Orang bersembunyi di gua karena takut

Yesaya 2:19

Tuhan Ditinggikan, Kesombongan Direndahkan

Orang-orang akan masuk ke dalam gua-gua batu, dan ke dalam lubang-lubang di tanah karena teror TUHAN dan kemuliaan keagungan-Nya, ketika Dia berdiri untuk mengguncangkan bumi dengan hebat.

Yesaya 2:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 2:19?

Ayat ini menggambarkan hari Tuhan, saat manusia akan bersembunyi di gua batu dan lubang tanah karena takut akan keagungan Tuhan yang mengguncang bumi. Ini menunjukkan bahwa semua ciptaan akan gemetar di hadapan Tuhan yang Maha Kuasa.

Latar belakang

Hari Tuhan: Teror dan Kemuliaan

Yesaya menggambarkan hari TUHAN ketika kesombongan manusia direndahkan dan hanya Tuhan yang ditinggikan. Pada hari itu, orang-orang akan lari ke gua-gua batu karena takut akan keagungan Tuhan yang menggetarkan bumi.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, Yehuda

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terbagi (Yehuda)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perang Aram-Israel
Serangan Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang melayani di Yehuda, ~740-680 SM

U

Kepada

Umat Yehuda dan Yerusalem

Orang-orang yang hidup dalam kemakmuran tetapi menyembah berhala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מְחִלּוֹת

mechillot · lubang-lubang

lubang atau gua di tanah

פַּחַד

pachad · teror

ketakutan yang luar biasa

עָרַץ

arats · guncangkan

menggetarkan, membuat gemetar

Kata-kata ini menekankan bahwa reaksi manusia adalah ketakutan yang mendalam, tetapi penyebabnya bukan sekadar murka, melainkan keagungan Tuhan yang penuh kuasa. Manusia bersembunyi karena tidak sanggup berdiri di hadapan kekudusan-Nya.

Tahukah kamu

Gua-gua batu di Yehuda

Di sekitar Yerusalem banyak gua batu kapur yang bisa dijadikan tempat persembunyian, seperti yang digunakan Daud saat dikejar Saul.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 2:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 2:19

✕  Sering dikira

Ini hanya tentang orang jahat yang takut akan murka Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ini lebih kepada semua manusia yang sombong, karena pada hari itu semua kesombongan direndahkan, bukan hanya orang tertentu.

✕  Sering dikira

Guncangan bumi ini hanya kiasan.

✓  Yang sebenarnya

Ini menggambarkan kuasa Tuhan yang nyata, bisa bersifat harfiah, tetapi juga simbolis akan kehancuran tatanan yang sombong.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 2:19

Kadang kita lupa betapa dahsyatnya Tuhan. Hari ini, luangkan waktu sejenak untuk merenungkan kuasa-Nya dan bersyukur karena kita boleh mendekat kepada-Nya, bukan bersembunyi dari-Nya.

Tuhan, ajari kami untuk selalu takut dan hormat kepada-Mu, bukan karena terpaksa, tetapi karena kami tahu betapa agungnya Engkau. Amin.