Israel jahat lagi
Hakim-hakim 3:12-30
Hakim Ehud
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Siklus Kejatuhan Israel
Setelah Otniel wafat, Israel kembali melakukan yang jahat di mata TUHAN. Ini memulai siklus yang akan berulang: umat berdosa, ditindas, berseru, dan diselamatkan. TUHAN memakai Eglon untuk menghukum mereka.
Di mana
Kanaan
Adegan umum, tidak spesifik lokasi
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Kitab Hakim-hakim
Sejarawan Israel, mencatat kemenangan dan kegagalan umat
Kepada
Pembaca Israel
Umat yang perlu diingatkan setia kepada TUHAN
Arti tiap ayat
Penjelasan Hakim-hakim 3:12-30 Ayat per Ayat
Hakim-hakim 3:12
Setelah Otniel meninggal, orang Israel kembali melakukan yang jahat di mata TUHAN. Akibatnya, Tuhan membangkitkan Eglon, raja Moab, untuk menindas mereka. Ini menunjukkan siklus dosa, hukuman, dan penindasan sebagai…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:13
Eglon, raja Moab, membentuk aliansi dengan bani Amon dan Amalek untuk menyerang Israel. Mereka berhasil mengalahkan Israel dan menduduki 'kota pohon kurma', yang kemungkinan adalah Yerikho. Ini menunjukkan bahwa ketika…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:14
Bangsa Israel tunduk di bawah kekuasaan Eglon, raja Moab, selama delapan belas tahun. Ini adalah periode penindasan yang panjang. Mereka harus membayar upeti dan hidup dalam ketakutan. Ini adalah akibat langsung dari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:15
Ketika bangsa Israel berseru kepada TUHAN, Dia membangkitkan Ehud, anak Gera dari suku Benyamin, sebagai penyelamat. Ehud adalah seorang yang kidal, yang dalam konteks itu mungkin dianggap sebagai kelemahan, tetapi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:16
Ehud membuat pedang bermata dua sepanjang satu hasta (sekitar 45 cm). Dia menyembunyikannya di bawah pakaiannya, di pangkal paha kanannya. Ini menunjukkan persiapan yang matang dan strategi yang cerdik. Meskipun kidal,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:17
Ehud mempersembahkan upeti kepada Eglon, raja Moab, yang digambarkan sebagai orang yang sangat gemuk. Ini adalah pemenuhan tugas sebagai wakil Israel untuk membayar upeti. Situasi ini menegangkan, tetapi Ehud…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:18
Setelah menyampaikan upeti, Ehud menyuruh para pembawa upeti itu pergi. Ini menunjukkan bahwa dia punya rencana yang matang: mengosongkan area untuk bertindak sendirian. Ini adalah langkah strategis agar tidak ada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:19
Ehud berpura-pura menyampaikan pesan rahasia kepada Raja Eglon setelah menyerahkan upeti. Dengan cara ini, ia mendapatkan akses pribadi kepada raja, menunjukkan kecerdikan dan keberaniannya dalam menjalankan misi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:20
Ehud menghampiri Eglon yang sedang sendirian di kamar peranginannya, lalu menyampaikan bahwa ia membawa perkataan Allah. Ketika raja berdiri, Ehud siap untuk bertindak, menunjukkan bahwa misinya berasal dari Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:21
Ehud menggunakan tangan kirinya untuk mengambil pedang dari pangkal paha kanan, meskipun ia kidal. Hal ini mengecoh pengawal, dan ia menikam raja dari posisi yang tak terduga.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:22
Pedang Ehud menembus tubuh raja yang gemuk; gagangnya ikut masuk dan lemak menutupi mata pedang, sehingga pedang itu tak bisa dicabut. Ini menggambarkan kematian Eglon yang pasti dan mengerikan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:23
Setelah membunuh Eglon, Ehud keluar melalui serambi dan mengunci pintu kamar atas dengan rapi. Ini memberikan waktu baginya untuk melarikan diri sebelum para pelayan menyadari apa yang terjadi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:24
Para pelayan raja melihat pintu terkunci dan mengira Eglon sedang membuang hajat, sehingga mereka menunggu tanpa curiga. Ini memberi Ehud waktu untuk melarikan diri tanpa dikejar, menunjukkan bahwa Allah melindungi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:25
Para pelayan Eglon menunggu lama di luar kamar atas, tetapi raja tidak kunjung membuka pintu. Bingung dan cemas, mereka akhirnya mengambil kunci dan membukanya, lalu mendapati raja mereka tewas di lantai. Ayat ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:26
Setelah membunuh Eglon, Ehud melarikan diri sementara para pelayan raja masih kebingungan. Dia melewati patung-patung pahatan dan menuju ke Seira. Ayat ini menggambarkan pelarian cepat Ehud untuk menghindari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:27
Sesampainya di Pegunungan Efraim, Ehud meniup trompet untuk mengumpulkan orang Israel. Mereka turun bersama dia dari gunung, dan dia memimpin di depan. Ini adalah momen ketika Ehud mengumumkan pembebasan dan mengajak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:28
Ehud mengajak orang Israel untuk mengikuti dia, karena Tuhan telah menyerahkan orang Moab ke tangan mereka. Mereka kemudian menguasai tempat penyeberangan Sungai Yordan menuju Moab, dan tidak membiarkan seorang pun…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:29
Pada hari itu, mereka menewaskan sekitar sepuluh ribu orang Moab yang kuat dan perkasa, dan tidak ada yang lolos. Ini adalah kemenangan besar yang diberikan Tuhan kepada Israel melalui Ehud. Ayat ini menekankan kuasa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 3:30
Setelah kemenangan atas Moab, negeri Israel aman selama delapan puluh tahun. Ini adalah periode damai yang panjang yang dinikmati Israel setelah dibebaskan dari penindasan. Ayat ini menunjukkan hasil dari ketaatan dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →