Bersembunyi di Gunung Batu

Yesaya 2:10

Gunung TUHAN dan Hari TUHAN

Masuklah ke dalam gunung batu, dan bersembunyilah dalam debu dari kengerian akan TUHAN, dan kemuliaan keagungan-Nya.

Yesaya 2:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 2:10?

Yesaya 2:10 mengajak orang untuk masuk ke dalam gunung batu dan bersembunyi dalam debu karena kengerian akan TUHAN dan kemuliaan-Nya. Ini menggambarkan reaksi manusia saat menyadari betapa dahsyatnya Tuhan, sehingga mereka merasa tidak layak dan ingin bersembunyi, seperti yang dilakukan Adam dan Hawa setelah jatuh ke dalam dosa.

Latar belakang

Hari TUHAN: Kengerian dan Kemuliaan

Yesaya memperingatkan bahwa pada hari TUHAN, manusia akan ketakutan dan berusaha bersembunyi di gua-gua dan debu. Ini adalah reaksi alami ketika kemuliaan dan kekudusan TUHAN dinyatakan, dan kesombongan manusia direndahkan.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat, bukan lokasi fisik

Kapan

~740 SM

Kerajaan Yehuda (pra-pembuangan)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemakmuran di bawah Uzia
Serangan Asyur/Syiria-Efraim
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740 SM

U

Kepada

Umat Yehuda dan Yerusalem

Bangsa pilihan yang hidup dalam kemewahan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צוּר

tsur · gunung batu

batu karang, tebing batu, tempat perlindungan yang kuat

חָבָא

chava · bersembunyilah

menyembunyikan diri, bersembunyi karena takut atau malu

עָפָר

afar · debu

tanah, debu, melambangkan kerendahan dan kefanaan manusia

Manusia yang sombong akan direndahkan sampai ke debu, tetapi TUHAN adalah gunung batu tempat perlindungan satu-satunya; namun ironisnya, mereka yang tidak percaya justru bersembunyi dari Dia.

Tahukah kamu

Gunung batu bisa jadi tempat perlindungan

Di Israel kuno, gua-gua batu kapur sering dijadikan tempat persembunyian saat bahaya, seperti yang dilakukan Daud saat dikejar Saul.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 2:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 2:10

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan kita untuk takut dan lari dari Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ini gambaran kengerian pada hari penghakiman, bukan sikap yang dianjurkan; umat percaya justru berlindung dalam Tuhan.

✕  Sering dikira

Hari TUHAN hanya tentang kehancuran fisik.

✓  Yang sebenarnya

Selain kehancuran, hari TUHAN adalah hari kemuliaan Tuhan dinyatakan; manusia harus merendahkan diri.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 2:10

Tuhan itu mahakudus dan dahsyat, dan kita seringkali lupa akan hal itu. Saat kita menyadari kekudusan-Nya, kita akan terdorong untuk hidup kudus dan menghormati Dia dengan sepatutnya. Mari kita mendekat kepada-Nya dengan takut dan gentar, bukan karena takut dihukum melainkan karena mengagumi kebesaran-Nya.

Tuhan Yang Mahakudus, mampukan aku untuk selalu menghormati dan mengagumi kebesaran-Mu, sehingga aku hidup dalam ketakutan yang kudus dan berkenan kepada-Mu. Amin.