Daud Memanggil Tokoh-Tokoh Kunci

1 Raja-raja 1:32-53

Raja Salomo Diurapi sebagai Raja

32Lalu, Raja Daud berkata, “Panggillah Imam Zadok, Nabi Natan, dan Benaya, anak Yoyada, menghadap aku.” Mereka datang menghadap raja. 33Raja berkata kepada mereka, “Bawalah bersamamu para hamba tuanmu ini, lalu naikkan Salomo, anakku, ke atas bagal betina milikku, dan bawalah Salomo ke Gihon. 34Imam Zadok dan Nabi Natan akan mengurapinya di sana untuk menjadi raja atas Israel. Tiuplah trompet dan berserulah, ‘Hidup Raja Salomo!’ 35Lalu, pulanglah kamu bersamanya, dia akan masuk dan duduk di takhtaku dan memerintah sebagai penggantiku. Aku telah menunjuknya sebagai raja atas Israel dan Yehuda.” 36Benaya, anak Yoyada, menjawab raja, “Amin! Demikianlah kiranya firman TUHAN, Allah Tuanku Raja! 37Seperti TUHAN telah menyertai Tuanku Raja, seperti itu juga kiranya Dia menyertai Salomo dan menjadikan takhtanya lebih besar daripada takhta Tuanku Raja Daud.” 38Lalu, Imam Zadok, Nabi Natan, Benaya, anak Yoyada, serta orang Kreti dan Pleti, pergi turun dan menaikkan Salomo di atas bagal betina Raja Daud, dan membawanya ke Gihon. 39Imam Zadok mengambil tabung tanduk berisi minyak dari dalam tenda, lalu mengurapi Salomo. Kemudian, mereka meniup trompet dan seluruh rakyat berseru, “Hidup Raja Salomo!” 40Seluruh rakyat kemudian mengiringi dia, dan orang-orang membunyikan suling sangat keras dan bersukaria sampai bumi seakan-akan terbelah oleh suara nyaring mereka. 41Adonia dan semua undangan yang bersamanya mendengarnya ketika mereka selesai makan. Yoab yang mendengar bunyi trompet itu bertanya, “Mengapa ada suara gemuruh di kota?” 42Selagi dia berbicara, Yonatan, anak Imam Abyatar, datang. Adonia berkata kepadanya, “Masuklah, kamu seorang kesatria dan tentu menyampaikan kabar baik.” 43Yonatan menjawab Adonia, “Tidak! Tuan kita, Raja Daud, telah mengangkat Salomo sebagai raja. 44Raja telah menyuruh Imam Zadok, Nabi Natan, Benaya, anak Yoyada, serta orang Kreti dan orang Pleti menyertainya dan menaikkan dia ke atas bagal betina raja. 45Imam Zadok dan Nabi Natan mengurapinya sebagai raja di Gihon, dan mereka pulang dari sana dengan bersukaria sehingga kota menjadi gempar. Itulah bunyi yang kalian dengar tadi. 46Lagi pula, Salomo sudah duduk di takhta kerajaan. 47Bahkan, pelayan-pelayan raja telah datang dan mengucapkan selamat kepada Tuan kita, Raja Daud, katanya, ‘Semoga Allah Tuanku membuat nama Salomo lebih terkenal daripada namamu dan takhta Salomo lebih besar daripada takhtamu!’ Lalu, raja sujud menyembah di tempat tidurnya. 48Raja berkata, ‘Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang telah memberikan hari ini seseorang yang duduk di takhtaku, selagi mataku masih dapat melihat.’” 49Semua tamu Adonia terkejut dan bangkit berdiri. Mereka pergi ke jalannya masing-masing. 50Adonia takut kepada Salomo sehingga dia bangkit dan pergi untuk memegang tanduk-tanduk mazbah. 51Lalu, kepada Salomo diberitahukan, katanya, “Lihatlah, Adonia takut kepada Raja Salomo, dan sekarang dia memegang tanduk-tanduk mazbah dan berkata, ‘Biarlah, Raja Salomo bersumpah kepadaku hari ini bahwa dia tidak akan membunuh hambanya dengan pedang.’” 52Salomo berkata, “Jika dia memperlihatkan diri sebagai kesatria, tidak sehelai pun rambut kepalanya akan jatuh sampai ke bumi. Namun, jika dia bermaksud jahat, pastilah dia dihukum mati.” 53Lalu, Raja Salomo mengirim orang dan mereka menjemputnya dari mazbah. Adonia masuk dan dia sujud menyembah kepada Raja Salomo. Salomo berkata, “Pulanglah ke rumahmu.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Daud memberi perintah resmi

Daud memanggil Imam Zadok, Nabi Natan, dan Benaya untuk menghadap. Ini langkah awal untuk mengurapi Salomo, menunjukkan Daud mengambil kendali dan bertindak cepat mengatasi krisis suksesi.

Di mana

Istana Daud, Yerusalem

Di kamar tidur raja, masih di hadapan para pejabat

Kapan

~970 SM

Akhir pemerintahan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Batsyeba memperoleh janji
Pengurapan Salomo
Kamu di sini
R

Yang berbicara

Raja Daud

raja tua yang mulai bertindak tegas setelah bersumpah

P

Kepada

Para pelayan istana

para pegawai yang siap melaksanakan perintah raja

Arti tiap ayat

Penjelasan 1 Raja-raja 1:32-53 Ayat per Ayat

1 Raja-raja 1:32

Raja Daud memerintahkan untuk memanggil Imam Zadok, Nabi Natan, dan Benaya untuk mengeksekusi rencana pengangkatan Salomo sebagai raja, menunjukkan keputusan yang tegas dan melibatkan para pemimpin rohani dan militer.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:33

Daud memerintahkan agar Salomo menaiki bagal betina miliknya dan pergi ke Gihon untuk diurapi, menandakan bahwa Salomo adalah penerus yang sah dan dihormati.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:34

Imam Zadok dan Nabi Natan akan mengurapi Salomo sebagai raja, dan trompet akan ditiup sebagai tanda pengumuman resmi, menunjukkan bahwa pengurapian ini adalah tindakan ilahi dan publik.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:35

Daud memerintahkan Salomo untuk duduk di takhtanya dan memerintah sebagai penggantinya, dan dia secara resmi menunjuk Salomo sebagai raja atas Israel dan Yehuda.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:36

Benaya menyetujui rencana Daud dengan berkata 'Amin' dan berdoa agar Tuhan menyertai Salomo seperti Dia menyertai Daud, bahkan membuat takhta Salomo lebih besar.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:37

Benaya, salah satu prajurit setia Daud, mendoakan agar Tuhan menyertai Salomo seperti Dia menyertai Daud, dan bahkan membuat takhta Salomo lebih besar. Ini adalah berkat dan harapan agar suksesi kepemimpinan berjalan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:38

Ayat ini menggambarkan pelaksanaan perintah Daud: para pemimpin Israel membawa Salomo dengan menunggang bagal betina Daud ke Gihon, tempat pengurapan raja. Ini adalah tindakan resmi yang menunjukkan bahwa Salomo…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:39

Imam Zadok mengambil minyak urapan dari kemah suci dan mengurapi Salomo sebagai raja. Tindakan ini disertai dengan peniupan trompet dan sorak-sorai rakyat, menandai pengangkatan Salomo secara resmi dan penuh sukacita.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:40

Rakyat mengikuti Salomo sambil bersukaria, bermain suling, dan bersorak dengan sangat nyaring sampai bumi seakan-akan terbelah. Ini menunjukkan dukungan dan antusiasme yang besar dari rakyat terhadap raja baru mereka.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:41

Adonia dan para undangannya yang sedang berpesta mendengar suara trompet dan kegaduhan dari kota. Mereka bertanya-tanya tentang apa yang terjadi, menunjukkan bahwa mereka tidak mengetahui rencana Daud untuk menobatkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:42

Yonatan, anak Imam Abyatar, datang ke tempat pesta Adonia saat mereka masih makan. Adonia menyambutnya dengan harapan mendapat kabar baik, tetapi Yonatan datang dengan berita yang akan mengubah segalanya: Salomo telah…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:43

Yonatan, anak imam Abyatar, datang kepada Adonia dan menyampaikan kabar yang mengejutkan: Raja Daud telah mengangkat Salomo sebagai raja. Ini menunjukkan bahwa rencana Adonia gagal dan keputusan raja menjadi kenyataan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:44

Raja Daud mengutus Imam Zadok, Nabi Natan, dan Benaya untuk menaikkan Salomo ke atas bagal betina raja, menunjukkan bahwa Salomo resmi diangkat sebagai raja. Ini adalah tindakan simbolis yang menegaskan otoritasnya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:45

Salomo diurapi oleh Imam Zadok dan Nabi Natan di Gihon, dan seluruh kota bersukaria karena pengangkatannya. Ini menandai dimulainya pemerintahan Salomo secara resmi dan sukacita rakyat atas kepemimpinan baru.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:46

Salomo sudah duduk di takhta kerajaan, menegaskan bahwa pengangkatan ini sudah final. Berita ini menunjukkan bahwa keputusan Daud tidak bisa diubah dan Salomo kini berkuasa sebagai raja.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:47

Para pegawai raja mengucapkan selamat kepada Daud, mendoakan agar nama Salomo lebih terkenal daripada Daud. Daud menyembah di tempat tidurnya sebagai respons, menunjukkan kerendahan hati dan syukur atas penerusnya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:48

Daud memuji Tuhan karena telah memberinya kesempatan melihat Salomo duduk di takhta. Ini adalah ungkapan syukur dan pengakuan bahwa Tuhan setia memenuhi janji-Nya, bahkan di usia tua Daud.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:49

Ayat ini menunjukkan bahwa semua tamu Adonia, yang sedang berpesta, terkejut dan ketakutan ketika mengetahui Salomo telah diangkat menjadi raja. Mereka segera bangkit dan pergi, karena mereka sadar telah memihak orang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:50

Adonia, yang takut akan dihukum mati oleh Salomo, berlari ke mazbah dan berpegang pada tanduk-tanduknya. Ini adalah tindakan memohon perlindungan, karena mazbah adalah tempat suci yang dianggap sebagai tempat aman…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:51

Adonia menyampaikan permohonannya melalui orang lain, bahwa ia meminta Salomo bersumpah untuk tidak membunuhnya. Ia masih takut walaupun sudah berada di tempat perlindungan, dan ia butuh jaminan keselamatan dari raja…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:52

Salomo memberikan jawaban yang bijaksana: jika Adonia terbukti setia dan tidak berbuat jahat, ia akan selamat; tetapi jika ia terbukti berniat jahat, ia akan mati. Ini menunjukkan bahwa pengampunan harus diikuti dengan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Raja-raja 1:53

Salomo memanggil Adonia untuk turun dari mazbah, dan Adonia sujud menyembah kepada Salomo sebagai tanda tunduk. Salomo kemudian menyuruhnya pulang, yang berarti Adonia diampuni dan diperbolehkan hidup dengan damai.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca 1 Raja-raja 1 selengkapnya