Zedekia diangkat sebagai raja Yehuda
Yeremia 37:1-21
Yeremia Dipenjarakan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Raja boneka diangkat Babel
Nebukadnezar, raja Babel, menempatkan Zedekia sebagai raja Yehuda menggantikan Konya (Yoyakhin) yang diasingkan. Ini adalah bagian dari strategi Babel untuk menguasai Yehuda.
Di mana
Yerusalem
Konteks sejarah kerajaan Yehuda
Kapan
~588 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis kitab Yeremia
Nabi yang setia menyampaikan firman Tuhan
Kepada
Pembaca kitab
Umat yang ingin memahami sejarah Yehuda
Arti tiap ayat
Penjelasan Yeremia 37:1-21 Ayat per Ayat
Yeremia 37:1
Zedekia diangkat menjadi raja Yehuda oleh Nebukadnezar, raja Babel, menggantikan Konya (Yoyakhin) yang diasingkan. Ini menunjukkan bahwa Yehuda berada di bawah kekuasaan Babel, dan Zedekia adalah raja boneka yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:2
Zedekia, para pejabatnya, dan rakyat Yehuda tidak mau mendengarkan firman Tuhan yang disampaikan melalui Nabi Yeremia. Mereka menolak peringatan Tuhan dan memilih untuk mengikuti keinginan mereka sendiri, yang membawa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:3
Raja Zedekia mengirim utusan kepada Yeremia untuk meminta doa bagi bangsa Yehuda. Meskipun ia tidak taat kepada Tuhan, ia masih mengakui kuasa doa dan mengharapkan pertolongan Tuhan di tengah ancaman Babel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:4
Pada saat itu, Yeremia belum dipenjara, sehingga ia bebas keluar masuk di antara rakyat. Ini menunjukkan bahwa meskipun ia menyampaikan pesan yang tidak populer, ia masih memiliki kebebasan untuk bergerak.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:5
Pasukan Firaun keluar dari Mesir, sehingga orang-orang Kasdim (Babel) yang mengepung Yerusalem menarik diri untuk menghadapi mereka. Ini memberikan harapan palsu kepada Yehuda bahwa mereka akan selamat dari serangan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:6
Tuhan menyampaikan firman-Nya kepada Yeremia sebagai respons terhadap situasi yang terjadi. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berbicara dalam setiap keadaan, baik suka maupun duka, dan Dia tidak tinggal diam.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:7
Tuhan menjawab doa raja melalui Yeremia. Pasukan Firaun yang datang menolong Yehuda akan kembali ke Mesir tanpa hasil, dan Babel akan kembali mengepung Yerusalem. Ini menunjukkan bahwa pertolongan manusia tidak dapat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:8
Tuhan menegaskan bahwa orang-orang Kasdim (Babel) akan kembali, merebut Yerusalem, dan membakarnya dengan api. Ini adalah kepastian hukuman atas dosa Yehuda, meskipun untuk sementara mereka mundur. Rencana Tuhan tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:9
Tuhan memperingatkan agar Yehuda tidak menipu diri sendiri dengan berkata bahwa Babel tidak akan kembali. Mereka tidak akan pergi selamanya. Ini adalah peringatan agar mereka tidak berharap pada hal yang sia-sia,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:10
Bahkan jika Yehuda berhasil mengalahkan seluruh pasukan Babel sampai hanya tersisa orang-orang terluka, mereka akan tetap bangkit dan membakar Yerusalem. Ini menunjukkan betapa pasti dan kuasa hukuman Tuhan; tidak ada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:11
Ketika pasukan Babel mundur karena ancaman Firaun, Yeremia mengambil kesempatan untuk pergi ke tanah Benyamin untuk menerima bagian warisannya. Ini menunjukkan bahwa di tengah situasi genting, Yeremia tetap menjalani…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:12
Yeremia pergi ke tanah Benyamin untuk menerima bagiannya di sana, di antara orang-orang. Ini mungkin untuk mengurus hak miliknya atau tugas kenabian. Namun, di tengah perjalanan, dia ditangkap oleh penjaga pintu…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:13
Yeremia ditangkap saat keluar dari Yerusalem menuju tanah Benyamin untuk menerima bagiannya. Penjaga gerbang menuduhnya mau membelot ke Kasdim, padahal sebenarnya ia hanya mengurus urusan pribadi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:14
Yeremia dengan tegas menyangkal tuduhan Yeria bahwa ia akan bergabung dengan orang Kasdim. Meskipun ia berkata benar, Yeria tidak percaya dan membawanya ke para pejabat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:15
Para pejabat menjadi marah, memukul Yeremia, dan memasukkannya ke penjara di rumah juru tulis Yonatan. Hukuman ini tidak adil karena Yeremia tidak bersalah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:16
Yeremia dimasukkan ke penjara bawah tanah yang mengerikan dan tinggal di sana beberapa waktu. Ini adalah penderitaan yang dialaminya karena kesetiaannya menyampaikan firman Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:17
Raja Zedekia diam-diam memanggil Yeremia untuk menanyakan firman Tuhan. Yeremia menjawab dengan jujur bahwa raja akan diserahkan ke tangan raja Babel, berita yang tidak enak didengar.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:18
Yeremia memprotes ketidakadilan yang dialaminya: ia tidak melakukan dosa terhadap raja, pegawai, atau bangsa, namun dimasukkan ke penjara. Ia meminta keadilan dan belas kasihan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:19
Yeremia mempertanyakan di mana nabi-nabi palsu yang sebelumnya meramalkan bahwa raja Babel tidak akan menyerang Yehuda. Ini menunjukkan bahwa nubuat palsu terbukti salah dan tidak dapat diandalkan, sementara peringatan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:20
Yeremia memohon kepada raja agar tidak dikembalikan ke penjara bawah tanah yang mengerikan, karena takut mati di sana. Ini menunjukkan kemanusiaan Yeremia yang jujur dan rendah hati, serta kepercayaannya kepada raja…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 37:21
Raja Zedekia memberikan sedikit kelonggaran: Yeremia dipindahkan ke pelataran penjagaan dan mendapat jatah roti harian sampai persediaan habis. Ini menunjukkan bahwa meskipun raja tidak sepenuhnya membebaskan Yeremia,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →