Para pemimpin mabuk di meja perjamuan

Yesaya 28:7-22

Tentang Pemimpin-Pemimpin Yerusalem

7Akan tetapi, orang-orang ini juga pening karena anggur dan sempoyongan karena minuman keras; Imam dan nabi pening karena minuman keras. Mereka menjadi bingung karena anggur. Mereka sempoyongan karena minuman keras dan pusing dalam penglihatan. Mereka goyang saat memberi keputusan. 8Semua meja penuh dengan muntahan dan kejijikan, sehingga tidak ada satu bagian pun yang bersih. 9“Kepada siapakah, dia akan mengajarkan pengetahuan? Kepada siapakah, dia menjelaskan pesan itu? Kepada mereka yang disapih dari menyusu? Kepada mereka yang dilepaskan dari susu ibunya? 10Sebab, terdapat perintah demi perintah, perintah demi perintah, patokan demi patokan, patokan demi patokan, sedikit di sini, sedikit di sana. 11Ya, Dia akan berbicara kepada bangsa ini melalui mulut yang gagap dan lidah asing. 12Kepada merekalah, TUHAN telah berfirman, “Inilah tempat beristirahat. Biarlah mereka yang lelah beristirahat. Inilah tempat beristirahat.” Akan tetapi, mereka tidak mau mendengarkan. 13Maka, firman TUHAN kepada mereka akan seperti ini: “Perintah demi perintah, perintah demi perintah, patokan demi patokan, patokan demi patokan, sedikit di sini, sedikit di sana,” supaya mereka pergi dan jatuh telentang, hancur, terjerat, dan ditawan. 14Oleh karena itu, dengarkanlah firman TUHAN hai pengejek-pengejek, yang memerintah rakyat ini yang tinggal di Yerusalem. 15Karena kamu telah berkata, “Kami telah membuat perjanjian dengan kematian, dan dengan dunia orang mati kami telah membuat kesepakatan. Jadi, ketika bencana itu datang melanda, itu tidak akan mengenai kami karena kami telah menjadikan kebohongan sebagai tempat perlindungan kami dan kami telah menutupi diri dengan dusta.” 16Maka, beginilah firman TUHAN Allah, “Lihatlah, Aku meletakkan di Sion sebuah batu, sebuah batu yang teruji, batu penjuru yang berharga, sebagai dasar yang teguh. Siapa yang percaya tidak akan gelisah. 17Aku akan membuat keadilan menjadi tali pengukur dan kebenaran menjadi tali sipat. Hujan es akan menyapu tempat perlindungan kebohongan itu dan air bah akan meliputi persembunyianmu. 18Perjanjianmu dengan kematian akan dibatalkan. Kesepakatanmu dengan dunia orang mati tidak akan bertahan. Ketika bencana itu datang melanda, kamu akan dihajar habis-habisan olehnya. 19Setiap kali datang, itu akan menyeretmu. Sebab, pagi demi pagi, bencana itu datang, baik siang maupun malam. Memahami pesan ini hanya akan menjadi kengerian belaka. 20Sebab, tempat tidur terlalu pendek untuk berbaring dan selimut terlalu kecil untuk menyelimuti diri. 21Sebab, TUHAN akan bangkit seperti di Gunung Perasim. Dia akan murka seperti di Lembah Gibeon, untuk melakukan perbuatan-Nya, perbuatan-Nya yang tidak biasa; dan untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya, pekerjaan-Nya yang ajaib. 22Karena itu, jangan mencemooh lagi supaya tali pengikatmu tidak dikencangkan. Sebab, aku telah mendengar dari TUHAN, Tuhan semesta alam, tentang kesudahan yang telah ditentukan atas seluruh bumi.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Para pemimpin rohani juga mabuk

Ayat ini menegaskan bahwa para imam dan nabi, yang seharusnya menjadi teladan, ikut mabuk oleh anggur dan minuman keras. Mereka kehilangan kejernihan berpikir, bahkan dalam penglihatan dan keputusan mereka.

Di mana

Yerusalem

Istana atau bait suci, tempat para pemimpin berkumpul

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda, periode pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pengepungan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang melayani di Yehuda, ~740-681 SM

P

Kepada

Para imam dan nabi

Pemimpin rohani Yehuda yang jatuh dalam kemabukan

Arti tiap ayat

Penjelasan Yesaya 28:7-22 Ayat per Ayat

Yesaya 28:7

Ayat ini mengkritik para pemimpin rohani Israel, yaitu imam dan nabi, yang juga mabuk karena anggur. Mereka menjadi tidak mampu membedakan yang benar dan salah, sehingga penglihatan dan keputusan mereka penuh…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:8

Gambaran yang sangat jujur tentang kondisi para pemimpin yang mabuk: meja-meja mereka penuh dengan muntahan dan kotoran, melambangkan kekacauan dan kehancuran akibat dosa. Ini menunjukkan betapa dalamnya kejatuhan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:9

Ayat ini mengutip perkataan para pemimpin yang mencemooh nabi Yesaya. Mereka bertanya, 'Kepada siapa dia mau mengajar? Bayi yang baru disapih?' Ini adalah ejekan yang merendahkan pesan nabi, seolah-olah ajaran itu…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:10

Ini adalah ejekan lanjutan: 'Perintah demi perintah, patokan demi patokan, sedikit di sini, sedikit di sana.' Mereka mengejek nabi yang mengulang-ulang ajaran seolah-olah berbicara kepada anak kecil, padahal sebenarnya…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:11

Jika umat tidak mau mendengar bahasa yang jelas, maka Tuhan akan berbicara melalui bangsa asing, yaitu Asyur, yang bahasanya tidak dimengerti. Ini adalah bentuk hukuman dan tanda bahwa mereka telah menolak firman Tuhan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:12

Tuhan menawarkan istirahat dan kelegaan bagi yang letih, tetapi umat menolak mendengarkan. Mereka menolak jalan Tuhan dan memilih cara mereka sendiri, sehingga mereka kehilangan berkat istirahat yang Tuhan sediakan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:13

Ayat ini menunjukkan akibat dari sikap mengejek terhadap Firman Tuhan. Karena mereka menganggap pesan Tuhan hanya sebagai aturan yang berulang, Tuhan akan membuat mereka jatuh, terluka, terjerat, dan tertawan. Ini…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:14

Ayat ini menegur para pemimpin di Yerusalem yang suka mengejek dan menganggap diri mereka bijak. Mereka memerintah rakyat tetapi sebenarnya tidak menghormati Tuhan. Peringatan ini ditujukan kepada mereka yang sombong…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:15

Para pemimpin Yerusalem mengira mereka telah membuat perjanjian dengan maut, sehingga mereka merasa aman dari bencana. Mereka bersembunyi di balik kebohongan dan dusta, tetapi ini adalah perlindungan palsu yang tidak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:16

Tuhan berjanji meletakkan batu yang kokoh di Sion, yaitu Yesus, sebagai dasar iman yang teguh. Barangsiapa percaya kepada-Nya tidak akan goyah atau dikecewakan. Ayat ini adalah janji keselamatan bagi yang percaya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:17

Tuhan akan menegakkan keadilan sebagai standar pengukuran-Nya. Tempat perlindungan palsu dari kebohongan akan disapu oleh hujan es, dan persembunyian mereka akan tenggelam oleh air bah. Ini berarti kebohongan tidak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:18

Perjanjian yang mereka buat dengan maut akan dibatalkan, dan kesepakatan dengan dunia orang mati tidak akan berlaku. Ketika bencana datang, mereka tidak akan luput, tetapi akan dihancurkan olehnya. Ini adalah kepastian…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:19

Ayat ini melanjutkan gambaran tentang bencana yang akan datang sebagai hukuman. Bencana itu akan datang berulang kali, siang dan malam, dan orang-orang yang merasa aman akan dihajar habis-habisan. Memahami pesan ini…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:20

Ayat ini menggunakan perumpamaan: tempat tidur yang terlalu pendek dan selimut yang terlalu sempit menggambarkan usaha sia-sia untuk merasa nyaman dan aman. Perlindungan yang mereka buat dari kebohongan tidak akan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:21

Tuhan akan bertindak dengan cara yang dahsyat, seperti yang pernah dilakukan-Nya di Gunung Perasim dan Lembah Gibeon. Namun, tindakan-Nya kali ini 'tidak biasa' karena Dia datang untuk menghukum umat-Nya sendiri, bukan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 28:22

Ayat ini memperingatkan orang-orang yang mengejek untuk berhenti, karena Tuhan semesta alam telah menentukan rencana penghancuran atas seluruh bumi. Jika mereka terus mencemooh, hukuman mereka akan semakin berat (tali…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Yesaya 28 selengkapnya