Upeti selesai, Ehud menyuruh pergi

Hakim-hakim 3:18

Hakim-hakim: Rencana Berjalan

Setelah Ehud selesai menyampaikan upeti, dia menyuruh orang-orang yang membawa upeti itu pergi.

Hakim-hakim 3:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 3:18?

Setelah menyampaikan upeti, Ehud menyuruh para pembawa upeti itu pergi. Ini menunjukkan bahwa dia punya rencana yang matang: mengosongkan area untuk bertindak sendirian. Ini adalah langkah strategis agar tidak ada saksi atau penghalang ketika dia akan melaksanakan misinya.

Latar belakang

Momen tenang sebelum serangan

Ehud menyelesaikan urusan upeti dan menyuruh para pengawal pergi. Ini persis sebelum dia mengumumkan 'pesan rahasia' untuk Eglon.

Di mana

Istana Eglon di Moab

Setelah penyampaian upeti

Kapan

sekitar 1300 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyerahan upeti
Pembunuhan Eglon
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Hakim-hakim

Tradisi Yahudi, mungkin Samuel

P

Kepada

Pembaca Israel

Komunitas umat Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּלָה

kalah · selesai

Menyelesaikan, menghabiskan

שָׁלַח

shalach · menyuruh pergi

Mengirim, melepaskan

נָשָׂא

nasa · pembawa upeti

Mengangkat, membawa

kalah + shalach + nasa → Ehud mengakhiri tugas dan mengirim para pembawa pergi, memberi ruang untuk rencana berikutnya.

Tahukah kamu

Upeti tahunan

Upeti biasanya dibayar setiap tahun; Ehud mungkin menunggu momen ini selama bertahun-tahun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 3:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 3:18

✕  Sering dikira

Ehud menyuruh semua orang termasuk dirinya pergi.

✓  Yang sebenarnya

Dia menyuruh para pembawa upeti, tapi dia sendiri tinggal.

✕  Sering dikira

Ini menunjukkan Ehud ragu-ragu.

✓  Yang sebenarnya

Ini justru bagian dari strategi yang terencana.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 3:18

Kadang kita perlu menyendiri dan fokus untuk menyelesaikan tugas penting. Ehud tahu kapan harus bersama orang lain dan kapan harus bertindak sendiri. Belajar membaca waktu dan situasi adalah kebijaksanaan yang berguna dalam kepemimpinan dan kehidupan sehari-hari.

Tuhan, berikan aku hikmat untuk tahu kapan harus bersama orang lain dan kapan harus menyendiri untuk bertindak sesuai kehendak-Mu. Amin.