Tantangan Allah kepada berhala
Yesaya 40:25
Penghiburan Bagi Umat Allah
““Dengan siapakah kamu hendak menyamakan Aku sehingga Aku sejajar dengannya?” firman Yang Mahakudus.”Yesaya 40:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus.”Yesaya 40:25 · TB
Terjemahan Baru
“Siapa kauanggap serupa dengan Allah Yang Mahakudus? Dengan siapa engkau mau menyamakan Dia?”Yesaya 40:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“To whom then will ye liken me, or shall I be equal? saith the Holy One.”Yesaya 40:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 40:25?
Allah menantang kita untuk tidak menyamakan-Nya dengan apa pun, karena tidak ada yang setara dengan Dia. Ini menegaskan keunikan dan kekudusan-Nya yang tak dapat dibandingkan dengan makhluk atau benda ciptaan.
Latar belakang
Siapa yang dapat menyamai Allah?
Allah menantang umat-Nya untuk membandingkan Dia dengan berhala-berhala yang mereka sembah. Pertanyaan retoris ini menegaskan bahwa tidak ada apa pun atau siapa pun yang setara dengan Allah.
Di mana
Yerusalem (sebagai latar nubuat)
Nubuat yang disampaikan di Yerusalem kepada umat yang akan mengalami pembuangan
Kapan
~700 SM
Periode nubuat Yesaya
Yang berbicara
Allah
Allah yang Mahakudus, berbicara melalui nabi Yesaya.
Kepada
Umat Israel
Umat pilihan Allah yang sedang berada dalam pembuangan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָרַךְ
arakh · menyamakan
Mengatur atau membandingkan, menunjukkan upaya untuk menyejajarkan.
שָׁוָה
shavah · sejajar
Menjadi sama atau setara.
אָמַר
amar · firman
Berkata, menyatakan.
Kata 'menyamakan' dan 'sejajar' menunjukkan kesia-siaan usaha manusia untuk menempatkan apa pun di posisi Allah. Allah tidak dapat dibandingkan dengan apa pun.
Tahukah kamu
Ironi berhala
Yesaya sering kali menggambarkan berhala sebagai buatan manusia yang harus dirawat, padahal Allah justru yang merawat umat-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 40:25
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 40:25
✕ Sering dikira
Mengira ini hanya soal perbandingan dengan patung, padahal juga mencakup segala hal yang kita andalkan selain Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menegaskan bahwa Allah itu unik dan tidak ada yang setara dengan-Nya.
✕ Sering dikira
Menganggap Allah marah dan menghakimi, padahal konteksnya adalah penghiburan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pengingat yang menguatkan bahwa Allah kita tak tertandingi.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 40:25
Cobalah perhatikan hal-hal yang mungkin kamu jadikan 'allah' dalam hidup—karier, uang, atau relasi. Ingatlah bahwa tidak ada yang bisa menggantikan tempat Allah. Biarkan keunikan-Nya memenuhi hatimu dengan rasa kagum dan penyerahan diri.
Ya Allah yang Mahakudus, ampuni aku jika aku pernah membandingkan-Mu dengan hal-hal duniawi; teguhkan hatiku untuk hanya menyembah-Mu. Amin.