumpulkan bangsa-bangsa
“Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan membawa mereka turun ke lembah Yosafat.”
Mikha 4:11
Bangsa-bangsa melawan Zion
“Sekarang banyak bangsa berkumpul melawan engkau”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zakharia 14:2
✕ Sering dikira
Menganggap TUHAN sendiri menyebabkan kejahatan seperti pemerkosaan.
✓ Yang sebenarnya
Teks ini menggambarkan konsekuensi dari dosa umat Allah dan kejahatan manusia, bukan berarti Allah menyetujui kejahatan tersebut.
✕ Sering dikira
Membaca ayat ini sebagai janji bahwa Yerusalem akan selalu aman, padahal justru di sini kota itu jatuh.
✓ Yang sebenarnya
Allah mengizinkan kehancuran sebagai bentuk disiplin dan penghakiman, tetapi juga menjanjikan pemulihan setelahnya.
Renungan
Renungan Singkat Zakharia 14:2
Terkadang hidup terasa seperti diserang dari segala sisi. Namun, Tuhan berjanji bahwa meskipun kita diizinkan melewati masa sulit, Dia tidak akan membiarkan kita dimusnahkan sepenuhnya. Ada sisa yang diselamatkan, menunjukkan bahwa kasih-Nya tetap setia di tengah hukuman.
Ya Tuhan, saat aku menghadapi pencobaan dan serangan, ingatkan aku bahwa Engkau selalu menyisakan sisa yang setia. Peganglah aku erat-erat. Amin.