Ajakkan untuk naik ke gunung
Yesaya 2:3
Ajaran TUHAN untuk semua bangsa
“Banyak orang akan datang dan berkata, “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke kediaman Allah Yakub. Dia akan mengajarkan jalan-jalan-Nya kepada kita sehingga kita akan berjalan di jalan-jalan-Nya.” Sebab, dari Sion akan keluar hukum, dan firman TUHAN dari Yerusalem.”Yesaya 2:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; Yesaya 2.4–8 7 sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."”Yesaya 2:3 · TB
Terjemahan Baru
“mereka semua berkata, "Mari kita naik ke Bukit TUHAN, ke rumah Allah Israel. Ia akan mengajarkan kepada kita apa yang harus kita lakukan. Kita akan mengikuti jalan-Nya, sebab ajaran TUHAN datang dari Yerusalem, Ia berbicara dari Sion."”Yesaya 2:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And many people shall go and say, Come ye, and let us go up to the mountain of the LORD, to the house of the God of Jacob; and he will teach us of his ways, and we will walk in his paths: for out of Zion shall go forth the law, and the word of the LORD from Jerusalem.”Yesaya 2:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 2:3?
Banyak orang akan mengajak sesama untuk naik ke gunung Tuhan, di mana Tuhan akan mengajarkan jalan-Nya. Dari Yerusalem, firman Tuhan akan keluar. Ini menunjukkan bahwa ajaran Tuhan adalah standar hidup, dan kita perlu belajar serta berjalan di jalan-Nya, bukan jalan kita sendiri.
Latar belakang
Undangan untuk belajar jalan-jalan TUHAN
Ayat ini melanjutkan visi: banyak orang akan saling mengajak untuk naik ke gunung TUHAN, karena dari Sion akan keluar hukum (torah) dan firman TUHAN dari Yerusalem. Mereka ingin belajar jalan-jalan Allah agar dapat hidup sesuai kehendak-Nya. Ini menunjukkan bahwa ajaran Allah akan menjadi pusat bagi semua bangsa.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, membayangkan gunung Sion
Kapan
~740 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis/Redaktur
Narator yang mencatat kata-kata nabi
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang membaca kitab ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרָה
yarah · mengajarkan
Mengarahkan, mengajar, melempar panah (akar dari 'torah')
דֶּרֶךְ
derek · jalan
Jalan, cara hidup, perilaku
תּוֹרָה
torah · hukum
Pengajaran, instruksi, hukum
Keterkaitan 'yarah' (mengajar) dan 'torah' menunjukkan bahwa Allah tidak hanya memberi perintah, tetapi juga pengajaran yang menuntun umat-Nya di jalan yang benar. 'Derek' (jalan) menekankan bahwa ini adalah gaya hidup, bukan sekadar pengetahuan.
Tahukah kamu
Kata 'hukum' di sini adalah 'torah'
Kata Ibrani 'torah' berarti 'pengajaran' atau 'instruksi', bukan sekadar hukum legal, tetapi petunjuk hidup dari Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 2:3
Mikha 4:2
hampir identik
“Banyak suku bangsa akan pergi dan berkata: 'Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem.'”
Mazmur 119:105
pengajaran menuntun jalan
“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”
Yohanes 14:6
Yesus sebagai jalan
“Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 2:3
✕ Sering dikira
Mengira 'hukum' hanya merujuk pada hukum Taurat Musa, tetapi di sini lebih luas sebagai pengajaran Allah.
✓ Yang sebenarnya
Torah di sini berarti seluruh pengajaran Allah, bukan hanya perintah seremonial.
✕ Sering dikira
Menganggap ajakan ini hanya untuk orang Yahudi, padahal konteksnya semua bangsa.
✓ Yang sebenarnya
Nubuat ini bersifat universal: semua bangsa akan datang untuk belajar jalan-jalan TUHAN.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 2:3
Kita sering berjalan menurut keinginan sendiri. Mari mulai hari ini dengan bertanya, Apa yang Tuhan ajarkan dalam firman-Nya tentang keputusan yang saya hadapi? Jadikanlah Alkitab sebagai petunjuk utama hidup kita.
Tuhan, mampukanlah aku untuk berjalan dalam jalan-Mu, bukan jalanku sendiri, hari ini. Amin.