Tuhan bangkit di Gunung Perasim

Yesaya 28:21

Peringatan bagi para pengejek

Sebab, TUHAN akan bangkit seperti di Gunung Perasim. Dia akan murka seperti di Lembah Gibeon, untuk melakukan perbuatan-Nya, perbuatan-Nya yang tidak biasa; dan untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya, pekerjaan-Nya yang ajaib.

Yesaya 28:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 28:21?

Tuhan akan bertindak dengan cara yang dahsyat, seperti yang pernah dilakukan-Nya di Gunung Perasim dan Lembah Gibeon. Namun, tindakan-Nya kali ini 'tidak biasa' karena Dia datang untuk menghukum umat-Nya sendiri, bukan untuk membebaskan mereka dari musuh.

Latar belakang

Tuhan melakukan pekerjaan yang tidak biasa

Yesaya mengingatkan bahwa Tuhan akan bangkit melawan mereka seperti yang Dia lakukan di Gunung Perasim dan Lembah Gibeon, melakukan perbuatan yang tidak biasa dan pekerjaan yang ajaib—yaitu menghukum umat-Nya sendiri karena kemurtadan mereka.

Di mana

Yerusalem

Di tengah kota, saat pergolakan politik

Kapan

~715 SM

Periode pembagian kerajaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Asyur mengancam
Akhir kerajaan Israel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi kerajaan Yehuda, ~40 tahun

P

Kepada

Pengejek-pengejek di Yerusalem

Para pemimpin yang sombong dan mencemooh firman Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוּם

qum · bangkit

berdiri atau bangun untuk bertindak

רָגַז

ragaz · murka

gempa, gemetar karena marah

זָר

zar · ajaib

asing atau tidak biasa

Ketiga kata ini menggambarkan tindakan Tuhan yang aktif, penuh murka, dan asing bagi-Nya—Dia harus menghukum umat-Nya yang dikasihi.

Tahukah kamu

Gunung Perasim dan Gibeon

Gunung Perasim adalah tempat Daud mengalahkan Filistin (2 Samuel 5:20), dan Gibeon adalah tempat Yosua menang dengan matahari berhenti (Yosua 10). Tuhan kini melawan, bukan membela.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 28:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 28:21

✕  Sering dikira

Dikatakan 'pekerjaan aneh' berarti Tuhan bertindak tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah ungkapan untuk perbuatan yang tidak lazim: Tuhan menghukum umat-Nya sendiri.

✕  Sering dikira

Menganggap Tuhan bangkit untuk menghancurkan musuh.

✓  Yang sebenarnya

Di sini Tuhan bangkit melawan umat yang murtad, bukan musuh.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 28:21

Kita tidak boleh menganggap remeh kekudusan Tuhan. Kadang Tuhan melakukan hal yang tidak biasa dalam hidup kita untuk menyadarkan kita, dan itu bisa terasa berat, tetapi selalu untuk kebaikan kita.

Tuhan, aku percaya bahwa semua tindakan-Mu adalah benar; tolong aku untuk tetap setia bahkan saat aku tidak mengerti jalan-Mu, Amin.