Tuhan mengukur alam semesta dengan tangan

Yesaya 40:12-31

Allah Menciptakan dan Memerintah Dunia

12Siapakah yang telah menakar air dalam telapak tangan-Nya, dan mengukur langit dengan jengkal, yang menghitung debu tanah dengan ukuran, dan menimbang gunung-gunung dengan timbangan dan bukit-bukit dengan neraca? 13Siapakah yang dapat mengatur Roh TUHAN? Atau menjadi penasihat-Nya dan memberi tahu Dia? 14Kepada siapakah Dia meminta nasihat dan siapakah yang dapat memberi-Nya pengertian? Siapakah yang mengajari-Nya jalan keadilan dan mengajari-Nya pengetahuan, serta menunjukkan kepada-Nya jalan pengertian? 15Sesungguhnya, bangsa-bangsa seperti setitik air dalam ember, dan diperhitungkan seperti debu dalam timbangan. Lihatlah, Tuhan mengangkat pulau-pulau seperti debu halus. 16Lebanon tidak cukup untuk bahan bakar, ataupun binatang-binatangnya untuk kurban bakaran. 17Semua bangsa seperti bukan apa-apa di hadapan-Nya, mereka dianggap seperti kehampaan dan tidak berarti. 18Jika demikian, dengan siapakah kamu akan menyamakan Allah? Atau, kesamaan apa yang akan kamu bandingkan dengan Dia? 19Patungkah? Pengrajin menuangnya, pandai besi melapisinya dengan emas, dan membuat rantai-rantai perak untuknya. 20Orang yang terlalu miskin untuk memberikan persembahan memilih kayu yang tidak akan lapuk. Dia berusaha mencari seorang pengrajin ahli untuk membuat sebuah patung yang tidak akan goyah. 21Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Apakah belum diberitahukan kepadamu sejak semula? Apakah kamu belum memahami sejak dasar bumi diletakkan? 22Dia yang duduk di atas bulatan bumi, yang penduduknya seperti belalang, Dialah yang membentangkan langit seperti tirai, dan menghamparkannya seperti kemah untuk ditinggali, 23yang menjadikan para penguasa bukan apa-apa, dan membuat hakim-hakim dunia seperti kesia-siaan belaka. 24Baru saja mereka ditanam, baru saja mereka ditaburkan, dan baru saja mereka berakar ke dalam tanah, Dia pun meniup mereka sehingga mereka layu, dan badai menerbangkan mereka seperti jerami. 25“Dengan siapakah kamu hendak menyamakan Aku sehingga Aku sejajar dengannya?” firman Yang Mahakudus. 26Arahkan pandanganmu ke tempat tinggi dan lihatlah, siapakah yang menciptakan semua itu, yang mengeluarkan benda-benda angkasa menurut jumlahnya, dan memanggil mereka menurut nama mereka dengan kebesaran kekuasaan-Nya dan kekuatan kuasa-Nya tidak ada satu pun dari mereka yang hilang. 27Mengapa kamu berkata, “Hai Yakub” dan berkata, “Hai Israel, jalanku tersembunyi dari TUHAN, dan keadilanku dijauhkan dari Allahku?” 28Tidakkah kamu tahu, tidakkah kamu dengar bahwa Allah yang kekal, yaitu TUHAN, Pencipta ujung-ujung bumi, tidak menjadi letih dan lesu? Pemahaman-Nya tidak dapat diduga. 29Dia memberi kekuatan kepada yang letih, dan kepada yang tak berdaya Dia menambahkan kuasa. 30Orang-orang muda menjadi letih dan lesu, dan anak-anak muda akan jatuh tersandung. 31Akan tetapi, mereka yang menanti-nantikan TUHAN akan memperoleh kekuatan baru. Mereka akan naik dengan sayap-sayap, seperti burung rajawali. Mereka akan berlari, tetapi tidak menjadi lesu, mereka akan berjalan, tetapi tidak menjadi letih.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Tuhan tak terbandingkan

Yesaya menggunakan serangkaian pertanyaan retoris untuk menunjukkan bahwa tidak ada yang dapat menyamai Tuhan. Dia mengukur air dan langit dengan tangan-Nya, menunjukkan kuasa-Nya yang tak terbatas.

Di mana

Yerusalem

Langgeng kosmos, kontemplasi

Kapan

~700 SM

Perjanjian Lama, Kitab Nabi-nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan ke Babel
Kembali dari pembuangan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi abad ke-8 SM, bertanya retoris untuk menunjukkan kebesaran Tuhan

S

Kepada

Sion/Yerusalem

Kota yang akan dipulihkan, pembawa kabar baik

Arti tiap ayat

Penjelasan Yesaya 40:12-31 Ayat per Ayat

Yesaya 40:12

Ayat ini menunjukkan kebesaran Allah yang tak terbayangkan: Dia menakar air dengan telapak tangan-Nya, mengukur langit dengan jengkal, dan menimbang gunung dengan timbangan. Ini adalah gambaran kuasa Allah yang tak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:13

Ayat ini menegaskan bahwa Roh Tuhan tidak dapat diatur atau dinasihati oleh siapa pun. Allah adalah pribadi yang tak terbatas, dan tidak ada manusia yang bisa memberi petunjuk atau menjadi penasihat-Nya. Ini menekankan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:14

Ayat ini melanjutkan pertanyaan retoris tentang kemahakuasaan Allah. Tidak ada seorang pun yang dapat menjadi penasihat atau guru bagi Allah. Ia tidak membutuhkan instruksi dari manusia mengenai keadilan atau…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:15

Ayat ini menggambarkan kebesaran Allah dengan menyatakan bahwa bangsa-bangsa di dunia hanyalah seperti setetes air dalam ember atau debu halus di timbangan. Pulau-pulau yang besar pun dianggap seperti debu yang halus.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:16

Ayat ini mempertegas ketidaklayakan manusia untuk memberi persembahan yang sepadan kepada Allah. Bahkan hutan Lebanon yang terkenal dengan kayu arasnya tidak cukup untuk bahan bakar korban bakaran, dan seluruh binatang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:17

Ayat ini menegaskan bahwa semua bangsa di hadapan Allah dianggap seperti 'tidak ada' (kehampaan) dan 'tidak berarti'. Ini bukan untuk merendahkan manusia, tetapi untuk menunjukkan kemuliaan dan kekuasaan Allah yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:18

Ayat ini mengajukan pertanyaan retoris: kepada siapa kita bisa menyamakan Allah? Pertanyaan ini menantang kita untuk tidak membuat gambaran atau patung yang mewakili Allah, karena tidak ada yang bisa menyerupai Dia.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:19

Ayat ini menantang kita untuk tidak membandingkan Allah dengan patung buatan manusia. Patung hanyalah hasil karya tangan, dibuat dari bahan yang dipilih dan dibentuk oleh pengrajin. Allah jauh melampaui segala ciptaan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:20

Orang miskin yang tidak mampu membeli patung mahal akan memilih kayu yang tidak cepat lapuk dan mencari pengrajin untuk membuat patung yang kokoh. Ini menggambarkan usaha sia-sia manusia untuk menciptakan tuhan dari…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:21

Pertanyaan retoris ini menegaskan bahwa manusia seharusnya sudah mengetahui kebesaran Allah sejak dahulu. Allah adalah Pencipta yang telah menyatakan diri-Nya melalui alam dan sejarah, tetapi manusia sering melupakan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:22

Allah digambarkan sebagai Dia yang duduk di atas bulatan bumi, yang penduduknya seperti belalang. Dia membentangkan langit seperti tirai dan menghamparkannya seperti kemah. Ini menunjukkan kebesaran dan kekuasaan-Nya…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:23

Allah menjadikan para penguasa dan hakim dunia sebagai 'bukan apa-apa' dan 'kesia-siaan'. Ini berarti kekuasaan manusia itu sementara dan tidak berarti di hadapan Allah. Hanya Allah yang berdaulat atas segala bangsa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:24

Sekalipun para penguasa telah ditanam dan berakar dalam kekuasaan, Allah dapat meniup mereka sehingga layu dan badai menerbangkan mereka seperti jerami. Ini menggambarkan betapa rentannya kekuatan manusia di hadapan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:25

Allah menantang kita untuk tidak menyamakan-Nya dengan apa pun, karena tidak ada yang setara dengan Dia. Ini menegaskan keunikan dan kekudusan-Nya yang tak dapat dibandingkan dengan makhluk atau benda ciptaan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:26

Ayat ini mengajak kita untuk melihat bintang-bintang dan menyadari bahwa Tuhan yang menciptakan semuanya, memanggil mereka satu per satu dengan nama. Kuasa-Nya yang besar menjamin tak ada yang hilang dari pengawasan-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:27

Tuhan menegur umat-Nya yang merasa tersembunyi dan tidak diperhatikan. Dia ingin mereka tahu bahwa jalan mereka tidak tersembunyi dari Tuhan, dan keadilan mereka tidak diabaikan oleh-Nya. Ini adalah pesan pengharapan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:28

Allah adalah kekal, Pencipta segalanya, yang tidak pernah lelah dan tidak bisa dipahami sepenuhnya. Ini memberikan keyakinan bahwa kekuatan-Nya tidak terbatas dan tidak akan pernah habis.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:29

Allah memberikan kekuatan kepada mereka yang lelah dan menambah kuasa bagi yang tidak berdaya. Ini menunjukkan bahwa pertolongan-Nya justru paling nyata saat kita merasa paling lemah.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:30

Bahkan orang muda yang kuat sekalipun bisa lelah dan jatuh, menunjukkan bahwa kekuatan manusia ada batasnya. Ini mengajarkan bahwa kita tidak bisa mengandalkan kemampuan sendiri; kita perlu sumber kekuatan dari luar.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 40:31

Ayat ini memberikan janji indah bagi mereka yang berharap kepada Tuhan: mereka akan diberi kekuatan baru seperti burung rajawali yang terbang tinggi tanpa lelah. Ini adalah metafora untuk pemulihan dan kekuatan yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Yesaya 40 selengkapnya