Kasdim Kembali dan Membakar Kota

Yeremia 37:8

Nubuat tentang Pengepungan yang Pasti

Orang-orang Kasdim itu akan kembali dan berperang melawan kota ini. Mereka akan merebut kota ini dan membakarnya dengan api.’”

Yeremia 37:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 37:8?

Tuhan menegaskan bahwa orang-orang Kasdim (Babel) akan kembali, merebut Yerusalem, dan membakarnya dengan api. Ini adalah kepastian hukuman atas dosa Yehuda, meskipun untuk sementara mereka mundur. Rencana Tuhan tidak berubah.

Latar belakang

Jangan Menipu Diri: Kota Akan Dibakar

TUHAN memperingatkan agar orang Yehuda tidak menipu diri dengan berpikir Kasdim sudah pergi selamanya. Dia berkata bahwa mereka akan kembali, merebut kota, dan membakarnya dengan api.

Di mana

Yerusalem

Dalam situasi pengepungan yang mereda sementara

Kapan

~588 SM

Kerajaan Yehuda, akhir zaman

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pasukan Kasdim mundur
Bait Allah dibakar
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN (Allah Israel)

Allah yang berdaulat, menyatakan rencana-Nya

N

Kepada

Nabi Yeremia

Nabi yang dipilih untuk menyampaikan pesan keras

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שׁוּב

shuv · kembali

berbalik arah, datang lagi

לָחַם

lacham · berperang

bertempur, berjuang melawan

שָׂרַף

saraf · membakar

menghanguskan dengan api

Pengulangan kata 'shuv' dan 'saraf' menekankan siklus kehancuran: Kasdim yang pergi akan kembali, dan kota yang aman akan menjadi abu. Ini adalah kepastian ilahi yang mengoreksi optimisme palsu.

Tahukah kamu

Api dalam Alkitab Ibrani

Dalam Alkitab Ibrani, api sering menjadi simbol penghakiman Tuhan, seperti dalam kisah Sodom dan Gomora atau pengorbanan di lembah Hinom.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 37:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 37:8

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini berbicara tentang pengepungan yang sudah terjadi.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini bernubuat tentang serangan yang akan datang, bukan yang sedang berlangsung.

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan tidak punya belas kasihan.

✓  Yang sebenarnya

Peringatan ini justru bentuk belas kasihan: memberi kesempatan untuk bertobat dan menyerah.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 37:8

Terkadang kita merasa lega ketika masalah seolah-olah pergi, tetapi itu hanya sementara. Jangan menipu diri dengan berpikir bahwa konsekuensi dosa tidak akan datang. Segera bertobat dan berbalik kepada Tuhan sebelum terlambat, karena hukuman-Nya pasti.

Ya Tuhan, berikan aku keberanian untuk menghadapi kenyataan dan bertobat dari dosa-dosaku, sebelum konsekuensinya datang. Amin.