Menyindir Pengejek di Meja Makan

Yesaya 28:10

Celakalah Mahkota Kesombongan

Sebab, terdapat perintah demi perintah, perintah demi perintah, patokan demi patokan, patokan demi patokan, sedikit di sini, sedikit di sana.

Yesaya 28:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 28:10?

Ini adalah ejekan lanjutan: 'Perintah demi perintah, patokan demi patokan, sedikit di sini, sedikit di sana.' Mereka mengejek nabi yang mengulang-ulang ajaran seolah-olah berbicara kepada anak kecil, padahal sebenarnya itu adalah cara Tuhan untuk mengajar umat-Nya yang keras kepala.

Latar belakang

Ejekan Para Pemimpin

Para pemimpin yang mabuk mengejek pesan Yesaya, menganggapnya terlalu sederhana seperti mengajar bayi. Mereka mengolok-olok dengan mengulang 'perintah demi perintah' untuk meremehkan.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, dalam konteks pelayanan

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pekabaran ke Efraim
Penghukuman Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi senior, ~50 tahun, berani menegur

P

Kepada

Pemimpin Israel

Imam dan nabi yang mabuk, mengejek

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צַו

tsav · perintah

perintah atau peraturan yang tegas

קַו

qav · patokan

tali pengukur atau garis, standar

זְעֵיר

ze'ir · sedikit

sedikit, dalam jumlah kecil

Ketiga kata ini membentuk ritme yang mengejek, tetapi sebenarnya menunjukkan bahwa firman Allah diberikan secara bertahap dan berulang, bukan sekadar omong kosong.

Tahukah kamu

Bahasa Bayi

Ungkapan 'perintah demi perintah' dalam bahasa Ibrani berbunyi seperti 'tsav latsav', yang terdengar seperti ocehan bayi (liat-liat).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 28:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 28:10

✕  Sering dikira

Menganggap ini sekadar ejekan tanpa makna

✓  Yang sebenarnya

Ini kutipan ejekan lawan, tetapi juga pola Allah mengajar

✕  Sering dikira

'Sedikit di sini, sedikit di sana' berarti firman tidak jelas

✓  Yang sebenarnya

Menekankan pengulangan yang sabar, bukan ketidakjelasan

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 28:10

Terkadang kita butuh pengulangan dalam belajar. Jangan bosan mendengar firman yang sama; mungkin justru ketika diulang, kita bisa memahaminya lebih dalam. Bersikaplah sabar dan teruslah belajar.

Tuhan, beri aku ketekunan untuk terus mendengarkan pengajaran-Mu, meskipun harus diulang-ulang, dan bukalah mataku untuk menangkap maksud-Mu setiap kali. Amin.