Israel jahat lagi

Hakim-hakim 3:12

Hakim-hakim Pertama: Otniel dan Ehud

Selanjutnya, orang Israel melakukan yang jahat di mata TUHAN. Lalu, TUHAN memberi kuasa terhadap Eglon, raja Moab, atas orang Israel, sebab mereka melakukan yang jahat di mata TUHAN.

Hakim-hakim 3:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 3:12?

Setelah Otniel meninggal, orang Israel kembali melakukan yang jahat di mata TUHAN. Akibatnya, Tuhan membangkitkan Eglon, raja Moab, untuk menindas mereka. Ini menunjukkan siklus dosa, hukuman, dan penindasan sebagai disiplin yang Tuhan izinkan.

Latar belakang

Siklus Kejatuhan Israel

Setelah Otniel wafat, Israel kembali melakukan yang jahat di mata TUHAN. Ini memulai siklus yang akan berulang: umat berdosa, ditindas, berseru, dan diselamatkan. TUHAN memakai Eglon untuk menghukum mereka.

Di mana

Kanaan

Adegan umum, tidak spesifik lokasi

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Otniel mati, damai berakhir
Penindasan Eglon selama 18 tahun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Hakim-hakim

Sejarawan Israel, mencatat kemenangan dan kegagalan umat

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang perlu diingatkan setia kepada TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָע

ra · jahat

buruk, merusak, melanggar kehendak TUHAN

עַיִן

ayin · mata

mata, tetapi sering dipakai untuk perspektif atau penilaian

יְהוָה

YHWH · TUHAN

nama pribadi Allah, Yahweh, Allah perjanjian Israel

Frasa 'jahat di mata TUHAN' berarti melakukan apa yang buruk menurut penilaian Allah, bukan menurut standar manusia. Ini menggarisbawahi bahwa ukuran kebenaran adalah Allah sendiri, bukan selera budaya.

Tahukah kamu

Eglon yang gemuk

Raja Moab, Eglon, digambarkan 'sangat gemuk'. Detail ini menjadi penting: Ehud menikam perutnya, dan lemak menutupi pedang, membuatnya tidak tercabut—penekanan pada ketidakmampuan raja untuk melarikan diri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 3:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 3:12

✕  Sering dikira

TUHAN memakai Eglon untuk menghukum Israel berarti TUHAN setuju dengan Eglon atau kejahatannya.

✓  Yang sebenarnya

TUHAN dapat memakai bangsa asing sebagai alat hajaran, tetapi itu bukan berarti mengesahkan kekejaman mereka. Eglon sendiri adalah musuh yang jahat.

✕  Sering dikira

Israel 'melakukan yang jahat' hanya tentang penyembahan berhala, bukan tindakan lain.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun penyembahan berhala sering disebut, 'jahat' secara umum mencakup pelanggaran perintah Allah dalam berbagai aspek, termasuk ketidakadilan sosial dan moral.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 3:12

Jangan menganggap masa damai sebagai waktu untuk berbuat sesuka hati. Dosa dapat membawa kita ke dalam perbudakan yang lebih buruk. Bertekadlah untuk hidup taat, terutama setelah mengalami kebaikan Tuhan.

Ya Bapa, jauhkan kami dari sikap mengulangi dosa yang sama; kuatkan tekad kami untuk hidup kudus di hadapan-Mu. Amin.