Kesedihan di Jalan-Jalan Yerusalem

Yesaya 33:7

Tuhan, Raja yang Menyelamatkan

PerikopTUHAN Akan Membawa Keselamatan · Yesaya 33:1-19 →
“Lihatlah, orang-orang mereka yang gagah perkasa menangis di jalan-jalan. Para utusan perdamaian menangis dalam kepedihan.”

Yesaya 33:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 33:7?

Ayat ini menggambarkan situasi putus asa di Yerusalem: para pahlawan dan utusan yang membawa pesan damai menangis di jalan-jalan karena upaya perdamaian gagal dan mereka melihat kehancuran di depan mata.

Latar belakang

Para utusan gagal, kota berduka

Yesaya melukiskan keputusasaan di Yerusalem ketika utusan perdamaian yang diutus untuk berunding dengan musuh pulang dengan tangan hampa dan menangis. Kota berada dalam keadaan terkepung, dan para pemimpinnya tidak mampu berbuat apa-apa.

Di mana

Yerusalem

Jalan-jalan dan gerbang kota, saat krisis

Kapan

~701 SM

Kerajaan Terpecah, masa Yesaya

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Sanherib dari Asyur
Pengepungan Yerusalem dicabut
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, melayani ~40 tahun

U

Kepada

Umat Yehuda

Orang-orang yang menghadapi ancaman Asyur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶרְאֶלָּם

er'ellam · gagah perkasa

pahlawan atau utusan mereka, mungkin merujuk pada malaikat atau duta

בָּכָה

bakah · menangis

menangis dengan suara keras, ratapan

שָׁלוֹם

shalom · perdamaian

kesejahteraan, keutuhan, damai

Bahkan utusan yang membawa pesan shalom (damai) menangis, menunjukkan bahwa damai sejati hilang. Kata 'er'ellam' juga bisa berarti 'utusan Allah', jadi ini mungkin bukan sekadar diplomat, melainkan pelayan Tuhan yang bersedih.

Tahukah kamu

Ariel, singa betina Allah

Yerusalem sering disebut 'Ariel' dalam Yesaya 29, yang artinya 'singa betina Allah'—gambaran kekuatan yang kini sedang gentar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 33:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 33:7

✕  Sering dikira

Mengira 'orang-orang yang gagah perkasa' ini adalah prajurit militer yang menangis karena kalah perang.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah para utusan atau pemberita perdamaian yang menangis karena perundingan gagal, bukan tentara di medan perang.

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini sekadar ratapan tanpa harapan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bagian dari nubuat yang segera bergerak menuju tindakan Tuhan (ayat 10).

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 33:7

Saat usaha kita untuk berdamai atau memperbaiki keadaan tampak sia-sia, kita boleh jujur mengakui kekecewaan di hadapan Tuhan. Dia tidak jauh dari hati yang patah; sebaliknya, Dia siap mendengar dan menolong.

Tuhan, saat aku merasa lelah dan kecewa karena jalan damai tampak buntu, ingatkan aku bahwa Engkau tetap setia dan dekat. Amin.