Berhala buatan tangan

Yesaya 2:8

Gunung TUHAN dan Hari Pembalasan

Negeri mereka penuh dengan berhala; mereka menyembah karya tangan mereka sendiri, yaitu hasil buatan jari mereka.

Yesaya 2:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 2:8?

Yesaya 2:8 menunjukkan bahwa negeri itu dipenuhi berhala, yang merupakan buatan tangan manusia sendiri. Ini adalah kritik keras terhadap penyembahan berhala, di mana orang lebih suka menyembah benda mati daripada Tuhan yang hidup, yang seharusnya menjadi sumber segala sesuatu.

Latar belakang

Penyembahan karya sendiri

Negeri Yehuda penuh dengan berhala yang mereka buat sendiri. Mereka menyembah patung dari kayu, batu, atau logam, yang sebenarnya hanya hasil karya tangan mereka.

Di mana

Yerusalem

Di bait atau jalan-jalan kota

Kapan

~740 SM

Monarki Akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemewahan merajalela
Hari TUHAN datang
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang berani mengecam penyembahan berhala.

Y

Kepada

Yehuda dan Yerusalem

Umat yang memuja buatan tangan sendiri.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֱלִילִים

elilim · berhala

dewa-dewa palsu, atau hal yang sia-sia

מַעֲשֵׂה

ma'aseh · buatan

hasil karya, produk tangan

אֶצְבַּע

etzba · tangan

jari, melambangkan keahlian manusia

Kata 'elilim' bermakna 'tidak ada' atau 'sia-sia'. Berhala yang dibuat tangan manusia sebenarnya sia-sia, padahal manusianya mengandalkannya.

Tahukah kamu

Berhala dari emas

Banyak berhala di zaman itu dilapisi emas atau perak, sehingga terkesan mahal. Padahal itu hanya benda mati yang tidak bisa menolong.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 2:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 2:8

✕  Sering dikira

Berhala hanya patung fisik.

✓  Yang sebenarnya

Segala sesuatu yang kita tempatkan di posisi Allah bisa menjadi berhala, misalnya uang, karier, atau hubungan.

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berlaku untuk zaman kuno.

✓  Yang sebenarnya

Penyembahan berhala masih terjadi modern, hanya bentuknya berbeda.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 2:8

Berhala tidak selalu berupa patung, bisa juga berupa uang, karier, atau bahkan gawai yang kita sembah dengan terlalu mengutamakannya. Coba renungkan: apa yang paling sering mencuri waktu dan perhatian kita dari Tuhan? Mari kita letakkan Tuhan kembali sebagai prioritas utama.

Bapa, ampunilah aku jika selama ini aku lebih menyembah benda atau hal lain daripada Engkau. Mampukan aku untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati dan menjadikan-Mu yang terutama. Amin.