Yakub masuk kepada ayahnya dan berkata: Ayahku! — dan Ishak menjawab: Siapakah kamu, Anakku?
Kejadian 27:18
Yakub Menipu Ishak
“Kemudian, Yakub pergi kepada ayahnya dan berkata, “Ayahku!” Ayahnya menjawab, “Ya, Nak. Siapakah kamu, Anakku?””Kejadian 27:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikianlah Yakub masuk ke tempat ayahnya serta berkata: "Bapa!" Sahut ayahnya: "Ya, anakku; siapakah engkau?"”Kejadian 27:18 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu pergilah Yakub kepada ayahnya dan berkata, "Ayah!" "Ya," jawab Ishak, "siapa engkau, Esau atau Yakub?"”Kejadian 27:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“dan Yakub mendatangi ayahnya. “Ayah, ini aku,” katanya. Isak bertanya, “Kamu siapa, Esau atau Yakub?””Kejadian 27:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he came unto his father, and said, My father: and he said, Here am I; who art thou, my son?”Kejadian 27:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 27:18?
Yakub datang kepada ayahnya dan berkata, 'Ayahku!' Ishak menjawab, 'Ya, Nak. Siapakah kamu, Anakku?' Di sini dimulailah dialog penipuan. Yakub dihadapkan pada pilihan untuk berkata jujur, tetapi ia memilih untuk melanjutkan kebohongan.
Latar belakang
Vayyavo el aviv vayyomer avi: momen ketika Yakub memasuki ruangan dan memulai penipuan secara aktif
'Vayyavo el aviv vayyomer avi vayyomer hineni mi attah beni' — dan dia masuk kepada ayahnya dan berkata: Ayahku! Dan dia berkata: lihatlah sini; siapakah kamu anakku? Yakub mengucapkan satu kata: 'avi' = ayahku. Ishak menjawab dua hal: 'hineni' (lihatlah sini = aku di sini; kata kehadiran total) lalu 'mi attah beni' = siapakah kamu anakku? Pertanyaan langsung yang menjadi jebakan bagi Yakub — atau kesempatan untuk berbohong secara aktif.
Di mana
Kamar Ishak, Bersyeba
Yakub memasuki ruangan ayahnya dalam penyamaran penuh — pertukaran yang menentukan dimulai
Kapan
Sekitar 1760 SM
Konfrontasi dimulai: Yakub dalam penyamaran memasuki ruangan Ishak
Yang berbicara
Yakub dan Ishak
Pertukaran pertama: panggilan dan pertanyaan identitas yang akan menjadi inti ketegangan pasal ini
Kepada
Satu sama lain
Yakub dan Ishak dalam ruangan yang sama — momen ketika rencana Ribka mulai diuji
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָבִי
avi · Ayahku!
Ayahku! — avi (dari av = ayah + sufiks orang pertama = ayahku; seruan/panggilan = Ayahku!; kata pertama yang Yakub ucapkan setelah mengenakan penyamaran penuh; menarik bahwa Yakub tidak langsung mengklaim identitas tapi hanya memanggil 'avi' = kata yang tidak memerlukan identitas tertentu, siapapun anak Ishak bisa memanggil 'avi').
הִנֵּנִי
hineni · lihatlah sini, aku di sini
Lihatlah sini, aku di sini — hineni (dari hinneh = lihatlah + sufiks orang pertama = aku di sini; ekspresi kehadiran penuh dan kesiapan mendengar; dalam konteks panggilan = ya, aku mendengar, aku siap; kata yang sama digunakan Abraham ketika Allah memanggil namanya di 22:1, dan Ishak di 22:7; 'hineni' menandai momen-momen kehadiran total dalam kehidupan iman).
מִי אַתָּה בְּנִי
mi attah beni · Siapakah kamu, Anakku?
Siapakah kamu anakku? — mi (siapa; kata tanya identitas); attah (kamu; pronomen orang kedua); beni (anakku; dari ben = anak + sufiks = anakku; Ishak menggunakan 'beni' = anakku meski belum tahu siapa yang ada di depannya; sikap yang penuh kasih atau yang ceroboh sebelum verifikasi); pertanyaan 'mi attah' = siapa kamu adalah pertanyaan paling mendasar yang akan dijawab dengan kebohongan di 27:19.
Vayyavo el aviv vayyomer avi vayyomer hineni mi attah beni (dan dia masuk kepada ayahnya dan berkata ayahku dan dia berkata lihatlah sini siapakah kamu anakku). Avi — satu kata panggilan yang aman; tidak berisi kebohongan. Hineni — kehadiran total Ishak; ironisnya akan dimanfaatkan oleh kebohongan Yakub. Mi attah beni — pertanyaan identitas yang Yakub harus jawab dengan bohong.
Tahukah kamu
Hineni: respon kehadiran total yang muncul di tiga adegan kritis — Abraham di Moria, Ishak di Moria, dan kini Ishak ditipu Yakub
'Hineni' (aku di sini) adalah salah satu kata paling bermakna dalam Alkitab Ibrani. Abraham berkata 'hineni' kepada Allah ketika dipanggil untuk mengorbankan Ishak (22:1). Ishak berkata 'hineni' kepada Abraham di perjalanan ke Moria (22:7). Dan sekarang Ishak berkata 'hineni' ketika dipanggil oleh seseorang yang berpura-pura Esau tapi sebenarnya Yakub (27:18). 'Hineni' adalah pernyataan kehadiran dan kesiapan penuh — ironis bahwa Ishak yang pernah menjadi objek pengorbanan (22:7) kini tidak mengenali siapa yang ada di hadapannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 27:18
Kejadian 22:7
Ishak muda berkata 'Ayahku!' kepada Abraham (22:7) dengan 'hineni' sebagai respons; di sini Yakub berkata 'Ayahku!' (27:18) kepada Ishak tua dengan 'hineni' sebagai respons; pola panggilan-jawaban yang sama tapi dalam situasi yang terbalik: dulu Ishak yang memanggil Abraham, kini Yakub yang memanggil Ishak; kata-kata yang sama, konteks yang sangat berbeda
“Lalu Ishak berkata kepada Abraham, ayahnya: Ayahku! Jawab Abraham: Ya, anakku. Lalu Ishak berkata: Di sini ada api dan kayu bakar, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?”
1 Samuel 3:4-6
'hineni' yang Ishak ucapkan (27:18) dan 'hineni' Samuel di 1 Sam. 3:4-6 keduanya adalah respons terhadap panggilan yang sumbernya tidak tepat — Ishak merespons Yakub yang berpura-pura Esau; Samuel merespons panggilan yang dia kira dari Eli tapi sebenarnya dari TUHAN; dalam keduanya 'hineni' diucapkan sebelum identitas pemanggil diketahui dengan tepat
“TUHAN berfirman kepada Samuel: Samuel! Samuel menjawab: Hamba ada di sini (hineni)! Lalu ia berlari kepada Eli dan berkata: Hamba ada di sini, karena bapak memanggilku. Tetapi Eli berkata: Aku tidak memanggil kamu...”
Yohanes 18:4-5
ketika Yesus menjawab 'Akulah Dia' (Yoh. 18:5), Yesus secara aktif menegaskan identitasnya; Yakub yang menjawab 'Aku Esau' (27:19) melakukan kebalikannya: secara aktif menyangkal identitas aslinya; kedua adegan melibatkan pertanyaan identitas dan jawaban yang menentukan — satu penuh kejujuran, satu penuh kebohongan
“Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: Siapa yang kamu cari? Jawab mereka: Yesus dari Nazaret. Kata-Nya kepada mereka: Akulah Dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 27:18
✕ Sering dikira
"Pertanyaan Ishak 'siapakah kamu, Anakku' menunjukkan bahwa Ishak sudah curiga bahwa yang datang bukan Esau."
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan 'mi attah beni' lebih mungkin adalah pertanyaan biasa dari orang tua yang rabun yang tidak bisa melihat siapa yang masuk. Ishak belum ada alasan untuk curiga pada titik ini — Esau baru saja pergi berburu dan perkiraan wajar adalah Esau yang kembali. Kecurigaan Ishak muncul kemudian ketika suara tidak cocok (27:22).
✕ Sering dikira
"'Hineni' yang Ishak ucapkan berarti Ishak sudah siap memberikan berkat segera."
✓ Yang sebenarnya
'Hineni' adalah respons standar untuk panggilan perhatian — ekspresi kehadiran dan kesiapan mendengar, bukan pernyataan bahwa Ishak siap langsung memberikan berkat. Berkat baru terjadi setelah serangkaian pertanyaan verifikasi (27:18-27).
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 27:18
Setiap kebohongan membawa kita semakin dalam ke dalam dosa. Ketika kita berada di persimpangan kejujuran dan kepalsuan, pilihlah jalan terang, karena kebenaran akan membebaskan.
Bapa, berikan aku keberanian untuk selalu jujur, bahkan ketika terasa sulit. Amin.