Yakub berkata kepada ayahnya: aku Esau, anak sulungmu — duduklah dan makanlah supaya engkau dapat memberkatiku
Kejadian 27:19
Yakub Menipu Ishak
“Yakub berkata kepada ayahnya, “Aku Esau, anak sulungmu. Aku telah melaksanakan apa yang Ayah katakan kepadaku. Sekarang, duduklah dan makanlah hasil buruanku ini supaya engkau dapat memberkatiku.””Kejadian 27:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Yakub kepada ayahnya: "Akulah Esau, anak sulungmu. Telah kulakukan, seperti yang bapa katakan kepadaku. Bangunlah, duduklah dan makanlah daging buruan masakanku ini, agar bapa memberkati aku."”Kejadian 27:19 · TB
Terjemahan Baru
“Jawab Yakub, "Esau, anak ayah yang sulung; pesan ayah sudah saya lakukan. Duduklah dan makanlah daging buruan yang saya bawakan ini, supaya ayah dapat memberkati saya."”Kejadian 27:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Yakub, “Aku Esau, anak sulungmu. Aku sudah melakukan semua yang Ayah minta. Duduklah dan nikmatilah daging buruan yang aku masak ini, supaya Ayah dapat memberkatiku.””Kejadian 27:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jacob said unto his father, I am Esau thy first born; I have done according as thou badest me: arise, I pray thee, sit and eat of my venison, that thy soul may bless me.”Kejadian 27:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 27:19?
Yakub berbohong kepada ayahnya yang buta, mengaku sebagai Esau untuk menerima berkat yang seharusnya untuk kakaknya. Dia bahkan menyebut TUHAN dalam kebohongannya, menunjukkan betapa liciknya tindakan ini.
Latar belakang
Anokhi Esav bekhorekha: tiga kata kebohongan yang mengubah sejarah keluarga perjanjian
'Vayyomer Yaaqov el aviv anokhi Esav bekhorekha asiti ka'asher dibbarta elai qum na shevah ve'okhel mitztzayidi ba'avur tevarekheni nafshekha' — dan Yakub berkata kepada ayahnya: aku adalah Esau anak sulungmu, aku telah melakukan sesuai perkataanmu; sekarang bangkitlah dan makanlah dari buruanku supaya jiwamu memberkati aku. Tiga klaim kebohongan: (1) identitas ('anokhi Esav bekhorekha'); (2) otentisitas buruan ('asiti ka'asher dibbarta'); (3) legitimasi permintaan berkat ('mitztzayidi' = dari buruanku).
Di mana
Kamar Ishak, Bersyeba
Momen paling kritis: Yakub secara eksplisit berbohong tentang identitasnya kepada ayah kandungnya
Kapan
Sekitar 1760 SM
Kebohongan aktif pertama yang Yakub ucapkan langsung kepada Ishak
Yang berbicara
Yakub
Yang mengucapkan kebohongan pertama secara langsung dan eksplisit kepada Ishak: mengklaim identitas Esau
Kepada
Ishak
Yang mendengar klaim identitas dan akan segera mulai mengujinya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָנֹכִי עֵשָׂו בְּכֹרֶךָ
anokhi Esav bekhorekha · aku adalah Esau anak sulungmu
Aku adalah Esau anak sulungmu — anokhi (aku; pronomen orang pertama yang penuh dan emfatik; 'anokhi' lebih kuat dari 'ani' = aku biasa; menekankan identitas yang diklaim = AKU adalah Esau); Esav (Esau; nama yang bukan milik Yakub yang dia klaim); bekhorekha (anak sulungmu; dari bekhor = anak sulung + sufiks = anak sulungmu; 'bekhor' adalah status hukum dengan implikasi warisan dan otoritas; Yakub mengklaim status yang secara hukum bukan miliknya).
בַּעֲבוּר תְּבָרֲכַנִּי נַפְשֶׁךָ
ba'avur tevarakani nafshekha · supaya jiwamu memberkati aku
Supaya jiwamu dapat memberkati aku — ba'avur (supaya, dengan tujuan bahwa); tevarakani (dari barakh = memberkati; piel imperfek + sufiks = memberkati aku; tujuan dari semua yang Yakub lakukan); nafshekha (jiwamu; dari nefesh = jiwa + sufiks = jiwamu; Yakub menggunakan frasa yang sama yang Ishak gunakan di 27:4 = 'nafshi tevarekha' = jiwaku memberkatimu; seolah-olah Yakub menirukan kata-kata Ishak sendiri).
קוּם נָא שְׁבָה וְאָכְלָה
qum na shevah ve'okhel · bangkitlah dan duduklah dan makan
Bangkitlah kiranya duduklah dan makanlah — qum (dari qum = bangkit, berdiri; qal imperatif = bangkitlah; ajakan untuk bersiap); na (kiranya; partikel sopan); shevah (dari yashav = duduk; qal imperatif = duduklah); ve'okhel (dari akhal = makan; qal imperfek/imperatif = dan makanlah); tiga imperatif berurutan yang mengkondisikan Ishak untuk upacara berkat: bangkit → duduk → makan.
Vayyomer Yaaqov el aviv anokhi Esav bekhorekha asiti ka'asher dibbarta elai qum na shevah ve'okhel mitztzayidi ba'avur tevarakani nafshekha (dan Yakub berkata kepada ayahnya aku adalah Esau anak sulungmu aku melakukan sesuai perkataanmu bangkitlah makan dari buruanku supaya jiwamu memberkati aku). Anokhi Esav bekhorekha — empat kata, tiga kebohongan. Ba'avur tevarakani nafshekha — Yakub menggunakan frasa Ishak sendiri; peniruan kata-kata ayahnya.
Tahukah kamu
Anokhi Esav bekhorekha: empat kata Ibrani yang mengandung tiga kebohongan sekaligus
'Anokhi Esav bekhorekha': (1) 'anokhi Esav' = aku Esau — kebohongan tentang identitas; (2) 'bekhorekha' = anak sulungmu — kebohongan tentang status; (3) 'asiti ka'asher dibbarta elai' = aku melakukan sesuai perkataanmu — kebohongan tentang tindakan (Esau yang diperintah berburu, bukan Yakub). Yang menarik: Yakub menambahkan 'asiti ka'asher dibbarta elai' yang tidak diminta Ishak — over-justify yang biasanya dilakukan orang yang berbohong.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 27:19
Yohanes 8:44
Yakub yang berkata 'aku adalah Esau' (27:19) melakukan dusta yang eksplisit dan terencana; Yohanes 8:44 menggambarkan dusta sebagai karakter dari sumber kejahatan; narasi Kejadian tidak menghakimi Yakub secara langsung tapi konsekuensinya panjang: Yakub sendiri akan ditipu oleh Laban dengan cara yang sama
“Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu... Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.”
Kejadian 29:25
Yakub yang menipu identitas kepada Ishak (27:19) mengalami penipuan identitas yang sama dari Laban (29:25): Yakub kira menikahi Rahel ternyata Lea; pola 'midah keneged midah' (ukuran yang sama diterima kembali): penipu ditipu dengan cara yang sama
“Pagi harinya, ternyata Lea yang ada di sana. Lalu, Yakub berkata kepada Laban: Apa yang telah kamu perbuat kepadaku ini? Bukankah untuk Rahel aku bekerja kepadamu? Mengapa kamu menipu aku?”
Ibrani 12:17
Ibrani 12:17 mengacu pada Esau yang kehilangan berkat karena Yakub mengklaim identitas Esau (27:19); penolakan Esau dan air matanya (27:34, 38) adalah konsekuensi langsung dari kebohongan Yakub di 27:19; berkat yang sudah diberikan tidak bisa ditarik
“Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia ingin mendapat berkat itu, ia ditolak; sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaikinya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 27:19
✕ Sering dikira
"'Anokhi Esav bekhorekha' tidak benar-benar berbohong karena Yakub sudah 'membeli' hak kesulungan Esau di 25:29-34."
✓ Yang sebenarnya
Pertukaran hak kesulungan di 25:29-34 adalah perjanjian antara Esau dan Yakub tanpa keterlibatan Ishak. Klaim Yakub 'aku adalah Esau anak sulungmu' kepada Ishak adalah kebohongan tentang identitas fisik, bukan klaim hukum. Ishak sedang menguji siapa yang secara fisik ada di depannya, bukan status hukumnya.
✕ Sering dikira
"Yakub menyebutkan 'nafshekha' (jiwamu) karena dia tahu dari ibu bahwa Ishak berencana memberkati 'nafshi' — ini hanya penggunaan informasi, bukan manipulasi."
✓ Yang sebenarnya
Menggunakan informasi internal dari Ribka (27:7) untuk meniru kata-kata Ishak sendiri dan meyakinkan Ishak bahwa 'Esau' yang ada di depannya adalah anak yang dia kenal adalah bentuk manipulasi. Meniru kata-kata khas seseorang untuk mendapat kepercayaannya adalah bagian dari tindakan penipuan yang dilakukan Yakub.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 27:19
Kita mungkin tergoda untuk memakai cara curang untuk mendapatkan berkat, tetapi kebohongan hanya merusak kepercayaan dan membawa konsekuensi. Lebih baik jujur dan menunggu rencana Tuhan, daripada memaksakan kehendak sendiri dengan cara yang salah.
Tuhan, mampukan aku untuk selalu berkata jujur dan tidak memakai cara licik untuk mendapatkan berkat, tetapi percaya pada waktu-Mu yang sempurna. Amin.