Yesaya menerima firman
Yesaya 2:1-22
Sion sebagai Pusat Kerajaan Damai
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pembukaan resmi kitab
Ayat pertama memberi judul dan konteks: ini adalah firman yang diberikan kepada Yesaya, anak Amos, tentang Yehuda dan Yerusalem. Ini menegaskan bahwa isi kitab berasal dari wahyu ilahi, bukan pemikiran manusia.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, kemungkinan di dalam tembok kota
Kapan
~740 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis/Redaktur
Narator yang mencatat kata-kata nabi
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang membaca kitab ini
Arti tiap ayat
Penjelasan Yesaya 2:1-22 Ayat per Ayat
Yesaya 2:1
Yesaya, seorang nabi, menerima pesan langsung dari Tuhan tentang Yehuda dan Yerusalem. Ini menunjukkan bahwa nubuat ini serius dan berasal dari Tuhan, bukan pendapat manusia, dan ditujukan khusus untuk umat Tuhan, jadi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:2
Pada masa depan, Tuhan akan menjadi pusat bagi semua bangsa, bukan hanya Israel. Gunung-Nya akan menjadi tempat yang paling tinggi, dan semua orang akan datang ke sana. Ini menunjukkan bahwa keselamatan dan pengajaran…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:3
Banyak orang akan mengajak sesama untuk naik ke gunung Tuhan, di mana Tuhan akan mengajarkan jalan-Nya. Dari Yerusalem, firman Tuhan akan keluar. Ini menunjukkan bahwa ajaran Tuhan adalah standar hidup, dan kita perlu…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:4
Tuhan akan menjadi hakim yang adil bagi semua bangsa, dan akibatnya, mereka akan berhenti berperang. Senjata perang akan diubah menjadi alat pertanian, menunjukkan bahwa damai akan menggantikan kekerasan. Ini adalah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:5
Yesaya mengajak umat untuk berjalan dalam terang Tuhan. Ini berarti hidup sesuai ajaran Tuhan, yang menerangi jalan kita dan menjauhkan dari kegelapan. Ini adalah panggilan untuk tetap setia kepada Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:6
Ayat ini menyalahkan umat karena meninggalkan Tuhan dan mengikuti praktik-praktik dari budaya lain, seperti ramalan dan bersekutu dengan orang asing. Mereka telah berpaling dari Tuhan dan mengikuti cara-cara yang tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:7
Yesaya 2:7 menggambarkan kondisi Yehuda yang penuh dengan kekayaan materi: perak, emas, kuda, dan kereta yang melimpah. Ini menunjukkan kemakmuran yang berlebihan, namun juga mengindikasikan bahwa mereka menjadi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:8
Yesaya 2:8 menunjukkan bahwa negeri itu dipenuhi berhala, yang merupakan buatan tangan manusia sendiri. Ini adalah kritik keras terhadap penyembahan berhala, di mana orang lebih suka menyembah benda mati daripada Tuhan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:9
Yesaya 2:9 menyatakan bahwa manusia akan direndahkan dan dibungkukkan, karena kesombongan mereka tidak akan luput dari hukuman. Tuhan tidak akan mengampuni mereka yang terus hidup dalam dosa dan tidak mau bertobat. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:10
Yesaya 2:10 mengajak orang untuk masuk ke dalam gunung batu dan bersembunyi dalam debu karena kengerian akan TUHAN dan kemuliaan-Nya. Ini menggambarkan reaksi manusia saat menyadari betapa dahsyatnya Tuhan, sehingga…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:11
Yesaya 2:11 menubuatkan bahwa semua yang sombong dan angkuh akan direndahkan, dan hanya Tuhan yang akan ditinggikan pada hari itu. Ini adalah pengingat bahwa kesombongan manusia tidak akan bertahan di hadapan kemuliaan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:12
Yesaya 2:12 menegaskan bahwa TUHAN semesta alam telah menetapkan hari penghakiman bagi semua orang yang sombong dan angkuh, serta semua yang mengangkat diri. Hari itu akan menjadi hari kehancuran bagi keangkuhan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:13
Ayat ini menggambarkan hari Tuhan ketika semua yang tinggi dan sombong, seperti pohon aras Lebanon yang menjulang dan pohon tarbantin dari Basan, akan direndahkan. Ini adalah metafora untuk keangkuhan manusia yang akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:14
Ayat ini melanjutkan gambaran hari Tuhan dengan menunjuk pada gunung-gunung tinggi dan bukit-bukit yang ditinggikan. Ini melambangkan segala sesuatu yang dianggap besar dan kuat oleh manusia, tetapi akan direndahkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:15
Ayat ini menyebutkan menara-menara tinggi dan tembok-tembok yang berkubu sebagai simbol pertahanan dan kekuatan manusia. Semua itu akan direndahkan pada hari Tuhan, menunjukkan bahwa tidak ada benteng yang dapat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:16
Ayat ini menyebut kapal-kapal besar dari Tarsis dan kapal-kapal yang indah sebagai simbol kemakmuran dan perdagangan. Ini menunjukkan bahwa kekayaan dan keindahan duniawi juga akan direndahkan pada hari Tuhan, karena…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:17
Ayat ini menegaskan bahwa pada hari Tuhan, kesombongan dan kemegahan manusia akan ditundukkan, dan hanya Tuhan yang akan ditinggikan. Ini adalah inti dari seluruh pasal: Tuhan yang berdaulat, bukan manusia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:18
Ayat ini menyatakan bahwa semua berhala akan lenyap pada hari Tuhan. Berhala bisa berupa patung, kekayaan, kuasa, atau apa pun yang menggantikan posisi Tuhan. Kesemuanya akan musnah, menunjukkan ketidakberdayaan mereka…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:19
Ayat ini menggambarkan hari Tuhan, saat manusia akan bersembunyi di gua batu dan lubang tanah karena takut akan keagungan Tuhan yang mengguncang bumi. Ini menunjukkan bahwa semua ciptaan akan gemetar di hadapan Tuhan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:20
Pada hari Tuhan, manusia akan membuang berhala perak dan emas mereka, yang mereka buat sendiri, ke tikus mondok dan kelelawar. Ini menunjukkan kesia-siaan menyembah benda buatan sendiri yang tak berdaya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:21
Sama seperti ayat 19, orang-orang akan bersembunyi di gua batu dan celah tebing saat Tuhan menghakimi dunia dengan kuasa-Nya. Ini menekankan betapa tidak berdayanya manusia di hadapan Tuhan yang Agung.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 2:22
Ayat ini mengingatkan kita untuk berhenti mengandalkan manusia yang fana, yang napasnya hanya ada di lubang hidung. Manusia tidak dapat menyelamatkan; hanya Tuhan yang layak diandalkan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →