Ketika Ishak sudah tua dan matanya rabun sehingga tidak dapat melihat, dia memanggil Esau anaknya dan berkata: Anakku!

Kejadian 27:1-24

Yakub Menipu Ishak

1Ketika Ishak sudah tua dan matanya menjadi rabun sehingga dia tidak dapat melihat dengan jelas, dia memanggil Esau, anak sulungnya, dan berkata, “Anakku!” Esau menjawab, “Ya, Ayah.” 2Ishak berkata, “Lihatlah, sekarang aku sudah tua, aku tidak mengetahui hari kematianku. 3Jadi, ambillah senjatamu, tabung panahmu, dan busurmu, lalu pergilah ke padang untuk memburu makanan bagiku. 4Lalu, olahlah makanan lezat bagiku, seperti yang aku suka, dan bawalah kemari untuk kumakan supaya aku dapat memberkatimu sebelum aku mati.” 5Pada saat Ishak berbicara kepada Esau, anaknya, Ribka mendengar hal ini. Karena itu, ketika Esau pergi ke padang hendak memburu tangkapan untuk dibawa pulang, 6Ribka berkata kepada Yakub, anaknya, “Aku mendengar ayahmu berbicara kepada kakakmu, Esau, katanya, 7‘Bawalah kepadaku hasil buruan dan olahlah makanan yang lezat untukku supaya aku dapat memakannya dan memberkatimu di hadapan Allah sebelum aku mati.’ 8Karena itu, Anakku, dengarlah perkataanku sesuai perintahku kepadamu. 9Pergilah kepada kawanan kambing kita dan dari itu ambillah dua ekor kambing jantan muda pilihan dan aku akan mengolahnya menjadi makanan lezat bagi ayahmu seperti yang dia sukai. 10Lalu, kamu harus membawanya kepada ayahmu supaya dimakannya sehingga dia dapat memberkatimu sebelum kematiannya.” 11Namun, Yakub berkata kepada Ribka, ibunya, “Lihatlah, Esau, kakakku, adalah orang yang berbulu, sedangkan aku adalah orang berkulit licin. 12Mungkin ayahku akan merabaku dan aku akan dianggapnya sebagai penipu sehingga aku malah akan mendatangkan kutuk atas diriku, bukannya berkat.” 13Namun, ibunya berkata kepadanya, “Kutukmu itu adalah tanggunganku, Anakku. Dengarkan saja suaraku. Pergilah dan bawa kambing-kambing itu kepadaku.” 14Lalu, dia pergi untuk mengambil dan membawanya kepada ibunya. Lalu, ibunya mengolah makanan lezat sesuai dengan kesukaan ayahnya. 15Kemudian, Ribka mengambil pakaian terbaik milik Esau, anak sulungnya, yang disimpannya di rumah dan mengenakannya pada anak bungsunya, Yakub. 16Dia juga menaruh kulit kambing muda pada tangan dan bagian leher Yakub yang tidak berbulu. 17Dia juga memberikan makanan lezat dan roti yang dibuatnya kepada Yakub, anaknya. 18Kemudian, Yakub pergi kepada ayahnya dan berkata, “Ayahku!” Ayahnya menjawab, “Ya, Nak. Siapakah kamu, Anakku?” 19Yakub berkata kepada ayahnya, “Aku Esau, anak sulungmu. Aku telah melaksanakan apa yang Ayah katakan kepadaku. Sekarang, duduklah dan makanlah hasil buruanku ini supaya engkau dapat memberkatiku.” 20Ishak berkata kepada anaknya, “Bagaimana kamu bisa mendapatkannya secepat itu, Anakku?” Yakub menjawab, “Karena TUHAN, Allahmu, yang membuatku berhasil.” 21Kemudian, Ishak berkata kepada Yakub, “Mendekatlah supaya aku dapat merabamu, Anakku, supaya aku tahu apakah kamu benar-benar anakku, Esau, atau bukan.” 22Lalu, Yakub mendekat kepada Ishak, ayahnya, dan Ishak merabanya, lalu berkata, “Suaranya suara Yakub, tetapi tangannya adalah tangan Esau.” 23Ishak tidak mengenali Yakub karena tangan Yakub berbulu seperti tangan Esau. Jadi, Ishak memberkati Yakub. 24Namun, sekali lagi Ishak bertanya, “Apakah kamu benar-benar anakku, Esau?” Yakub menjawab, “Ya, akulah dia.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Vatikhehna einav mire'ot: dan matanya menjadi redup dari melihat — kondisi yang mengatur panggung drama berkat

'Vayyehi ki zaqen Yitzchaq vatikhehna einav mire'ot vayyiqra et Esav beno hagadol vayyomer elav beni vayyomer elav hineni' — dan terjadilah ketika Ishak sudah tua dan matanya menjadi redup/buram dari melihat, dia memanggil Esau anaknya yang besar dan berkata kepadanya: anakku! dan Esau berkata kepadanya: Aku di sini. Dua detail pembuka yang penting: (1) usia tua Ishak yang mendesak; (2) mata yang 'kahah' (redup/buram) — detail fisik yang akan menjadi faktor kunci dalam penipuan yang akan terjadi (27:22-23).

Di mana

Bersyeba atau Hebron, rumah Ishak

Ruang pribadi Ishak yang tua — momen yang akan mengubah arah seluruh narasi keluarga

Kapan

Sekitar 1760 SM — beberapa puluh tahun setelah seri peristiwa di pasal 26

Ishak merasa hidupnya hampir berakhir — saat yang mendesak untuk memberikan berkat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Esau menikah dengan dua perempuan Het yang mendukakan hati Ishak dan Ribka (26:34-35)
Ishak meminta Esau berburu dan menyiapkan makanan lezat agar bisa memberkatinya (27:2-4)
Kamu di sini
I

Yang berbicara

Ishak dan Esau

Ishak yang sudah tua dan rabun memanggil; Esau yang menjawab dengan 'hineni' — Aku di sini

P

Kepada

Pembaca narasi

Yang mulai merasakan ketegangan: bapa yang tidak bisa melihat akan segera membuat keputusan berkat yang sangat penting

Arti tiap ayat

Penjelasan Kejadian 27:1-24 Ayat per Ayat

Kejadian 27:1

Ishak yang sudah tua dan matanya rabun memanggil Esau, anak sulungnya, untuk memberi berkat terakhir sebelum mati. Ayat ini menunjukkan kelemahan fisik Ishak dan pentingnya berkat ayah dalam tradisi Israel.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:2

Ishak menyadari bahwa usianya sudah lanjut dan kematian bisa datang kapan saja. Ia ingin memberkati Esau sebelum ajalnya. Ayat ini mengingatkan akan kefanaan hidup dan keinginan untuk meninggalkan warisan rohani.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:3

Ishak meminta Esau untuk berburu dan mengolah makanan kesukaannya, supaya setelah makan ia bisa memberkati Esau. Ini menunjukkan bahwa berkat diberikan melalui tindakan nyata dan hubungan pribadi.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:4

Ishak meminta Esau membuat makanan lezat dan membawanya, supaya ia dapat memberkati Esau sebelum mati. Ini menggambarkan tradisi pemberian berkat yang sakral dalam keluarga.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:5

Ribka mendengar percakapan Ishak dan Esau, lalu diam-diam merencanakan agar Yakub yang mendapat berkat. Ayat ini menunjukkan bagaimana campur tangan manusia bisa mengubah rencana, meskipun ada konsekuensinya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:6

Ribka menyuruh Yakub untuk mengambil hak berkat yang seharusnya bagi Esau, dengan berpura-pura menjadi Esau. Ini adalah titik awal dari penipuan yang berdampak besar pada kehidupan keluarga.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:7

Ribka mengulangi perkataan Ishak kepada Yakub, bahwa Ishak meminta Esau memburu dan memasak makanan lezat untuk menerima berkat sebelum Ishak mati. Ini menunjukkan rencana Ribka untuk mengalihkan berkat kepada Yakub,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:8

Ribka memerintahkan Yakub untuk mendengarkan dan menuruti perkataannya, yaitu untuk menggantikan Esau dalam menerima berkat. Ini menunjukkan otoritas ibu dan keterlibatannya dalam rencana yang berisiko, karena ia ingin…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:9

Ribka menyuruh Yakub mengambil dua anak kambing dari kawanan untuk diolah menjadi makanan lezat yang disukai Ishak. Ini adalah bagian dari rencana untuk menipu Ishak agar memberkati Yakub, dengan berpura-pura menjadi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:10

Ribka memerintahkan Yakub untuk membawa makanan kepada ayahnya, supaya Ishak memberkati Yakub sebelum mati. Ini merupakan tindakan yang melibatkan penipuan, karena Yakub akan menyamar sebagai Esau, dan berakibat pada…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:11

Yakub khawatir karena ia tidak berbulu seperti Esau, sehingga jika ayahnya merabanya, ia akan ketahuan dan dianggap penipu, yang justru akan mendatangkan kutuk daripada berkat. Ini menunjukkan kesadaran Yakub akan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:12

Yakub takut bahwa jika ia tertangkap, ia akan mendapat kutuk dari ayahnya, bukan berkat. Ini menunjukkan konsekuensi dari penipuan: alih-alih berkat, ia bisa menerima kutuk. Namun, ibunya meyakinkannya untuk menanggung…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:13

Ribka menanggapi kekhawatiran Yakub bahwa ia akan terkena kutuk jika tertangkap basah. Dengan berani, Ribka berkata bahwa kutuk itu menjadi tanggungannya, lalu memerintahkan Yakub untuk patuh. Ini menunjukkan keyakinan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:14

Yakub menurut dan mengambil dua anak kambing dari kawanan, lalu ibunya mengolahnya menjadi makanan lezat yang disukai Ishak. Ini menunjukkan ketaatan Yakub kepada ibunya, meskipun rencana itu penuh tipu daya. Ribka…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:15

Ribka mengambil pakaian terbaik Esau, anak sulung, dan mengenakannya pada Yakub, si bungsu. Pakaian itu memiliki bau khas padang dan menjadi bagian dari penyamaran. Tindakan ini memperlihatkan kesungguhan Ribka dalam…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:16

Ribka menutupi kulit Yakub yang licin dengan kulit kambing muda, sehingga jika Ishak merabanya, ia akan merasakan bulu seperti kulit Esau. Ini adalah bagian dari rencana penipuan untuk mengelabui Ishak yang buta.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:17

Ribka memberikan makanan lezat dan roti kepada Yakub untuk dibawa kepada ayahnya. Makanan itu adalah umpan agar Ishak mau memberkati. Yakub menjadi pembawa 'hadiah' yang sebenarnya adalah alat untuk menipu ayahnya…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:18

Yakub datang kepada ayahnya dan berkata, 'Ayahku!' Ishak menjawab, 'Ya, Nak. Siapakah kamu, Anakku?' Di sini dimulailah dialog penipuan. Yakub dihadapkan pada pilihan untuk berkata jujur, tetapi ia memilih untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:19

Yakub berbohong kepada ayahnya yang buta, mengaku sebagai Esau untuk menerima berkat yang seharusnya untuk kakaknya. Dia bahkan menyebut TUHAN dalam kebohongannya, menunjukkan betapa liciknya tindakan ini.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:20

Ishak heran Yakub begitu cepat mendapat hasil buruan. Yakub menjawab dengan menyebut TUHAN, Allah ayahnya, sebagai yang membuatnya berhasil, padahal itu semua adalah tipu daya dan tidak sesuai dengan kebenaran.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:21

Ishak curiga dan ingin meraba Yakub untuk memastikan identitasnya. Ini menunjukkan bahwa meskipun Ishak buta, dia berusaha mencari kebenaran, tetapi niatnya digagalkan oleh tipu daya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:22

Ishak meraba Yakub dan menyadari ada keanehan: suaranya seperti Yakub, tetapi tangannya seperti Esau yang berbulu. Ini menggambarkan kebingungan dan kecurigaan Ishak, yang akhirnya tetap memberkati karena bukti fisik.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:23

Ishak tidak mengenali Yakub karena tangan Yakub berbulu seperti Esau, sehingga dia memberkati Yakub. Ini menunjukkan bahwa tipu daya berhasil, tetapi juga mengingatkan bahwa berkat yang diberikan tidak bisa ditarik…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 27:24

Ishak bertanya lagi untuk memastikan, dan Yakub tetap berbohong dengan tegas. Ini menunjukkan betapa dalamnya tipu daya yang dilakukan Yakub, dan konsekuensinya kemudian mempengaruhi seluruh keluarganya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Kejadian 27 selengkapnya