Undangan untuk Mendengar
Yesaya 28:23-29
Kebijaksanaan TUHAN
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Ajakan untuk Mendengar
Setelah peringatan keras, Yesaya mengubah nada menjadi ajakan hangat: 'Berilah telinga dan dengarlah suaraku, dengar dan perhatikan kata-kataku.' Ini adalah undangan untuk belajar dari Allah, bukan sekadar mendengar kata-kata manusia.
Di mana
Yerusalem
Lokasi publik di Yerusalem, mungkin di gerbang kota atau bait suci
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda, ~740-681 SM
Kepada
Para pendengar
Orang-orang yang bersedia memberi perhatian, kontras dengan pengejek
Arti tiap ayat
Penjelasan Yesaya 28:23-29 Ayat per Ayat
Yesaya 28:23
Yesaya mengajak umat untuk memperhatikan dan mendengarkan perkataannya dengan sungguh-sungguh. Ini adalah seruan untuk memberi perhatian penuh pada ajaran yang akan disampaikan, karena ini penting.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 28:24
Ayat ini mulai menggambarkan perumpamaan tentang petani. Petani tidak terus-menerus membajak; ada waktu untuk membajak dan ada waktu untuk menanam. Ini mengajarkan bahwa Tuhan bekerja dengan cara yang berbeda-beda…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 28:25
Petani tidak membajak terus-menerus; setelah meratakan tanah, ia menabur berbagai jenis benih dengan bijak. Ini menunjukkan bahwa Allah, sebagai guru yang bijaksana, mengajarkan cara yang tepat untuk setiap tindakan,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 28:26
Allah mengajarkan petani cara mengolah tanah dan menabur dengan benar. Ini menunjukkan bahwa Tuhan adalah sumber hikmat dan pengetahuan praktis; Dia membimbing umat-Nya dalam segala aspek kehidupan, termasuk pekerjaan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 28:27
Untuk mengirik jintan hitam dan jintan putih, petani menggunakan alat yang berbeda: galah untuk jintan hitam dan tongkat untuk jintan putih. Ini menunjukkan bahwa Allah memperlakukan setiap orang secara khusus sesuai…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 28:28
Petani tidak terus-menerus mengirik gandum; setelah gandum dihancurkan, ia berhenti. Ini menggambarkan bahwa Allah mendisiplin umat-Nya dengan batas dan tujuan, tidak menghancurkan mereka tanpa henti. Hukuman-Nya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 28:29
Semua hikmat dan kebijaksanaan dalam pertanian berasal dari Tuhan semesta alam. Ia luar biasa dalam nasihat dan agung dalam kebijaksanaan. Ini menegaskan bahwa Allah adalah sumber segala pengetahuan dan pengertian.
Arti lengkap, studi kata & renungan →