Jalan Sepi dan Perjanjian Rusak
Yesaya 33:8
Tuhan, Raja yang Menyelamatkan
“Jalan raya menjadi sunyi, orang-orang yang melintasinya tidak ada lagi. Perjanjian telah diingkari, kota-kota telah dihinakan, dan manusia tidak dianggap.”Yesaya 33:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jalan-jalan raya menjadi sunyi dan seorangpun tiada lagi yang lintas di jalan. Perjanjian sudah diingkari, saksi-saksi sudah ditolak, dan manusia tidak dihiraukan.”Yesaya 33:8 · TB
Terjemahan Baru
“Jalan-jalan raya sangat berbahaya sehingga menjadi sunyi; tak ada orang yang melaluinya. Perjanjian diingkari dan persetujuan ditolak. Tak ada lagi yang dihiraukan.”Yesaya 33:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The highways lie waste, the wayfaring man ceaseth: he hath broken the covenant, he hath despised the cities, he regardeth no man.”Yesaya 33:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 33:8?
Ayat ini menunjukkan akibat dari pengkhianatan dan kekacauan: jalan-jalan sepi, perjanjian dilanggar, kota-kota hina, dan manusia kehilangan martabat. Semuanya runtuh karena ketidaksetiaan pada Allah dan sesama.
Latar belakang
Kota mati, perjanjian hancur
Setelah penderitaan akibat pengepungan, jalan-jalan menjadi sepi karena orang takut keluar. Perjanjian yang diandalkan, mungkin dengan Mesir atau sekutu lain, telah diingkari, sehingga kota merasa terpinggirkan dan tidak dihargai oleh bangsa lain.
Di mana
Yerusalem
Pemandangan kota dan jalan-jalan yang sepi
Kapan
~701 SM
Kerajaan Terpecah, masa Yesaya
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, melayani ~40 tahun
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang menghadapi ancaman Asyur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמֵם
shamem · sunyi
tandus, sepi, ditinggalkan
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian atau ikatan resmi
מָאַס
ma'as · diingkari
menolak, membuang, menganggap remeh
Kombinasi 'shamem' (sunyi) dan 'ma'as' (diingkari) menunjukkan kekosongan yang dalam—bukan hanya fisik, tetapi juga relasional. Perjanjian yang dibuang membuat kota kehilangan identitasnya.
Tahukah kamu
Jalan Raya di Timur Tengah
Jalan raya yang dimaksud mungkin menghubungkan Yerusalem ke rute perdagangan utama, dan jika sepi, itu berarti perekonomian lumpuh total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 33:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 33:8
✕ Sering dikira
Menganggap 'perjanjian diingkari' hanya merujuk pada perjanjian internasional.
✓ Yang sebenarnya
Ini bisa juga mencakup perjanjian dengan Allah yang telah dilanggar oleh umat, sesuai konteks pasal ini.
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya tentang kondisi fisik tanpa makna rohani.
✓ Yang sebenarnya
Ada dimensi rohani: pelanggaran perjanjian dengan Tuhan membawa konsekuensi.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 33:8
Ketika kita melanggar janji atau mengabaikan nilai kebenaran, kita ikut menciptakan dunia yang sepi dan curiga. Mari memelihara integritas dengan setia pada kata-kata dan komitmen kita.
Tuhan, mampukan aku menjadi pribadi yang setia dan jujur, sehingga hidupku membangun kepercayaan, bukan merusak. Amin.