Tikaman Maut di Kamar Atas

Hakim-hakim 3:20

Ehud Menghukum Raja Moab

Lalu, Ehud datang menghampirinya, sementara dia duduk seorang diri di kamar peranginannya. Ehud berkata, “Ada perkataan Allah untukmu.” Lalu, dia bangkit dari tempat duduknya.

Hakim-hakim 3:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 3:20?

Ehud menghampiri Eglon yang sedang sendirian di kamar peranginannya, lalu menyampaikan bahwa ia membawa perkataan Allah. Ketika raja berdiri, Ehud siap untuk bertindak, menunjukkan bahwa misinya berasal dari Allah.

Latar belakang

Eksekusi di Kamar Pribadi

Ehud masuk ke kamar pribadi raja, menyampaikan bahwa ada firman Allah, lalu raja berdiri dari kursinya. Saat itu juga, Ehud mencabut pedangnya dengan tangan kiri dan menusuk perut Eglon.

Di mana

Istana Eglon

Kamar peranginan di atap, pintu terkunci

Kapan

~1200 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ehud meminta audiensi
Eglon tewas
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Ehud

Hakim Israel, kidal, pemberani

E

Kepada

Eglon

Raja Moab yang gemuk

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיָּבוֹא

vayavo · datang

Memasuki suatu tempat, menunjukkan tindakan mendekat.

וַיִּקְרַב

vayikrav · menghampiri

Mendekat secara fisik, sering kali dalam konteks pertemuan atau konfrontasi.

וַיָּקָם

vayakam · bangkit

Berdiri dari posisi duduk, sering kali menandakan kesiapan atau penghormatan.

Urutan 'datang', 'menghampiri', dan 'bangkit' menunjukkan momen yang penuh ketegangan. Raja berdiri sebagai respons terhadap 'firman Allah', tetapi justru itu menjadi posisi yang memudahkan Ehud untuk menyerang.

Tahukah kamu

Tangan Kiri yang Mengecoh

Orang kidal dianggap tidak biasa pada zaman itu, sehingga pengawal raja mungkin tidak curiga—Ehud bisa menyembunyikan pedang di sisi kanan, tempat yang tidak lazim.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 3:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 3:20

✕  Sering dikira

Ehud menusuk raja tanpa alasan yang jelas.

✓  Yang sebenarnya

Ehud bertindak sebagai hakim yang diangkat Allah untuk membebaskan Israel dari penindasan; pembunuhan ini adalah hukuman atas kejahatan Eglon.

✕  Sering dikira

Raja Eglon naif dan mudah diperdaya.

✓  Yang sebenarnya

Eglon mungkin menghormati utusan yang membawa 'perkataan Allah,' tetapi kenaifannya justru menjadi celah bagi Ehud.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 3:20

Kita dapat melayani Tuhan dengan berani, bahkan saat menghadapi situasi yang tampaknya mustahil. Keyakinan bahwa kita membawa perkataan Allah memberi kita keberanian untuk melangkah.

Ya Allah, teguhkanlah imanku untuk melangkah dalam tugas yang Engkau berikan, walau tampak menakutkan. Amin.