Melarikan Diri

Hakim-hakim 3:23

Ehud Menyelamatkan Israel

Lalu, Ehud keluar sampai serambi dan menutup pintu kamar atas, lalu menguncinya.

Hakim-hakim 3:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 3:23?

Setelah membunuh Eglon, Ehud keluar melalui serambi dan mengunci pintu kamar atas dengan rapi. Ini memberikan waktu baginya untuk melarikan diri sebelum para pelayan menyadari apa yang terjadi.

Latar belakang

Menutup Pintu

Ehud menutup dan mengunci pintu kamar atas dari dalam, memberikan waktu untuk melarikan diri. Para pelayan curiga raja sedang buang air, sehingga mereka tidak cepat membuka pintu.

Di mana

Kota Pohon Kurma (Yerikho)

Serambi dan pintu kamar atas

Kapan

-1250 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Eglon dibunuh
Pelayaran ke Seira
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator Kitab Hakim-hakim

Penulis anonim, menyusun kisah untuk mengajar generasi baru

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang perlu mengingat kesetiaan Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִסְדְּרוֹנָה

misderonah · serambi

kolom-kolom atau lorong berbumbung

דֶּלֶת

delet · pintu

daun pintu, penutup masuk

נָעַל

na'al · mengunci

mengunci dengan palang atau kunci

Kata-kata ini menekankan tindakan yang sengaja dan cepat. Ehud memastikan tidak ada pengejaran segera, memberi keunggulan bagi Israel.

Tahukah kamu

Kamar Atas

Kamar atas sering digunakan di Timur Tengah kuno sebagai tempat retret, dan mungkin memiliki jendela kecil yang memungkinkan Ehud melarikan diri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 3:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 3:23

✕  Sering dikira

Menganggap pintu terkunci berarti Ehud mampet.

✓  Yang sebenarnya

Justru ini cara cerdas untuk menunda pengejaran.

✕  Sering dikira

Mengira semua kamar atas memiliki serambi luar.

✓  Yang sebenarnya

Arsitektur bervariasi, tetapi narasi menunjukkan Ehud keluar melalui area yang tidak terlihat.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 3:23

Tindakan yang bijak tidak hanya sekadar melaksanakan rencana, tetapi juga memikirkan langkah berikutnya untuk memastikan keselamatan dan keberhasilan misi. Kita perlu bijak dalam setiap langkah.

Ya Tuhan, berikanlah aku kebijaksanaan dalam setiap tindakan, untuk merencanakan langkah dengan baik dan waspada. Amin.