Peringatan bagi perusak

Yesaya 33:1-19

TUHAN Akan Membawa Keselamatan

1Celakalah kamu, hai perusak, yang kamu sendiri belum pernah dirusak, hai pengkhianat, yang belum pernah dikhianati! Ketika kamu berhenti menghancurkan, kamu akan dihancurkan, dan ketika kamu sudah tidak lagi mengkhianati, mereka akan mengkhianatimu. 2“TUHAN, kasihanilah kami. Kami telah menanti-nantikan Engkau. Jadilah kekuatan kami setiap pagi, keselamatan kami pada masa kesesakan. 3Karena bunyi keributan, bangsa-bangsa melarikan diri. Karena Engkau meninggikan diri-Mu, bangsa-bangsa tercerai-berai.” 4Jarahanmu akan dikumpulkan seperti mengumpulkan ulat. Seperti belalang datang menyerbu, demikianlah mereka datang menyerbunya. 5TUHAN ditinggikan karena Dia bersemayam di tempat yang tinggi. Dia memenuhi Sion dengan keadilan dan kebenaran. 6Pada zamanmu akan ada keamanan, kelimpahan, keselamatan, kebijaksanaan, dan pengetahuan, takut akan TUHAN adalah kekayaan Sion. 7Lihatlah, orang-orang mereka yang gagah perkasa menangis di jalan-jalan. Para utusan perdamaian menangis dalam kepedihan. 8Jalan raya menjadi sunyi, orang-orang yang melintasinya tidak ada lagi. Perjanjian telah diingkari, kota-kota telah dihinakan, dan manusia tidak dianggap. 9Negeri itu berduka dan merana. Lebanon menjadi malu dan layu. Saron menjadi seperti padang gurun. Basan dan Karmel berguncang. 10“Sekarang, Aku akan bangkit,” firman TUHAN. “Sekarang, Aku akan meninggikan diri-Ku. Sekarang, Aku akan ditinggikan” 11“Kamu mengandung sekam, dan akan melahirkan tunggul jerami. Napasmu seperti api yang menghanguskan dirimu sendiri. 12Bangsa-bangsa akan dibakar menjadi kapur, seperti duri yang dipotong, kemudian dibakar dalam nyala api. 13Hai kamu yang jauh, dengarkanlah apa yang Kulakukan, dan kamu yang dekat, akuilah keperkasaan-Ku.” 14Orang-orang berdosa di Sion ketakutan. Kegentaran telah mencekam orang-orang fasik. “Siapa di antara kita dapat tinggal dalam api yang menghanguskan? Siapa di antara kita dapat tinggal dalam perapian terus-menerus?” 15Orang yang hidup dalam kebenaran dan berbicara dengan ketulusan, yang menghina hasil penindasan, yang mengibaskan tangan supaya tidak menerima suap, yang menutup telinganya dari mendengar tentang pertumpahan darah, yang menutup matanya dari melihat kejahatan, 16orang itu akan tinggal di tempat yang tinggi. Tempat perlindungannya adalah benteng-benteng di bukit batu. Makanannya akan terpenuhi dan air minumnya akan terjamin. 17Matamu akan melihat Sang Raja dalam keindahan-Nya. Mereka akan melihat negeri yang jauh. 18Hatimu akan merenungkan kengerian, “Di manakah si juru hitung? Di manakah si juru timbang? Di manakah orang yang menghitung menara-menara?” 19Kamu tidak akan melihat lagi bangsa yang brutal itu, bangsa yang bahasanya sulit sehingga tidak dapat dipahami, yang gagap bicaranya sehingga kamu tidak dapat mengerti.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Hukuman bagi perusak

Yesaya menyampaikan celaan terhadap bangsa yang suka merusak dan mengkhianati, mungkin merujuk pada Asyur atau Yehuda sendiri yang tidak setia. Mereka yang menindas akan mengalami kebinasaan yang sama.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, masa krisis

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembebasan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yerusalem, ~740-680 SM, penuh gairah

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Umat pilihan yang sedang terancam

Arti tiap ayat

Penjelasan Yesaya 33:1-19 Ayat per Ayat

Yesaya 33:1

Ayat ini adalah peringatan bagi mereka yang menghancurkan dan mengkhianati, bahwa mereka akan mengalami sendiri kehancuran dan pengkhianatan. Ini adalah hukum sebab-akibat: perbuatan buruk akan kembali kepada pelakunya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:2

Doa umat yang memohon belas kasihan Tuhan di tengah kesesakan. Mereka mengakui bahwa Tuhan adalah kekuatan dan keselamatan mereka, dan mereka menanti-nantikan pertolongan-Nya setiap pagi.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:3

Ayat ini menggambarkan kuasa Tuhan yang menaklukkan bangsa-bangsa. Ketika Tuhan bangkit dengan bunyi keributan, bangsa-bangsa melarikan diri dan tercerai-berai. Ini menunjukkan kedaulatan dan kuasa Tuhan yang tak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:4

Ayat ini menggambarkan bagaimana umat yang sebelumnya dijajah akan mengumpulkan jarahan dari musuh, seperti belalang yang menyerbu dan mengumpulkan hasil. Ini adalah gambaran pembalasan dan pemulihan bagi umat Tuhan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:5

Tuhan ditinggikan karena Dia bersemayam di tempat tinggi, dan Dia memenuhi Sion dengan keadilan dan kebenaran. Ini menegaskan bahwa Allah adalah Raja yang adil dan kudus, dan kehadiran-Nya membawa keadilan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:6

Pada zaman itu akan ada keamanan, kelimpahan, keselamatan, kebijaksanaan, dan pengetahuan; takut akan Tuhan adalah kekayaan Sion. Ini menunjukkan bahwa berkat dan keamanan sejati berasal dari hubungan yang benar dengan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:7

Ayat ini menggambarkan situasi putus asa di Yerusalem: para pahlawan dan utusan yang membawa pesan damai menangis di jalan-jalan karena upaya perdamaian gagal dan mereka melihat kehancuran di depan mata.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:8

Ayat ini menunjukkan akibat dari pengkhianatan dan kekacauan: jalan-jalan sepi, perjanjian dilanggar, kota-kota hina, dan manusia kehilangan martabat. Semuanya runtuh karena ketidaksetiaan pada Allah dan sesama.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:9

Ayat ini melukiskan bumi yang berkabung: Lebanon, Saron, Basan, dan Karmel yang subur menjadi layu dan gersang. Ini melambangkan dampak dari murka Allah atas dosa, tetapi juga menunjukkan bahwa alam ikut merasakan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:10

Tuhan berfirman bahwa sekarang Dia akan bangkit dan meninggikan diri-Nya. Ini adalah pernyataan kedaulatan-Nya: ketika umat-Nya tertindas, Allah tidak tinggal diam, tetapi bertindak untuk membela mereka.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:11

Ayat ini berbicara tentang kesia-siaan usaha orang fasik: mereka hamil sekam dan melahirkan jerami, artinya usaha mereka tidak berguna. Napas mereka sendiri seperti api yang menghanguskan mereka.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:12

Ayat ini menubuatkan penghakiman atas bangsa-bangsa: mereka akan dibakar seperti kapur dan duri yang terbakar. Ini adalah gambaran bahwa kejahatan tidak akan bertahan, tetapi dimusnahkan oleh api murka Allah.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:13

Ayat ini mengajak semua orang, baik yang jauh maupun dekat, untuk mendengarkan dan mengakui kekuatan TUHAN. Ada panggilan untuk menyadari kuasa-Nya, terutama bagi mereka yang jauh dari-Nya maupun yang dekat, agar…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:14

Orang-orang berdosa dan fasik di Sion ketakutan karena menyadari betapa dahsyatnya api penghukuman Allah. Mereka bertanya siapa yang mampu bertahan di hadapan kekudusan-Nya yang menyala-nyala.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:15

Inilah gambaran orang yang layak tinggal bersama Tuhan: hidup benar, berkata jujur, menolak keuntungan dari penindasan dan suap, serta menghindari segala kejahatan dan kekerasan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:16

Orang yang hidup benar akan diberi keamanan dan kecukupan. Ia akan tinggal di tempat yang tinggi, dilindungi oleh benteng batu, dan kebutuhan makan serta minumnya akan selalu terpenuhi.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:17

Janji bahwa umat akan melihat Raja dalam kemuliaan-Nya dan menikmati negeri yang luas. Ini menggambarkan penglihatan akan kehadiran Tuhan yang memulihkan dan memberkati.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:18

Di masa pemulihan, umat akan bertanya-tanya tentang para penindas mereka: juru hitung, juru timbang, dan penghitung menara yang dulu menakutkan. Mereka tidak akan terlihat lagi, menunjukkan bahwa kekuasaan mereka telah…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 33:19

Ayat ini menegaskan bahwa di masa depan, bangsa yang kejam dengan bahasa yang tidak dipahami tidak akan lagi menguasai umat Allah. Ini adalah janji pembebasan dari penindasan asing, memberikan harapan bahwa ancaman…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Yesaya 33 selengkapnya