Menara dan tembok runtuh

Yesaya 2:15

Gunung TUHAN dan Hari Penghakiman

PerikopSion sebagai Pusat Kerajaan Damai · Yesaya 2:1-22 →
“Terhadap semua menara tinggi, terhadap setiap tembok yang berkubu.”

Yesaya 2:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 2:15?

Ayat ini menyebutkan menara-menara tinggi dan tembok-tembok yang berkubu sebagai simbol pertahanan dan kekuatan manusia. Semua itu akan direndahkan pada hari Tuhan, menunjukkan bahwa tidak ada benteng yang dapat melindungi dari murka-Nya.

Latar belakang

Benteng manusia tidak bertahan

Yesaya menyebutkan menara dan tembok berkubu sebagai simbol keamanan militer yang dibanggakan manusia. Semua itu akan direndahkan pada hari TUHAN, menunjukkan bahwa kepercayaan pada pertahanan fisik sia-sia.

Di mana

Yerusalem

Di dalam kota Yerusalem, sekitar bait Allah

Kapan

~740 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya
Penghakiman Yehuda
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740 SM

B

Kepada

Bangsa Yehuda dan Yerusalem

Umat yang percaya pada benteng pertahanan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִגְדָּל

migdal · menara

Menara, pertahanan yang kokoh.

גָּבֹהַּ

gavoah · tinggi

Tinggi, ditinggikan, angkuh.

חוֹמָה

chomah · tembok

Tembok, benteng pelindung.

Menara dan tembok mewakili keamanan yang dibangun manusia, tetapi tidak ada yang cukup tinggi atau kuat untuk melindungi dari hari TUHAN; hanya TUHAN yang bisa menjadi perlindungan sejati.

Tahukah kamu

Tembok Yerusalem

Tembok Yerusalem pada zaman Yesaya diperkirakan setinggi 7-8 meter, cukup tebal untuk menahan serangan, tetapi tidak bisa menahan penghakiman Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 2:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 2:15

✕  Sering dikira

Ini meramalkan kehancuran semua menara dan tembok secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini berbicara tentang kehancuran kepercayaan pada kekuatan militer dan pertahanan.

✕  Sering dikira

Menara dan tembok hanya untuk masa lalu, tidak relevan sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya tetap: dan hal-hal yang kita andalkan selain Tuhan akan direndahkan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 2:15

Kita sering membangun 'benteng' berupa kekayaan, karier, atau hubungan untuk merasa aman. Namun, keamanan sejati hanya ada dalam Tuhan, jadi bangunlah hubungan dengan-Nya sebagai perlindungan utama.

Ya Tuhan, jadikanlah Engkau perlindunganku, bukan hal-hal duniawi yang sementara. Amin.